Mercedes E-Class versi lokal lebih canggih dibanding versi CBU

President & CEO PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia Roeloef Lamberts (kedua kiri) meluncurkan Mercedes-Benz model E-Class 300 with AMG Line terbaru di The Pallas, Jakarta, Jumat (7/4/2017).
President & CEO PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia Roeloef Lamberts (kedua kiri) meluncurkan Mercedes-Benz model E-Class 300 with AMG Line terbaru di The Pallas, Jakarta, Jumat (7/4/2017). | Hedi Novianto /Beritagar.id

Mercedes-Benz Indonesia meluncurkan generasi ke-10 E-Class yang 100 persen buatan dalam negeri. E-Class terbaru seri E250 with Avantgarde Line dan E300 with AMG Line dirakit di pabrik perakitan Mercedes di Wanaherang, Bogor.

Kehadiran E-Class versi Completely Knock Down (CKD) ini membuat Mercedes Indonesia tak lagi menjual E-Class versi Completely Built-Up (CBU).

"Kami ingin para konsumen membeli versi CKD sebab ini produk unggulan kami selain S-Class dan C-Class yang juga dirakit di Wanaherang," ujar kata Karyanto Hardjosoemarto, Deputy Director Sales Operations and Product Management PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, kepada para jurnalis.

Seperti mobil Mercedes selama ini; fitur kecanggihan, keamanan, dan kenyamanan tetap nomor satu. Bahkan E-Class versi CKD ini secara umum mengalami peningkatan fitur dibanding "sang kakak" versi CBU.

Pada E300 AMG Line versi CKD, misalnya; mobil lebih sporty, lebih agresif, ada wireless charging, dan 360 degree camera, serta fitur keamanannya. Semua itu tidak ada pada versi CBU.

Lebih istimewa lagi, versi CKD lebih murah sekitar Rp50 juta dibanding versi CBU. Tak heran Mercedes percaya diri versi CKD akan diminati secara signifikan, terutama E 300 yang memuat AMG Line seperti halnya versi CBU.

Meski baru diperkenalkan kepada media pada hari ini, Mercedes sebenarnya menjual E250 dan E300 sejak pertengahan Maret lalu. "Kami sudah kirim beberapa unit ke konsumen sejak 17 Maret lalu. Beberapa mobil sudah bisa dilihat seliweran di jalanan Jakarta," imbuh Karyanto.

Eksterior

Sisi luar mobil tak ada perbedaan signifikan dibanding mobil Mercedes terdahulu. E-Class terbaru tetap bergaya coupe dari depan hingga belakang.

Badan kendaraan juga dilengkapi ciri khas overhang pendek, sumbu roda yang panjang, roda yang besar, dan bergaya dinamis. Satu hal yang memudahkan identifikasi dua E-Class terbaru ini adalah desain grille radiator dengan logo bintang besar Mercedes di bagian tengah.

Sementara pada bagian bawah belakang terdapat krom yang mengapit dua lubang pembuangan emisi (knalpot). Sedangkan lampu depan dan belakang memberi kesan cahaya bintang stardust seperti ditemui pada mesin jet.

Bahkan Mercedes Indonesia menyematkan efek crystal optic melalui teknologi reflektor pada lampu E-Class terbaru. Ini adalah inovasi terbaru yang belum pernah ada pada Mercedes terdahulu.

Panjang sumbu roda bertambah 65 milimeter dan panjang kendaraan secara keseluruhan bertambah 43 milimeter. Ini lebih panjang dari generasi terdahulu. Namun kapasitas bagasi tetap sama dengan "sang kakak".

Interior depan E 250 Avantgarde Line yang menampilkan lampu kabin hingga 64 warna.
Interior depan E 250 Avantgarde Line yang menampilkan lampu kabin hingga 64 warna. | Hedi Novianto /Beritagar.id

Interior

Mercedes Indonesia mengunggulkan desain dan fitur interior E-Class terbarunya. Misalnya ketersediaan dua layar resolusi tinggi berukuran 12,3 inci di bagian kokpit.

