Trik mengendarai motor trail bagi pemula

Ilustrasi pertandingan Motocross
Ilustrasi pertandingan Motocross | Kim Ludbrook /EPA

Beraksi menunggangi motor trail bisa sangat menyenangkan dan memicu adrenalin. Untuk Anda yang ingin mencoba mengendarainya, kami rangkumkan kiat-kiat dari para ahli agar Anda bisa mencobanya dengan aman dan nyaman.

Sejatinya, mengendarai motor trail tak ada bedanya dengan mengendarai sepeda motor pada umumnya, yakni menjaga keseimbangan, putaran roda, dan pembukaan tuas gas. Terlebih bagi Anda yang terbiasa dengan motor kopling manual, akan lebih mudah beradaptasi dengan motor yang sering digunakan untuk lintas alam serta olah raga atraksi ini.

"Yang biasa pakai motor kopling tangan tidak akan sulit untuk mengontrol motor trail, apalagi yang emang sudah desain bawaan pabrikan untuk adventure," terang Gading, koordinator perjalanan touring Bromo, yang digagas Otosia beberapa waktu lalu.

Namun Indonesiandirtbike mengingatkan kalau Anda baru mencoba mengendarai motor trail, ada baiknya berlatih dengan menguasai tunggangan terlebih dahulu. Hal itu perlu agar Anda lebih mengenal karakter motor trail yang berbeda dari motor kebanyakan.

Jangan takut kotor, berani menerima tantangan, serta sedikit lebih berani dalam melibas tikungan, merupakan bagian dasar dari penguasaan motor trail.

Motor trail yang kerap digunakan di ajang balap dirtbike, motocross, serta atraksi udara itu, memang memiliki karakter mesin yang jauh berbeda dari motor matik maupun sport. Tenaga mesin motor trail lebih ganas, suspensi yang lebih keras, motor lebih ramping dan ringan, serta kebanyakan tak menggunakan elektrik starter, melainkan engkol manual (engkol kaki).

Secara fisik motor trail terlihat sederhana dan ramping, tanpa banyak aksesorisnya. Motor yang juga dikenal dengan sebutan SE (Special Engine) itu diproduksi beberapa jenama kenamaan, seperti Yamaha YZF 250, KTM 250 SXF, Honda CRF 250R, Suzuki RMZ 250, Kawasaki KXF 250, Honda CR 150R, Husqvarna TC 250, dan lainnya.

Adapun penguasaan lain dari mengendarai motor trail adalah mengenal karakter atau jenis lintasan, dan teknik menanganinya. Cara membuka gas saat jalan menanjak dan menurun juga saat menemui jalan yang bergelombang.

Komunitas-minoritas juga menuliskan kalau kemampuan pengendara harus lebih ditingkatkan dari biasanya. Kemampuan yang dimaksud adalah kecepatan membaca kontur lintasan, fokus arah pandangan mata, penguasaan kombinasi bukaan gas dan kopling, serta kemampuan tubuh untuk mengendalikan badan motor saat motor miring atau melibas tikungan ekstrem.

Tak bedanya dengan saat menunggangi motor sport, mengendarai motor trail juga harus dilengkapi dengan safety gear (sarana pengaman), seperti helm, decker (pelindung lutut), sepatu boot, serta sarung tangan khusus.

Mengendarai motor trail memang membutuhkan fisik yang lebih prima dan tahan banting, karena motor rentan jatuh serta sering terkena benturan. Namun begitu, mengendalikan motor jenis ini merupakan pengalaman yang mampu memicu adrenalin dan pastinya tak terlupakan.

Selamat mencoba.

KTM SX MY16 - Radically New /KTM Sportmotorcycle GmbH
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR