Penjualan di GIIAS naik, Xpander jadi bintang

Suasana penyelenggaraan GIIAS 2017 di ICE BSD, Tangerang.
Suasana penyelenggaraan GIIAS 2017 di ICE BSD, Tangerang.
© Muhammad Iqbal /Antara Foto

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 berakhir pada Minggu (20/8/2017) malam. Kini saatnya para penyelenggara dan peserta pameran beristirahat sembari menghitung keuntungan yang didapat dari salah satu pameran kendaraan terbesar di Indonesia itu.

Dari hitungan penjualan sementara oleh penyelenggara, jumlah total kendaraan yang terjual bisa dipastikan melebihi pencapaian total GIIAS tahun kemarin.

Rizwan Alamsjah, Ketua Penyelenggara GIIAS 2017, dalam siaran pers menyatakan hingga Sabtu (19/8) malam, jumlah transaksi kendaraan sejak pameran dimulai pada 10 Agustus, sudah mencapai lebih dari 17.000 unit. Itupun masih ada 12 pemanufaktur yang belum merilis laporannya.

Pada Senin (21/8), Yohanes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO 2017, menyatakan angka itu sudah bertambah menjadi 21.000 unit.

"Angka tersebut masih akan bertambah dengan berjalannya proses pelaporan dari anggota Gaikindo yang berpartisipasi pada GIIAS 2017," kata Yohanes kepada Warta Kota.

Jumlah sementara itu sudah melebihi catatan penjualan pada GIIAS 2016 yang mencapai 20.384 unit dengan nilai transaksi Rp6,15 triliun.

Namun Rizwan menegaskan bahwa jumlah unit yang terjual bukanlah target utama pameran otomotif tersebut, melainkan memberikan pengetahuan lebih akan sebuah produk kepada para calon konsumen. Artinya, kemampuan memaparkan daya tarik produk menjadi yang utama.

"Kami ucapkan terima kasih kepada APM (Agen Pemegang Merek), anggota Gaikindo, dan peserta dari industri pendukung lainnya atas seluruh pencapaian positif," ujar Rizwan.

Jumlah transaksi uang yang terjadi sepanjang 10 hari penyelenggaraan baru akan diumumkan kemudian. Namun, sebagai perbandingan, pada GIIAS 2016 nilai transaksi mencapai Rp4,89 triliun.

Pada GIIAS 2017, yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai, Tangerang, ada lebih dari 400 jenis kendaraan yang dipamerkan. Sebanyak 40 kendaraan diluncurkan resmi untuk pertama kalinya di Indonesia, bahkan ada tiga mobil yang baru pertama diperkenalkan di dunia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, menutup acara dengan memaparkan bahwa industri otomotif adalah industri prioritas yang patut terus dikembangkan.

Mengantisipasi perkembangan teknologi dan keinginan untuk membuat dunia menjadi lebih bersih, Putu mengimbau para penggiat otomotif di Indonesia untuk mulai memproduksi kendaraan ramah lingkungan.

"Saat ini sejumlah peserta pameran telah memamerkan produk-produk ramah lingkungan, semoga pada penyelenggaraan GIIAS selanjutnya akan semakin banyak peserta yang menghadirkan produk dari kategori tersebut," tutur Putu Suryawirawan.

Toyota, BMW, Mitsubishi Fuso, Selis, dan Faraday adalah beberapa produsen yang memamerkan produk kendaraan hybrid dan listrik ramah lingkungan produksi mereka.

Xpander jadi sorotan

Ramai pengunjung mengamati Mitsubishi Xpander di GIIAS 2017.
Ramai pengunjung mengamati Mitsubishi Xpander di GIIAS 2017.
© Saptono /Antara Foto

GIIAS 2017 juga sepertinya menjadi titik tolak kebangkitan kembali jenama Jepang Mitsubishi Motors di Indonesia, dengan Xpander sebagai pemicunya.

Sejak pameran dibuka, Multi Purpose Vehicle (MPV) tersebut tak pernah sepi dikerubuti pengunjung. Yang terpenting, tak sedikit pula yang langsung menandatangani Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Hingga Minggu (20/8), menurut data Mitsubishi yang dikutip Antaranews (21/8), sudah 5.281 unit Xpander yang laris, atau 82 persen dari total penjualan Mitsubishi Motor Kramayudha Sales Indonesia (MMKSI) sepanjang penyelenggaraan GIIAS 2017, yaitu 6.374 unit.

Jumlah itu juga melebihi target 3.500-4.000 unit yang ditetapkan MMKSI untuk mobil dengan rentang harga Rp189,05 juta hingga Rp245,35 juta itu sebelum pameran dibuka. Padahal, Xpander baru akan diserahkan kepada pemesan mulai Oktober. Biasanya pembeli mobil di Indonesia enggan menunggu lama produk yang dibelinya.

Pada GIIAS tahun lalu, secara keseluruhan MMKSI hanya bisa menjual total 1.900 unit kendaraan dari berbagai jenis.

"Xpander membuat penjualan kami double. Ini rekor buat Mitsubishi Indonesia," ujar Budi Daulay, Head of Sales and Marketing Region I MMKSI, kepada Merdeka.com.

Tak pelak, Xpander pun mendapat penghargaan sebagai Favourite Passanger Car pada GIIAS 2017. Ia mengatasi Honda Civic Hatchback yang berada di peringkat kedua mobil pilihan pengunjung itu, disusul Mercedes Benz AMG GT R di posisi ketiga.

"Kehadiran Mitsubishi Xpander di ajang GIIAS nampaknya sudah sangat dinanti oleh banyak masyarakat Indonesia. Terbukti di booth Mitsubishi Motors sejak hari pertama pembukaan hingga hari terakhir, Xpander selalu menjadi bintang pameran," kata Head of Public Relations & CSR Departement MMKSI Intan Vidiasari.

Berikut ini adalah beberapa penghargaan yang diberikan kepada para peserta pameran pada hari penutupan GIIAS 2017:

Favorite Passenger Car

  • Juara 1 Mistubishi Xpander
  • Juara 2 Honda Civic Hatchback
  • Juara 3 Mercedes Benz AMG GT R

Favorite Commercial Car

  • Juara 1 Hino Dakar Rally
  • Juara 2 Hyundai Xcient
  • Juara 3 Mitsubishi Fuso E-Canter

Miss Auto Show 2017

  • Miss Auto Show 2017 Agnes (Lexus)
  • 1st Runner Up Priskila Vya (Honda)
  • 2nd Runner Up Christy (Daihatsu)
  • Miss Automotive Santha Mevira (Mercedes Benz)
  • Miss Favourite Sity Luvy (Hyundai)
  • Miss Congeniality Marissa Octavia (Toyota)
  • Miss Photogenic - Danssi (Pertamina)
Catatan redaksi: Berita diterbitkan kembali dengan perbaikan pada jumlah kendaraan yang terjual di GIIAS 2017.
MUAT LAGI
x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.