Pada dua layar itu antara lain termuat segala informasi instrumen, setelan tenaga mesin, informasi perjalanan, peta, dan head unit audio systems. Adapun gaya desain layar menyediakan pilihan Classic, Sport, dan Progressive.

Pada layar itu pula pengendara bisa melihat antarmuka ponsel pintar. Artinya pengendara bisa mengendalikan ponsel hanya dari kemudi dengan swiping horizontal dan vertikal touchpad.

Fitur ini relatif baru dan belum ada pada generasi terdahulu. Fitur touchpad with controller terdapat di sisi kiri dan kanan kemudi. Jadi kemudi E-Class terbaru ini kaya dengan tombol yang memudahkan pengemudi untuk mengoperasikan segala instrumen.

Salah satu keunggulan interior E-Class terbaru adalah pemakaian material kelas atas. Pada Avantgarde Line terdapat alumunium trapeze cut trim dan pada AMG Line ada open-pore-ash-tree black wood.

Namun unggulan teratas pada bagian kenyamanan interior adalah pencahayaan kabin dengan pilihan 64 warna. Selain menggunakan teknologi LED terbaru, juga hemat energi.

Pemandangan kokpit E 250 Avantgarde Line dari sudut penumpang depan.
Pemandangan kokpit E 250 Avantgarde Line dari sudut penumpang depan. | Hedi Novianto /Beritagar.id

Mesin Euro 6

E-Class terbaru ini menyandang mesin generasi terbaru dengan standar emisi Euro 6. Artinya, menurut Karyanto, membutuhkan bahan bakar yang bersih dan berkualitas baik.

"Misalnya Pertamax Plus dan Shell V-Power. Ya minimal bahan bakar dengan minimal Ron-95. Pertamina bahkan sudah punya Pertamina Turbo yang memiliki Ron-98. Beberapa pelanggan kami memakai Pertamina Racing yang tak dijual secara umum, itu Ron-nya di atas 100," tukas Karyanto.

Mesin E250 Avantgarde Line bervolume 2.0 liter yang mampu menghasilkan tenaga 211 daya kuda dan torsi 350 Nm. Sementara E300 AMG line bisa menghasilkan tenaga 245 daya kuda dan torsi 370 Nm.

Kedua mobil tersebut mampu menempuh kecepatan 0-100 km per jam tidak sampai 7 detik. Saat Beritagar.id melakukan driving test sesaat, terasa sekali hentakan tenaga mobil cukup besar kendati hanya menggunakan mode comfort, belum mode sport atau sport+.

Trasmisi kedua mobil ini menggunakan otomatis sembilan percepatan (9-G Tronic). Perpindahan gigi pun terasa halus.

Transmisi bisa dilakukan melalui tuas kanan di belakang kemudi. Hanya ada transmisi parkir, netral, drive, dan mundur.

E-Class E300 terbaru memiliki fitur yang belum pernah ada di mobil massal lain, bahkan termasuk E-Class versi CBU. Fitur Parking Pilot with Parktronic Parking Assist membantu pengemudi untuk memarkir kendaraan.

Bahkan fitur ini mampu menemukan ruang parkir paralel atau lateral. Tersedia pula kamera 360 degree yang berfungsi otomatis ketika fitur ini aktif.

Namun pada E250 hanya tersedia kamera mundur tanpa 360 degree. Dengan fitur Parking Pilot ini pengemudi tinggal mengaktifkan transmisi mundur (R) dan mobil akan memarkir secara otomatis, termasuk menggerakkan kemudi.

Selain bantuan parkir, pengemudi juga dibantu oleh fitur Attention Assist dengan sensivitas yang dapat disesuaikan sehingga mampu memberi peringatan ketika pengemudi luput memperhatikan jalan atau mengantuk.

Ada pula fitur Crosswind Assist yang dapat mengurangi pengaruh kuat angin silang sehingga kendaraan tak akan mudah keluar jalur.

Berapa harga dua mobil yang telah dilengkapi Eco start/stop ini?

Berdasarkan rilis pers, E250 Avantgarde Line dihargai Rp1,129 miliar dan E300 AMG Line dijual seharga Rp1,329 miliar. Seluruhnya masih harga off the road Jakarta.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR