Utamakan performa, Yamaha Aerox 125LC tak gunakan Blue Core

Yamaha Aerox versi Eropa
Yamaha Aerox versi Eropa | Yamaha Motor /www.yamaha-motor.eu

Melengkapi jajaran skutiknya, Senin (18/1/2016), PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meluncurkan skuter matik (skutik) yang sudah lama menjadi perbincangan di kalangan pecinta motor lokal, Yamaha Aerox 125LC, di Sirkuit Internasional Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seperti dituliskan Okezone, Aerox merupakan varian skutik buatan Yamaha yang telah berusia 18 tahun, sejak pertama diluncurkan oleh Yamaha Global pada 1997 untuk pasar Eropa. Sekarang, di Indonesia, motor matik yang kental nuansa sport ini hadir menggunakan kapasitas mesin 125cc 4-tak dengan sistem pendingin cairan atau liquid cooled (LC).

"Sepeda motor ini punya karakter yang unik. Dia punya tiga konsep utama, yakni gaya balap (racing style), performa yang tinggi, dan lincah bermanuver. Ini membuat Aerox 125LC punya semangat balap di perkotaan (racing spirit in a city)," ujar Minoru Morimoto, Presiden Direktur YIMM, seperti dikutip Kompas.com.

Namun ada yang berbeda dengan skutik Yamaha lainnya yang diluncurkan setelah 2013, Aerox 125LC ternyata tidak menggunakan teknologi Blue Core, yang diklaim ramah lingkungan.

Mengapa demikian?

"Teknologi Blue Core identik dengan konsumsi bensin yang irit. Sedangkan Aerox 125 LC lebih menonjolkan performa mesin yang powerful, makanya tidak pakai teknologi BlueCore," jelas Dyonosius Beti, Executive Vice President YIMM, kepada Otomotifnet.com.

Karena dipersiapkan untuk pengguna yang mengutamakan performa, Yamaha Aerox 125LC dibekali mesin bertenaga berkapasitas 125 cc yang berbasis dari Yamaha Xeon RC dan Soul GT 125. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 8,4kW pada 9.000rpm dan torsi maksimum 10,4Nm pada 6.500rpm.

Melihat desainnya, tak heran jika motor ini didapuk sebagai motor resmi tim paddock Movistar Yamaha pada MotoGP 2016. Aerox sangat kental dengan nuansa sport, terlihat dari beragam kelir yang dihadirkan, salah satunya kelir ala MotoGP dari tim Movistar Yamaha, tulis Kompas.com.

Desain lampu depan yang menyerupai air duct (lubang udara) YZR-M1 (motor yang berlaga pada MotoGP) sudah mengadopsi LED, semakin memperkuat rasa sport skutik ber-fairing ini.

Aerox 125LC juga dilengkapi Smart Side Stand Switch sehingga aman saat parkir dan Smart Key Shutter yang multifungsi dan aman, bisa digunakan sebagai kunci kontak, untuk akses ke bagasi untuk membuka jok, dan pengaman saat parkir.

Yamaha juga menyediakan tiga mode berkendara bagi penggunanya, yakni Racing Style, Top Performance, dan Agile Manuver. Dituliskan laman resmi Yamaha Indonesia, nama Aerox merupakan perpaduan dari kata Aero (Aerodinamis), X (Xtreme/performa dan pengendaliannya).

"Aerox 125LC menjadi produk terbaru kedua Yamaha Indonesia di tahun 2016 ini setelah pekan lalu diluncurkan New Fino 125 Blue Core. Kami sangat bangga diberikan kepercayaan untuk memproduksi kasta tertinggi Aerox dengan mesin 125cc, ini yang pertama ada di dunia," ujar Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing YIMM, kepada Merdeka.com.

"Motor ini sangat cocok untuk konsumen pria penyuka matik namun ingin tetap bergaya sporty, apalagi memiliki racing spirit. Dengan kelebihan-kelebihannya, kami optimis Aerox akan diterima positif di market Indonesia,'' tambahnya.

Yamaha memberikan tiga warna pilihan bagi konsumen, yakni Racing Blue, Champion Matt Grey, dan Light Speed White. Untuk memboyongnya pulang, Anda mesti merogoh Rp18 juta, harga OTR (on the road) Jakarta.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR