Sentuhan desainer Indonesia di mobil Kylie Jenner

Mercedes-Benz G550 4x4 seperti yang dimiliki Kylie Jenner.
Mercedes-Benz G550 4x4 seperti yang dimiliki Kylie Jenner. | photo-denver /Sutterstock

Banyak anak bangsa di negeri orang menoreh prestasi dalam bidang otomotif. Salah satunya adalah Musa Tjahjono, desainer mobil yang memodifikasi mobil milik selebritas Kylie Jenner.

Musa saat ini menjabat sebagai Head of Designer West Coast Customs (WCC), bengkel modifikasi yang kesohor di Los Angeles, Amerika Serikat. Nama WCC cukup dikenal oleh kalangan industri modifikasi dunia juga pencinta otomotif melalui acara televisi Pimp My Ride.

Acara ini pernah tayang pada saluran Music Television (MTV) sekitar awal tahun 2000-an awal. Juga di beberapa saluran TV berbayar di Indonesia.

Bengkel ini juga menjadi rujukan selebritas dunia yang ingin memberikan sentuhan unik pada kendaraan mereka. Beberapa waktu lalu musisi kondang Justin Bieber juga memercayakan modifikasi mobilnya di bengkel ini.

Pada Juli 2018, Musa dan tim WCC dipercaya Kylie memodifikasi SUV Mercedes-Benz G-Class (G-550 4×4) miliknya.

Saat itu, adik Kim Kardashian ini ingin SUV-nya punya warna sama dengan Lamborghini Aventador SV Roadster miliknya. Warna yang dimaksud Kylie adalah Arancio Atlas alias oranye metalik.

Warna ini jarang dipakai pada model Aventador Roadster. Arancio Atlas adalah warna varian Aventador coupe yang termahal.

Itu mengapa setelah diskusi dengan Musa, selebritas tajir versi Forbes itu ingin warna oranye metalik diaplikasikan pada G-Class miliknya yang berwarna asli hitam. “Karena G-Wagon biasanya pakai cat hitam doff, menurut saya oranye metalik akan kelihatan lebih menarik,” komentar Musa dalam NMAA.co.id.

4x4 Square

A post shared by MUSA™ (moo•sa•) (@musatjahjono) on

Untuk melakukan modifikasi ini, Kylie rela merogoh kocek $10 ribu atau setara Rp147 juta. Demikian tulis The Sun.

Musa menceritakan, modifikasi warna mobil keluaran Jerman ini tidak dilakukan dengan mengecat ulang. Musa membalut seluruh bodi Mercy SUV itu dengan stiker (wrapping sticker) sesuai kelir yang dipesan.

Awalnya musa merasa kesulitan mendapatkan stiker dengan warna yang sama persis dengan Arancio Atlas. Walaupun ada, warna oranye itu hanya mendekati, tidak sama persis.

Akhirnya arek Suroboyo ini menemukan pemasok stiker wrap dengan warna persis. Stiker yang dipakai adalah merek VViVid+, stiker berbahan vinyl premium.

Namun, karena yang digarapnya adalah mobil berkarakter 4×4, Musa memutuskan memilih yang permukaan stikernya sedikit lebih doff (matte), untuk memberikan kesan garang. “...Karakter berkaitan dengan kemampuannya harus ditampilkan lewat modifikasinya meski warnanya fancy,” kata Musa.

Demi menjaga kerapihan sampai pada detail terkecil, metode body wrapping dilakukan dengan melepas seluruh panel bodi. Tentunya upaya ini membutuhkan waktu dan tenaga profesional yang tidak sedikit.

Untuk mendapatkan kesan garang juga, pelek SUV ini diganti dengan menggunakan produk Terra Series. Pelek pilihan Musa berdiameter 24 inci dengan lebar 14 inci. Pelek itu kemudian dibalut ban dengan ketebalan 37 inci.

Palang delapan pada pelek juga dimodifikasi dengan sentuhan stiker berwarna sama, yang dikombinasikan dengan kelir hitam asli.

Dengan penerapan ban ini, ground clearance G-Class otomatis menjadi lebih tinggi. Untuk mempermudah akses, Musa menambahkan side step otomatis yang dibuat secara kustom.

Jadi saat pintu dibuka, peranti ini akan muncul secara otomatis sehingga Kylie dapat dengan mudah naik-turun kendaraan.

Sayangnya Musa tak menjelaskan lebih rinci terkait berapa lama ia melakukan gubahan mobil tersebut.

Akan tetapi modifikasi yang dilakukan sepadan dengan tenaga dan fitur mobil yang tergolong mewah itu. The Drive menulis, mobil ini sanggup bertenaga setara 416 daya kuda melalui mesin V-8 twin-turbo 4.0-liter.

Menukil Otospirit, sebelumnya Kylie juga pernah memodifikasi G-Class terdahulunya, G63 AMG. Mercedes G63 AMG yang kilometernya baru mencapai 8.046 km tersebut sudah dijualnya pada 2016 dengan harga $145 ribu atau setara dengan Rp 2,1 miliar.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR