MOTOR BARU

Mengintip motor kustom baru Jokowi

Motor Presiden Joko Widodo yang digunakan saat blusukan di kawasan Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018). Motor bernomor polisi B 3450 INA tersebut memiliki mesin Kawasaki W 175 yang dicustom oleh Katros Garage.
Motor Presiden Joko Widodo yang digunakan saat blusukan di kawasan Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018). Motor bernomor polisi B 3450 INA tersebut memiliki mesin Kawasaki W 175 yang dicustom oleh Katros Garage. | Puspa Perwitasari /ANTARA FOTO

Presiden RI Joko "Jokowi" Widodo untuk pertama kali terlihat mengendarai motor kustom barunya saat mengunjungi Pasar Anyar, Tangerang, pada Minggu (4/11/2018) pagi.

Motor kustom berwarna hijau yang dipakai Jokowi adalah Kawasaki W175, salah satu varian unggulan Kawasaki dengan model retro, yang dipesannya kala mengunjungi pameran Otobursa Tumplek Blek 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 21 Juli 2018.

Namun, berbeda dari versi sebelumnya yang bergaya Street Tracker, motor yang dimodifikasi langsung oleh bengkel Katros Garage, Bintaro, Tangerang, tersebut kini punya tampilan anyar. Seperti apa spesifikasinya?

Menurut GridOto, secara menyeluruh motor baru Jokowi tampak gagah dan elegan pun cocok dipakai berkendara santai.

Bagian yang tetap dipertahankan antara lain emblem bertuliskan “Jokowi” di bagian samping tangki bahan bakar, suspensi upside down milik Yamaha Xabre, dan warna.

Soal warna, hijau sengaja dipilih Jokowi agar tidak terlalu terkesan politik. Ia menolak warna merah pada motor terbarunya agar tidak merepresentasikan partai yang menaunginya.

Mesin pun masih tetap sama, 177cc satu silinder karburator, dengan muntahan power maksimum 9,6 kW di 7.500 rpm dan torsinya 13,2 Nm pada 6.000 rpm.

Sementara perubahan yang tampak, yaitu pada desain, cover bodi, beberapa kelengkapan legalitas berkendara seperti lampu utama, lampu rem, dan lampu sein, juga rombakan terbanyak terdapat di area rangka dan kaki-kaki.

Dari segi desain, ujar Andi Akbar alias Atenx, pemilik Katros Garage kepada detikOto, kategori dasar Kawasaki W175 milik Jokowi mengusung gaya bobber/chopper.

Ciri utama Bobber bisa dikenali dari bentuk ban yang lebar dan besar dengan sepatbor belakang pendek, sedangkan identitas chopper terlihat dari posisi setang yang tinggi dan jok pengendara yang lebih rendah dari penumpang.

Okezone menulis, desain jok yang kini tidak rata dengan modifikasi kulit sintetis warna hitam, ditambah penyesuaian sepatbor depan yang kini mendekat ke ban, dan posisi foot step agak menjorok ke depan ala motor cruiser itu, diprediksi bisa memberikan rasa nyaman ekstra bagi pengendara.

Presiden Joko Widodo mengendarai motor menuju Pasar Anyar, Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018).
Presiden Joko Widodo mengendarai motor menuju Pasar Anyar, Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018). | Puspa Perwitasari /ANTARA FOTO

Perubahan lainnya terlihat dari bentuk tangki yang kini dibuat lebih kotak, tutup airfilter yang tak lagi menggunakan coakan sebagai lubang ventilasi, dan cover bodi bagian samping memiliki garis tegas berbentuk segitiga. Keduanya menggunakan pelat galvanis setebal 1,2 mm.

Lalu, lampu depan yang semula polos kini memiliki cap sehingga tampak lebih sporty. Setang pun tak lagi menggunakan model tracker atau moto, melainkan model kustom dragbar.

Sistem saluran gas buang bawaan alias knalpot juga tak luput dari ubahan menyesuaikan bentuk bodi yang berubah. Meskipun bentuk awal pabrikan terlihat lebih modern dengan aksen hitam di ujung knalpot, model terbaru jauh lebih simpel dengan knalpot kustom.

Yang paling spesial adalah perubahan pada sistem rangka kaki belakang. Sebagaimana permintaan Jokowi, motor kustom itu tidak menggunakan shock absorber seperti versi sebelumnya.

Artinya, “Motor itu akan jadi salah satu motor kustom dengan basic W175 rigid pertama. Jadi enggak pakai shock belakang. Frame banyak berubah, tapi shock depan tetap up side down," ujar Atenk dinukil Liputan6.com.

Sayangnya, Atenk dan tim dari Katros Garage menolak menyebutkan nominal biaya yang dikeluarkan untuk modifikasi Kawasaki W175. "Kalau ini rahasia ya, pihak Istana minta jangan dibuka," imbuh Atenk.

Terlepas dari itu, Jokowi mengaku puas dengan performa mesin dan motor kustom barunya. "Pengin saja nyoba motor baru. Tarikannya bagus. Kan enggak ngebut. Kita hanya 30 sampai 40 kilometer per jam," jelas Jokowi.

Ia pun mengaku hanya ingin merasakan hasil garapan dari modifikator Indonesia yang berbeda saja.

Sebelumnya, Jokowi telah mengoleksi motor Royal Enfield Bullet 350cc chopper style garapan Elder Garage. "Kita ini kan nyoba kalau dulu yang ngerjain dari Elders, sekarang ngerjain Katros. Sama lah. Kita kan pengin nyoba beberapa genre sepeda motor yang ada," pungkas Presiden RI.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR