Mengenal ragam helm dan peruntukannya

Ilustrasi pemotor tengah memakai helm jenis open face.
Ilustrasi pemotor tengah memakai helm jenis open face. | Odua Images /Shutterstock

Helm adalah peranti vital bagi pengendara motor. Bentuk dan desainnya beragam, masing-masing memiliki peruntukan tersendiri.

Ada helm khusus balap motor, berkendara jarak jauh (touring), maupun untuk aktivitas harian.

Secara umum, seperti diterangkan Motovaganza, bentuk desain helm terbagi dua, yaitu helm dengan pelindung muka penuh (full face) dan tanpa pelindung muka (half face/open face).

Walau secara keseluruhan beragam desain tadi memiliki satu tujuan, melindungi kepala pengendara dari benturan, namun secara kebutuhan keduanya memiliki perbedaan.

Qubicle.id dan Motorexpretz memaparkan lebih rinci lima perbedaan itu berdasarkan jenis dan kategorinya.

Helm open face

Helm dengan model open face, secara penggunaan lebih praktis dan lebih mudah untuk dilepas-pasang. Pengendara tidak perlu membuka helm saat ingin berbicara tatap muka bahkan makan atau minum di atas motor.

Helm model ini lebih cocok digunakan untuk berkendara jarak dekat. Merujuk kategori tipenya, helm open face juga terbagi dua. Yang pertama tentu helm dengan pelindung penuh kepala dan helm setengah pelindung kepala (shorty helmet) atau lazim disebut helm 'catok'.

Khusus untuk helm catok, lazimnya banyak digunakan penumpang motor yang enggan menggunakan helm menutupi seluruh kepala. Mungkin kurang nyaman karena panas, atau ingin lebih praktis.

Bentuk helm jenis ini sangat sederhana, seperti topi yang hanya menutupi tempurung kepala. Tentunya helm model ini, memiliki tingkat keamanan yang cukup rendah.

Helm full face

Helm full face, dirancang untuk pengendara yang akan bermotor jarak jauh, atau untuk kebutuhan olah raga bermotor, seperti motocross atau road race di lintasan balap.

Karena diperuntukkan aktivitas yang tak main-main, maka helm ini dirancang sedemikian rupa untuk melindungi kepala secara menyeluruh. Termasuk wajah, telinga, dan tempurung kepala. Ada beberapa kategori helm jenis ini.

Helm road race

Penggemar olahraga balap motor seperti MotoGP atau Superbike/WSBK akan dengan mudah mengenali helm jenis ini. Umumnya, helm road race memiliki bentuk dan desain yang mengakomodir alur aerodinamika, seperti ketersediaan spoiler.

Helm supermoto/motocross

Helm jenis ini lazimnya memiliki desain yang cukup mancung pada bagian depan, dan dilindungi dengan visor (kaca helm). Helm ini juga dilengkapi dengan penopang dahi, laiknya topi.

Sedangkan helm motocross secara desain tak jauh beda dengan helm supermoto. Hanya saja helm ini tak memiliki visor, sehingga pemotor yang memakai helm jenis ini, harus menambahkan goggles (kaca mata) untuk melindungi mata dari kotoran.

Helm flip-up /modular

Belakangan, helm jenis ini mendadak populer karena digunakan Presiden Jokowi dalam sebuah adegan cameo video yang ditayangkan khusus pada pembukaan Asian Games 2018.

Secara desain, mungkin helm jenis ini yang paling unik di antara jajaran helm full face lainnya. Setengah muka helm ini dapat dibuka laiknya helm half face.

Helm ini cocok bagi Anda yang ingin merasakan sensasi dua jenis helm dalam satu desain helm. Umumnya, helm modular berbobot lebih berat ketimbang helm-helm lain.

Secara fungsional, selain pas untuk digunakan saat berkendara jauh, helm ini bisa juga untuk digunakan sehari-hari.

5 JENIS HELM YANG WAJIB DIKENALI BUAT KAMU YANG SUKA DENGAN SEPEDA MOTOR /Auto Populer
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR