Triumph bonceng tren pemotor petualang

Triumph Tiger 800 XCx.
Triumph Tiger 800 XCx. | /Triumphmotorcycle.co.id

Segmen motor petualang (adventure) yang mulai tumbuh di Indonesia, memacu berbagai jenama untuk mengeluarkan varian motor lintas medan tersebut. Triumph adalah salah satunya.

Tercatat, saat ini beberapa agen pemegang merek (APM) motor di Indonesia sudah mulai berani memasarkan motor segmen petualang. Mereka adalah Honda, Kawasaki, Royal Enfield, BMW Motorrad, dan Triumph.

Nama terakhir, melalui kepanjangan tangan Garda Andalan Selaras (GAS) selaku APM merek sepeda motor Triumph di Indonesia, siap mendatangkan Triumph New Tiger 800 XCx.

Motor adventure ini meluncur secara resmi Rabu (15/8/2018). Kepada Kompas.com, Presiden Direktur GAS Hari Triadji, mengatakan peluncuran motor tersebut meneruskan generasi sebelumnya yang sudah pernah hadir di Indonesia, namun tak menjadi lini unggul (flagship).

"Salah satu alasannya karena tren motor bergaya adventure saat ini cukup ramai di Indonesia," kata Triadi.

Motor petualang ini diklaim hadir dengan beberapa pembaruan, namun menurunkan kapasitas mesinnya.

Bila sebelumnya varian ini mengendong mesin 1.000 cc, maka varian mutakhir ini bakal dibekali mesin 800 cc, 12-valve, DOHC, yang ditopang 3-silinder berpendingin cairan dengan 6-percepatan manual.

Mesin tersebut mampu menyalurkan tenaga sebesar 93,7 hp di 9.500 rpm dan torsi maksimum 79 Nm di 8.050 rpm melalui transmisi enam percepatannya.

Perubahan lain adalah peningkatan pada sektor sasis untuk kenyamanan berkendara, serta gubahan pada rasio putaran bawah (rpm).

Secara teknis, Totalmotorcycle menulis bahwa motor ini juga dilengkapi dengan tiga pilihan mode berkendara. Pengendara dapat memilih satu di antaranya saat berjalan di lintasan aspal (road) atau non aspal (off-road). Selain itu satu pilihan lagi dapat disesuaikan dengan gaya berkendara sang pemotor.

Selain itu, pengendara juga dapat mengaktifkan fitur cruise control sebagai pelengkap kenyamanan berkendara pada kecepatan yang relatif stabil.

Masih pada panel dasbor, pengendara dapat memetakan jalan melalui komputer advance serta dapat melakukan pengisian daya melalui soket 12 volt. Karena ini merupakan motor petualang, maka Triumph memasangkan pelindung radiator dan mesin (engine guard).

Pada bagian kaki-kaki, motor ini mengadopsi pengereman dengan menggunakan produk dari jenama Brembo yang dilengkapi fitur anti-lock braking system (ABS), serta mengandalkan penerangan dengan mengadopsi lampu depan LED.

Untuk kegiatan penjelajahan, motor berbobot kosong 204 kg ini dibekali dengan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 19 liter, dengan konsumsi bahan bakar 3,6 L/100 km saat membesut kecepatan 90 km/jam, dan 5,3 L/100 km pada kecepatan 120 km/jam.

2018 Triumph Tiger 800 XCx Review /NDTV

Dalam penelusuran Otorider.com awal bulan Juli ke diler Triumph Indonesia, motor yang sudah dipajang di sana itu direncanakan GAS akan didatangkan sebanyak 29 unit untuk pengiriman pertama.

Diler pun mempersilakan dan memberi kesempatan calon konsumen untuk merasakan pengendaraan motor di area uji.

Triumph Tiger 800 XCx bakal dibanderol Rp450 juta dengan status tanpa surat (off the road) untuk kawasan Jabodetabek.

Calon konsumen yang tertarik memboyongnya harus menyediakan uang pemesanan (booking fee) sebesar Rp20 juta untuk pengurusan Biaya Balik Nama (BBN). Untuk yang berdomisili di luar Jabodetabek, maka ongkos pengiriman dibebankan kepada konsumen.

Di pasaran lokal, Triumph New Tiger 800 XCx akan berhadapan langsung dengan beberapa model dari jenama lain. Sebut saja Honda CRF1000L Africa Twin, Kawasaki Versys 800, Royal Enfield Himayalan, dan BMW Motorrad F 850 GS.

Untuk memikat pasar dan calon pembeli, salah satu upaya jenama-jenama tersebut adalah menggelar aktivitas uji. Menggandeng calon konsumen untuk mendapatkan pengalaman menjajal motor petualangan tersebut.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR