Penjualan motor Q1 2018 meningkat

Ilustrasi motor di jalan raya.
Ilustrasi motor di jalan raya. | Budi Candra Setya /Antara Foto

Kabar baik datang dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Dalam rangkuman data penjualan motor periode Januari-Maret (Q1) 2018 yang diolah detikOto, penjualan motor mencapai 1.457.494 unit. Artinya ada kenaikan 4 persen dari periode yang sama tahun lalu dengan angka 1.401.538 unit.

Pada tiga bulan pertama tahun 2018, penjualan motor pada bulan Maret tercatat sebagai bulan dengan penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) paling tinggi, yakni sebanyak 535.371 unit.

"Iya tumbuh positif kali ini, pasalnya sekarang ini tidak seberat tahun lalu, di mana masyarakat terbebani oleh kenaikan biaya STNK, BPKB, dan listrik, bahkan bensin juga naik. Tak berhenti di situ, ada juga aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyebabkan uang muka jadi lebih tinggi," tutur Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial AISI kepada Kompas.com, Selasa (10/4/2018).

Soal jenis motor, tak dimungkiri jika model skuter matik (skutik) masih menjadi yang paling diminati konsumen di Indonesia. AISI mencatat, model ini menguasai 83,34 persen pasar otomotif roda dua sepanjang Q1 2018.

Dari 10 daftar motor paling laris pada periode itu, jenama Honda dan Yamaha masih mendominasi. Di antara enam model yang hadir pada daftar itu, Honda masih mengandalkan motor ''sejuta umat'' BeAT Series sebagai motor paling laku se-Indonesia. Sementara Yamaha menjagokan NMax sebagai ujung tombak.

Berikut daftar 10 motor terlaris periode Januari-Maret 2018:

  1. Honda BeAT Series: 420.117 unit,
  2. Honda Scoopy: 198.566 unit,
  3. Honda Vario 125: 157.936 unit,
  4. Yamaha NMax: 103.411 unit,
  5. Honda Vario 150: 93.948 unit,
  6. Yamaha Mio M3: 75.010 unit,
  7. Yamaha Aerox 155: 40.183 unit,
  8. Honda Revo: 36.112 unit,
  9. Yamaha Fino: 34.938 unit,
  10. Honda Supra X 125: 27.354 unit.

Bakal tancap gas di kuartal II

Walau Honda masih menjadi penguasa pasar dengan total penjualan sebanyak 1,06 juta unit, namun penjualan pada kuartal pertama tahun ini boleh dibilang turun ketimbang periode sama tahun 2017 yang membukukan angka sebanyak 1,07 juta unit.

Dalam Kontan.co.id, Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya menjelaskan bahwa pada Q1 2018 pihaknya tengah menyesuaikan kondisi pasar diawal tahun.

Selain alasan tadi, sambung Thomas, pada masa itu AHM juga dalam masa persiapan produk baru, seperti All New Honda BeAT, All New Scoopy, Supra X, CB150 Verza, dan tentunya All New PCX 150.

"Kuartal dua nanti akan membaik menjelang Lebaran dan panen," janji Thomas.

Dalam masa itu, AHM siap untuk terus mempromosikan produk-produk mereka--termasuk yang baru--ke konsumen yang akan dilakukan oleh seluruh jaringan penjualan dan perawatan serta suku cadang (spare part).

Soal All New Honda PCX yang sudah diproduksi lokal, baru mulai didistribusi bulan Februari 2018. Hingga saat ini, model itu sudah mendistribusikan 26.284 unit ke konsumen.

Bahkan pekan depan, pihak AHM bahkan tengah siap mengumumkan motor baru mereka. Spekulasi yang beredar di kalangan pengamat otomotif adalah motor ini merupakan pembaruan dari model skutik Vario.

Sementara itu, walau tak masuk dalam daftar 10 motor terlaris, namun General Marketing and Sales 2 Wheels PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Yohan Yahya, sepakat kalau tren penjualan awal tahun terlihat positif.

"Ini ditunjang salah satunya oleh harga komoditas yang membaik dari akhir tahun kemarin," kata Yohan.

Pihaknya, lanjut Yohan, akan tancap gas pada kuartal II dengan mengagendakan beberapa kegiatan dan memanfaatkan momentum pameran, seperti Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2018, yang akan berlangsung pada 19-29 April, serta tampil dalam arena Jakarta Fair aka Pekan Raya Jakarta (PRJ) pada pertengahan tahun nanti.

"Tentunya produk-produk pendukung juga kami siapkan," janjinya.

Sejatinya Suzuki berjanji meluncurkan 11 produk sepanjang tahun ini. Hal itu dilakuan untuk memanfaatkan momentum peningkatan prestasi penjualan mereka.

"Kami akan perkenalkan 11 motor baru, baik yang benar-benar produk baru atau minor change," ungkap Yohan beberapa waktu lalu dalam Antaranews.

Kepada Kompas.com, Yohan juga mengatakan pihaknya menargetkan peningkatan penjualan sekitar 30-50 persen dari tahun lalu. Artinya, mereka menargetkan minimal terjual 93.000 unit sepeda motor selama 12 bulan ini.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR