Pameran moge Big Revv ID diundur hingga Oktober

Logo Big Revv ID.
Logo Big Revv ID.
© Bigrevv.id

Pameran otomotif khusus motor gede (moge), Big Revv ID diundur menjadi 18-22 Oktober. Demikian diumumkan panitia penyelenggara kepada media, Rabu (22/2/2017).

Sedianya, Big Revv ID bakal debut di Tanah Air pada 22-26 Februari 2017 di Hall B, Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.

Promotor pameran tersebut, PT Hasta Kreasi Persada, dikutip Tribunnews.com (22/2), menjelaskan salah satu alasan pengunduran jadwal tersebut adalah mereka akan terlebih dulu memantau situasi ekonomi, politik, dan keamanan di Jakarta, terkait penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada).

Seperti diketahui, suasana di Ibu Kota memang agak memanas karena pemilihan gubernur yang bakal memasuki putaran kedua pada 19 April.

"Hal tersebut berkaitan dengan perputaran roda ekonomi, termasuk di dunia industri motor besar. Juga ditambah masukan dari berbagai pihak yang bekerja sama dengan promotor," kata Direktur PT Hasta Kreasi Persada Christian Sinaga.

Ia tidak menjelaskan mengapa pameran tersebut diundur hingga delapan bulan, namun menyatakan sisi baik dari pengunduran jadwal tersebut adalah semua panitia dan peserta bisa mempersiapkan diri lebih baik lagi.

"Saat ini kami mendata lebih dari 20 brand motor besar sudah masuk ke Indonesia, dan dalam beberapa tahun ini di jalanan juga terlihat semakin banyak yang menggunakan motor besar. Karena itu, kami optimistis event ini akan mendapatkan respons yang sangat baik dari produsen motor maupun penggemar motor besar," ujar Christian seperti dikabarkan Motovaganza (23/2).

Dengan label "The 1st Indonesia International Big Bike Show" dan tema "Under One Roof" (Di Bawah Satu Atap), Big Revv ID, selain memamerkan produk big bike, juga akan menjadi ajang temu komunitas moge di Indonesia. Sepeda motor yang dipamerkan adalah yang berkapasitas mesin di atas 400cc.

Selain itu, Big Revv ID juga akan berupaya mendorong kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara. Untuk itu, promotor bekerja sama dalam beberapa hal dengan Rifat Drive Labs (RDL), termasuk memandu uji coba setiap produk moge.

RDL merupakan perusahaan konsultan keselamatan berkendara milik pebalap nasional Rifat Sungkar.

Juga akan ada berbagai acara pendukung, seperti seminar, diskusi, dan pelatihan workshop custom.

Christian juga menjabarkan bahwa acara ini bisa berkembang lebih dari sekadar memamerkan kendaraan roda dua. Motor gede, paparnya kepada Liputan6.com (23/2), juga berkaitan erat dengan gaya hidup, sehingga ada peluang untuk mengundang produk di luar otomotif menjadi peserta pameran.

"Karena itu, kami optimistis pameran ini akan mendapatkan respon yang sangat baik dari produsen motor maupun penggemar motor besar," ujarnya.

Ketika mengumumkan acara ini pada November tahun lalu, penyelenggara memasang target pengunjung minimal 25.000 orang dengan rentang usia 18-55 tahun.

MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.