ATURAN LALU LINTAS

Mengenal speed gun, alat pemantau kecepatan

Pistol kecepatan untuk memantau laju kendaraan di jalan
Pistol kecepatan untuk memantau laju kendaraan di jalan | Frederic Legrand - COMEO /Shutterstock

Polisi menggunakan speed gun atau kamera menyerupai pistol pemantau laju kendaraan di ruas jalan tol Jawa Timur untuk mengurangi angka kecelakaan dan pelanggaran batas kecepatan.

Tujuannya untuk menjaga kecepatan laju kendaraan di jalan bebas hambatan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas.

Alat ini membantu petugas kepolisian mengetahui kecepatan sebuah kendaraan dengan menyorot pistol kecepatan itu ke arah kendaraan yang melaju.

Alat sudah terhubung ke gawai petugas lain melalui jaringan internet. Jika terbukti melanggar batas kecepatan, petugas akan mengirim foto kendaraan tersebut ke petugas lain yang menunggu di gerbang tol berikut untuk melakukan penindakan.

Menurut Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Jawa Timur, AKBP Guritno, penggunaan alat ini cukup akurat karena kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi dapat terpantau secara maksimal dari jarak 300 meter.

“Ini salah satu upaya menekan terjadinya laka lantas di ruas jalan tol. Angkanya cukup tinggi dari Januari hingga akhir September kemarin, mencapai 83 kasus seluruh Jawa Timur," ujar Guritno.

Pada awalnya, teknologi pistol kecepatan memiliki prinsip kerja menggunakan frekwensi dan gelombang suara seperti radar.

Namun, dalam perkembangan, saat ini banyak pistol kecepatan menggunakan teknologi laser dengan cara mengukur waktu pergi pulang cahaya untuk mencapai suatu objek dan memantulkan kembali.

Cahaya dari pistol kecepatan laser bergerak jauh lebih cepat daripada gelombang suara, sekitar 984.000.000 kaki per detik atau sekitar 30 sentimeter per nano detik.

Secara sederhana, cara kerja pistol kecepatan dengan laser akan menembakkan sinar infra merah yang sangat pendek. Kemudian, menunggu hingga memantul ke sebuah objek. Nantinya, alat akan menghitung jumlah nano detik yang diperlukan untuk satu kali tembakan. Lalu, membagi hasilnya dengan 2, sehingga dapat menghitung jarak secara tepat.

Bagaimana tingkat akurasinya? Oleh karena pistol itu dapat mengambil hingga 1.000 sampel per detik, maka dapat dibandingkan perubahan jarak antara sampel dan menghitung kecepatan objek. Dengan mengambil beberapa ratus sampel selama sepertiga detik atau lebih, akurasi pistol kecepatan laser bisa sangat tinggi.

Keuntungan dari pistol kecepatan laser adalah ukuran kerucut cahaya yang dipancarkan pistol sangat kecil, bahkan pada jarak 300 meter. Kerucut pada jarak ini mungkin berdiameter sekitar satu meter. Kondisi ini memungkinkan pistol untuk menargetkan kendaraan atau objek bergerak dengan tepat.

Sementara kekurangan dari teknologi ini dibanding pistol kecepatan berteknologi radar atau gelombang suara adalah dari luas spektrum gelombang. Dengan pistol kecepatan model radar maka petugas tidak perlu mengarahkan tepat ke objek. Hal ini dikarenakan spektrum gelombang yang lebih luas sehingga tetap dapat memantau pergerakan objek tanpa membidik dengan akurat.

Penggunaan pistol kecepatan di beberapa ruas jalan bebas hambatan antara lain seperti di ruas tol Tangerang arah ke Merak, tol Cipularang, tol Cileunyi dan ruas tol Cipali.

Untuk diketahui, batas laju kendaraan yang diizinkan di jalan bebas hambatan, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tata Cara Penetapan Batas Kecepatan pasal 3 ayat 4 adalah paling lambat 60 km/jam dan paling cepat 100 km/jam.

Pengendara juga sebaiknya membaca rambu-rambu kecepatan yang diizinkan di ruas jalan bebas hambatan sesuai dengan kondisi geografis dan keadaan jalan yang dilalui.

Sikap disiplin mematuhi peraturan tentang laju kecepatan ini diharapkan angka kecelakaan di jalan bebas hambatan dapat di tekan.

Teknologi kamera pemantau batas kecepatan ini sudah marak digunakan di negara-negara lain dan terbukti efektif menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.

Di negara terangga, Malaysia, penggunaan kamera ini sudah dimulai sejak tahun 2012. Lalu, sejak 2013 negara Singapura dan Australia pun sudah menerapkan alat ini di jalan-jalan kota mereka.

Saat ini kamera pemantau kecepatan juga sudah di uji coba di ruas jalan protokol Jakarta. Kamera canggih yang dapat memantau pelanggar lalu lintas termasuk pelanggar ambang batas kecepatan ini menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Polisi, Yusuf, berada di lokasi Bundaran Patung Kuda dan daerah Sarinah, Jakarta Pusat.

Mekanisme penggunaan kamera pemantau dinamakan electronic traffic law enforcement (ETLE) di mana pelangga akan mendapatkan pemberitahuan melalui surat elektronik disertai bukti foto pelanggaran yang dilakukan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR