Penggunaan lampu hazard yang sesuai ketentuan hukum

SPONSOR: Yamaha Motor Indonesia
All New Yamaha R15, satu-satunya motor sport di kelasnya yang dibekali lampu hazard
All New Yamaha R15, satu-satunya motor sport di kelasnya yang dibekali lampu hazard | Yamaha Motor Indonesia

Lampu hazard atau lampu darurat memiliki fungsi penting pada kendaraan. Penggunaannya telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ yang berbunyi: "Setiap Pengemudi Kendaraan Bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan."

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang salah kaprah tentang penggunaan lampu darurat di jalan umum. Dalam UU tersebut sudah jelas tertulis bahwa lampu darurat berfungsi sebagai peringatan bahaya atau saat berhenti dalam keadaan darurat di jalan, jika tidak dalam keadaan darurat maka lampu tersebut sebaiknya tidak dinyalakan.

Divisi Humas Mabes Polri melalui laman Facebook resminya, menyatakan bahwa setidaknya ada empat kesalahan umum penggunaan lampu darurat. Pertama, menggunakan saat hujan. Penggunaan lampu darurat saat hujan tidak diperlukan karena justru akan menghalangi fungsi lampu sein yang justru dapat menyebabkan kecelakaan. Solusinya adalah dengan menyalakan lampu utama agar kendaraan masih bisa dilihat pengguna jalan lainnya.

Kesalahan kedua adalah menyalakan lampu darurat saat akan berjalan lurus di persimpangan. Hal tersebut membingungkan dan tidak diperlukan. Menurut Polri, dengan tidak menyalakan lampu sein saja maka sudah cukup menegaskan bahwa Anda akan berjalan lurus ke depan.

Kesalahan selanjutnya adalah menggunakan lampu darurat di lorong gelap atau terowongan. Dengan menyalakan lampu darurat tidak akan memberikan keuntungan apapun, sebaliknya akan membuat pengemudi lain bingung. Cukup nyalakan lampu senja atau lampu utama saat berjalan di lorong atau terowongan yang gelap sebagai tanda bagi kendaraan lain.

Gunakan lampu hazard sesuai kebutuhan. Jangan sampai membahayakan diri dan pengendara lain
Gunakan lampu hazard sesuai kebutuhan. Jangan sampai membahayakan diri dan pengendara lain | Yamaha Motor Indonesia

Kesalahan terakhir adalah menggunakan lampu darurat saat kondisi berkabut. Pada kondisi berkabut lampu yang perlu dinyalakan adalah lampu kabut. Jika tidak memiliki lampu kabut maka pengemudi dapat menyalakan lampu utama untuk penerangan jalan.

Meski banyak yang salah kaprah, namun tak dapat dipungkiri bahwa lampu darurat memiliki fungsi penting bagi kendaraan terutama untuk keselamatan di jalan. Oleh karena itu, kini fitur tersebut juga mulai dibenamkan ke dalam motor. All New Yamaha R15 merupakan satu-satunya motor di kelasnya yang telah dibekali lampu darurat.

Dengan adanya lampu darurat pengguna Yamaha R15 akan merasa lebih aman saat berhenti dalam kendaraan darurat di jalan. Saat motor mengalami kerusakan atau gangguan, pengguna cukup menepi dan menyalakan lampu darurat sebagai tanda bagi pengendara lain, sehingga risiko terjadinya kecelakaan lebih kecil.

Mengusung desain yang stylish dan fitur keselamatan yang dapat diandalkan, All New Yamaha R15 merupakan motor yang mewakili anak muda masa kini yang selalu ingin tampil gaya dalam berbagai kesempatan. Hadir dengan desain baru yang lebih ramping dan aerodinamis, All New Yamaha R15 sangat cocok untuk melibas jalan perkotaan yang padat.

SPONSOR: Yamaha Motor Indonesia
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR