Sistem tanpa kunci mulai populer pada motor kelas menengah

Fitur motor tanpa anak kunci milik Suzuki.
Fitur motor tanpa anak kunci milik Suzuki. | Suzuki

Selain pembaruan teknologi mesin dan desain, para produsen sepeda motor tidak melupakan untuk memperkenalkan terobosan-terobosan baru pada fitur lainnya. Salah satu yang tampak semakin populer saat ini adalah sistem tanpa kunci metal, alias keyless.

Nama yang digunakan beragam, seperti Smart Key System, Keyless System, dan Keyless Ignition System.

Melalui sistem ini, pemilik motor hanya perlu membawa remote, yang berukuran sebesar kunci, mendekati kendaraan itu dan kemudian langsung menghidupkan mesinnya.

Cara kerjanya relatif sederhana. Remote yang dibawa pengemudi memiliki RFID (Radio Frequency Identification) yang memancarkan sinyal. Saat mendekati motor, sebuah perangkat yang dipasang pada motor membaca sinyal tersebut. Bila kodenya sesuai, maka kunci terbuka dan mesin bisa dinyalakan.

Sistem ini pertama kali digunakan pada 1982 oleh mobil Renault Fuego. Saat itu kunci elektronik yang digunakan hanya bisa untuk membuka pintu. Mercedes-Benz mempercanggihnya pada 1998 dengan memperkenalkan "Key-less-Go" untuk mobil termewahnya saat itu, W220 S-Class.

Baru setelah itu sistem tersebut berkembang juga di sepeda motor, dimulai dari jenama kelas atas seperti BMW, Harley-Davidson, dan Honda.

Kini, para pemanufaktur mulai menerapkan sistem tersebut pada motor kelas menengah. Skutik Yamaha Aerox 155VVA dan motor sport Suzuki seri GSX adalah dua yang telah menggunakannya.

Laman TMCblog mengatakan kalau tak tertutup kemungkinan sistem ini menjadi teknologi standar untuk motor di masa depan di Indonesia.

Yamaha Aerox 155VVA menjadi skuter 155cc pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi Smart Key System. Selain menyalakan mesin tanpa mencolok kunci, sistem ini juga mempermudah pengguna untuk mencari posisi parkir motor dan meminimalisasi kemungkinan pencurian dengan tambahan fitur Immobilizer dan Answer Back System.

Smartkey Keyless Yamaha NVX 155 | AEROX 155 /Motobike Magz

Tak hanya Aerox, dalam sebuah video berdurasi 15 detik yang diunggah akun Moto Catalog, model anyar skuter Honda PCX juga telah menyematkan fitur ini.

Akan tetapi pemotor Indonesia belum dapat menikmati fitur ini pada PCX model baru, karena PT Astra Honda motor (AHM) belum berencana mendatangkannya ke Tanah Air.

2017 Honda PCX 150 Smart Key /Moto Catalog

Motor sport tanpa kunci

Sementara itu, Suzuki menggunakan yang mereka sebut Keyless Ignition System pada model motor sport GSX 150 series yang sebentar lagi akan mengaspal di Indonesia.

Suzuki mengklaim fitur ini merupakan yang pertama di kelasnya. Bahkan untuk lebih mengenal fitur ini, secara resmi SIS melansir video yang memperlihatkan keunggulan fitur ini.

Video berdurasi 3 menit 59 detik itu menggambarkan cara penggunaan motor yang digadang sebagai penantang kuat model Honda CBR150R, CB150 streetfighter, Yamaha R15, dan Yamaha Vixion itu.

Pengguna harus menggunakan remote dari jarak sekitar 1 meter untuk mengaktifkan sensor kunci yang ada pada motor. Baru kemudian sensor motor akan mengaktifkan fitur kunci pintas untuk menyalakan mesin motor berkapasitas mesin 150cc tersebut.

Cara kerja panel kunci sama seperti kunci pada umumnya, yakni ditekan dan diputar ke kanan untuk menyalakan motor, dan ditekan diputar ke kiri untuk mematikan motor.

Keyless Ignition System Fitur Keamanan Pada Suzuki GSX-R150 /Suzuki Motorcycles Indonesia

"Penggunaan keyless, selain praktis karena tak perlu menyolok anak kunci, juga lebih aman. Karena tak bisa lagi dibobol dengan kunci T yang kerap dipakai maling untuk mencuri motor," jelas Audi Tarantini, Product Planning 2W PS Suzuki Indomobil Sales (SIS), dikutip Kabaroto (20/1/2017).

Namun, setiap teknologi yang bagus dan canggih biasanya memiliki kelemahan.

Situs Aspaltandrubber.com (5/5/2015) mengingatkan para pemanufaktur untuk lebih berhati-hati dalam menerapkan sistem ini karena para pencuri semakin canggih. Bahkan sudah ada alat yang bisa membaca dan membajak kode pada RFID.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR