Tip berkendara jarak jauh untuk pengendara tunggal

SPONSOR: Asuransi Astra
Tip berkendara jarak jauh untuk pengemudi tunggal
Tip berkendara jarak jauh untuk pengemudi tunggal | /Shutterstock

Musim liburan segera tiba. Bagi sebagian orang, inilah saat yang tepat untuk mengeluarkan mobil dan berkendara ke tempat liburan yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Apapun jenis kendaraannya, berkendara jarak jauh selalu jadi tantangan tersendiri. Apalagi jika kita harus mengendarai mobil sendirian alias pengendara tunggal (solo driver), tanpa ada sopir cadangan.

Beberapa masalah yang kerap menghantui solo driver yang berkendara jarak jauh adalah rasa kantuk dan bosan. Padahal, ini berbahaya. Lengah sedikit, nyawa bisa jadi taruhannya. Inilah beberapa tip berkendara jarak jauh untuk para pengendara tunggal.

Istirahat bila konsentrasi menurun

Istirahat merupakan faktor paling krusial dalam melakukan perjalanan jarak jauh. Sebelum mengendarai kendaraan, ada baiknya Anda sedang tak dihinggapi rasa lelah. Untuk orang dewasa, sewajarnya tidur yang cukup itu minimal enam jam per hari. Jika kurang dari itu, sebaiknya tunda perjalanan.

Saat di tengah perjalanan pun demikian. Manfaatkan rest area, jika Anda melakukan perjalanan melewati jalan tol.

Mengemudi secara defensif

Berkendara dengan konsentrasi penuh tak berarti Anda bisa mengebut seenaknya. Selalu perhatikan rambu-rambu jalan dan jaga jarak dengan kendaraan lain di sekitar Anda. Jangan pernah terpancing dengan provokasi dari pengendara lain.

Pastikan sudah mengetahui rute

Sebelum memegang setir, ada baiknya Anda sudah mengetahui rute menuju lokasi tujuan, baik rute utama maupun alternatif, serta kemungkinan kemacetan yang akan dihadapi.

Terlebih jika Anda benar-benar berkendara sendirian tanpa ada teman. Saat memegang setir, hindari melakukan aktivitas lain yang melibatkan gawai karena sangat berbahaya.

Menjaga kondisi psikis

Saat berkendara jarak jauh, yang harus dijaga tak hanya kondisi fisik. Jangan lupakan kondisi psikologi Anda, apalagi Anda berkendara sendirian.

Jika pikiran sedang kalut, hindari melakukan perjalanan jauh. Atau, mungkin bisa diredakan dengan memutar musik yang menenangkan seperti musik klasik, instrumen piano, dan sebagainya.

Asupan nutrisi yang tepat

Selama melakukan perjalanan, hindari makanan pedas, asin, atau makanan kemasan karena makanan tersebut membuat tenggorokan kering dan cepat haus, bahkan menimbulkan kondisi tak menyenangkan seperti diare.

Intinya, hindari makanan yang dapat membuat kondisi tubuh Anda tidak nyaman. Juga jangan lupa siapkan air mineral yang cukup selama perjalanan.

Asuransikan mobil Anda

Untuk ketenangan selama berkendara, pastikan Anda juga memberikan perlindungan asuransi pada kendaraan kesayangan. Dengan menggunakan asuransi, mobil lebih aman, hati Anda pun tenang selama perjalanan sehingga bisa lebih konsentrasi di jalanan.

Pilih asuransi kendaraan yang memberikan kemudahan untuk mendaftar maupun saat akan melakukan klaim, seperti Asuransi Garda Oto. Hanya dengan mengakses Garda Oto Digital melalui dawai, Anda bisa membeli asuransi dan melakukan klaim di tempat yang Anda tentukan. Kemudahan asuransi ada dalam genggaman Anda.

Tidak hanya berhenti di sana, Garda Oto juga memiliki fitur Garda Akses (tim call center profesional yang dapat dihubungi kapan saja), Garda Siaga (tim yang siap membantu selama 24 jam jika terjadi masalah darurat) tanpa pungutan biaya, dan pengajuan emergency request sesuai kebutuhan sehingga dapat menghemat waktu dan biaya. #TauGitu tidak perlu menunggu lagi untuk mendaftarkan kendaraan Anda karena Garda Oto menawarkan beragam kemudahan.

Untuk Anda yang ingin mencari tahu lebih detail tentang informasi Garda Oto Digital, Anda dapat langsung mengakses tautan berikut ini.

SPONSOR: Asuransi Astra
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR