TIP OTOMOTIF

Tip membeli mobil bekas berkualitas

Ilustrasi pusat penjualan mobil bekas
Ilustrasi pusat penjualan mobil bekas | Avigator Fortuner 887 /Shutterstock

Jelang akhir tahun adalah saat tepat membeli mobil bekas. Sebab sebagian pemilik mobil menjual mobilnya agar bisa segera ganti mobil baru.

Jika dana terbatas untuk membeli mobil baru, tidak salah melirik mobil bekas. Berikut beberapa tip bagi Anda yang tertarik membeli mobil bekas agar mendapatkan mobil bekas berkualitas.

Memilih penjual

Anda perlu menentukan dahulu, ingin membeli mobil bekas dari pemakai langsung atau mendatangi tempat jual mobil bekas. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan.

Jika membeli ke pemakai langsung tidak tersedia banyak pilihan. Sementara di pasar mobil terdapat banyak pilihan mobil yang bisa Anda lihat. Beberapa kekurangan dan kelebihan lain bisa dicek pada tautan ini.

Memeriksa fisik

Lakukan pemeriksaan bagian luar kendaraan. Jejak cat yang terkelupas, bekas tabrakan hingga jamur dan karat bisa menjadi pertanda kondisi yang pernah dialami oleh mobil tersebut.

Menurut Gregy Hardianto dari bisnis penjualan mobil bekas, Garasi Online, "Kalau secara fisik, bisa dilihat di ruang mesin. Biasanya mobil yang bekas banjir warna ruang mesin belang karena pernah terendam banjir," ujar dia dinukil Tempo.

Selain itu, lakukan juga pengecekan pada kabin mobil. Mobil yang pernah terendam banjir biasanya menimbulkan aroma lembap yang tidak sedap, terutama pada bagian jok dan karpet. Aroma khas tersebut akan sulit hilang bila tidak dibersihkan dengan benar.

Hamim, mekanik dari bengkel Berkat Service Station di kawasan Kelapa Dua, Depok, memberikan tip tambahan tentang cara mengidentifikasi mobil bekas yang pernah terendam banjir.

Cara yang dia sarankan adalah dengan memeriksa jalur kabel yang ada pada kap mesin mobil.

Bila ditemukan jejak lumpur atau tanah merah, maka dapat dipastikan bahwa mobil tersebut pernah terendam banjir. "Walaupun mobil dicuci sebersih apa pun tidak akan bisa hilang kotoran tanah merah itu," ujar Hamim.

Memeriksa mesin

Buka ruang mesin dan periksa mesin mobil dengan menyalakannya. Anda dapat mendengar suara mesin halus atau tidak, melihat getaran mesin yang kasar, sampai memeriksa kebocoran oli di sana.

Anda juga dapat memeriksa kebocoran oli di knalpot. Jika ditemukan jejak oli di sana, maka dipastikan oli bocor masuk ke ruang bakar. Selain itu, tanda lain yang bisa diperhatikan adalah asap pembuangan yang banyak.

Rekam perawatan

Meminta data rekam perawatan mobil kepada pihak penjual juga dapat Anda lakukan. Dalam rekam perawatan akan tergambar jelas bagaimana kondisi mobil dan mesin sebelum Anda beli.

Periksa juga odometer atau alat pengukur jarak tempuh yang ada di speedometer. Semakin besar angka yang tertera, maka semakin besar pula kemungkinan Anda memikirkan komponen pengganti jika kelak membeli mobil tersebut.

Uji berkendara

Saat memutuskan untuk menguji performa mobil bekas, coba berkendara melalui jalan-jalan yang berbeda, jangan hanya jalan di tengah kota. Misal, Anda pilih jalan dengan kecepatan angin yang tinggi atau jalan berkelok-kelok, naik-turun untuk mengetahui kemampuan mobil melintasi berbagai kondisi jalan.

Anda juga dapat mengajak teman, atau keluarga atau bahkan montir kepercayaan untuk ikut merasakan performa kendaraan. Penilaian dari mereka biasanya netral dan dapat menjadi pertimbangan Anda sebelum memutuskan membeli mobil tersebut.

Tak hanya mobil bekas, mobil baru juga bisa jadi pilihan. Pasalnya produsen mobil biasanya memberikan bonus dan hadiah untuk merangsang daya beli konsumen jelang akhir tahun.

Beberapa promo menarik seperti diskon uang muka, program cicilan ringan bagi kredit mobil, hingga hadiah langsung, dan undian berhadiah jamak ditemui pada akhir tahun.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR