Yamaha Aerox mulai dekati Honda Vario

Yamaha Aerox 155VVA (kanan) saat dipamerkan di ajang IIMS 2017
Yamaha Aerox 155VVA (kanan) saat dipamerkan di ajang IIMS 2017 | Mustafa Iman /Beritagar.id

Sejak diperkenalkan diperkenalkan pada GP Malaysia di sirkuit Sepang pada Oktober 2016 dan dipamerkan pada ajang Indonesia Motorcycle Show (IMoS) 2016, sosok skuter matik (skutik) Yamaha Aerox 155VVA memang memikat para pengunjung.

Motor tersebut dirakit PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) bukan untuk bersaing dengan Yamaha NMax yang menggunakan mesin sejenis, melainkan untuk menghantam dominasi All New Honda Vario 150eSP.

Untuk mewujudkan itu, pada awal tahun YIMM melakukan langkah penjualan pertama dengan sistem daring (online), dengan menyiapkan 400 unit Aerox 155VVA pada periode 9-11 Januari 2017.

Tiga tipe yang diusung, yakni standar, R-Version, dan S-Version, diklaim laris manis hanya dalam hitungan jam setelah prapemesanan daring dibuka di situs resmi YIMM.

"Respon konsumen sangat bagus untuk booking online ini dengan laris manisnya tipe Aerox 155VVA dan Aerox 155VVA R-Version. Mereka juga punya pride sebagai konsumen pertama yang memilikinya," kata Muhamad Abidin, GM After Sales Division YIMM kala itu.

Kelarisan Aerox 155VVA pada metode prapemesanan ini tampaknya bisa mengobati kekecewaan YIMM akan kurang diminatinya Aerox bermesin 125cc yang diperkenalkan setahun silam.

Soal harga, model terendah (standar) dibanderol Rp21,85 juta, yang di pasaran memang lebih tinggi dari Honda Vario 150 tipe sporty yang dibanderol Rp20,5 juta dan tipe MMC yang dilego Rp20,65 juta OTR Jakarta.

Harga yang lebih mahal dari sang kompetitor tersebut memang dirasa cukup beralasan bagi YIMM.

Selain tampil dengan mesin yang bertenaga, motor yang bernama NVX di Thailand ini dibenamkan beragam fitur canggih, diantaranya Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Teknologi LED pada lampu utama, serta aerodinamika desain yang terlihat lebih sporty.

Spidometer motor ini telah menggunakan layar LCD full digital berukuran 5,8 inci yang dapat memberikan informasi lebih jelas melalui Multi Information Display (MID).

Aerox 155VVA memang menggunakan mesin yang sama dengan NMax, yakni 155cc SOHC, 4-tak, dengan pendingin cairan. Mesin motor ini dikatakan mampu mencapai tenaga maksimal 14,8 hp pada 8.000 rpm dengan torsi 14,4 Nm pada 6.000 rpm.

Perlahan tapi pasti

Minat pemotor terhadap Aerox 155VVA mulai terlihat pada tiga bulan terakhir, yakni periode Februari-April 2017.

Walau belum mampu membungkam dominasi Vario 150eSP, namun data yang dinukil dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) periode Februari-April menunjukkan tren positif skutik ini.

Dari data tersebut tercatat Yamaha Aerox 155VVA penjualannya naik 154,7 persen dari 7.006 unit pada bulan Februari, menjadi 17.844 unit pada Maret 2017.

Pada Februari, Aerox masuk dalam jajaran produk yang berhasil unjuk gigi dengan memenuhi target penjualan bulanan.

Sementara pada periode Maret, penjualan model ini berhasil mengungguli produk satu pabrik, Yamaha NMax, yang sempat merajai penjualan skutik 150cc di segmen premium.

Penjualan skutik yang diperkenalkan Valentino Rossi di Sirkuit Sepang, Malaysia ini, kemudian menurun 33,96 persen pada April, menjadi 11.784 unit.

Sementara untuk produk Honda New Vario 150eSP, penjualan pada Maret hanya naik 8,69 persen dari 34.326 unit pada Februari, menjadi 37.309 unit. Kemudian penjualan turun drastis sebanyak 44,81 persen menjadi 20.590 unit pada April.

Data yang dirangkum Tren Google pada periode Februari-April 2017 juga mencatat bahwa pada periode tersebut rata-rata pencarian model Aerox 155VVA lebih banyak dibandingkan Vario 150eSP.

Selisih angka penjualan keduanya pun semakin dekat.

Pada Februari, jarak antara Aerox 155VVA dan Vario 150eSP, terpaut cukup jauh, yakni 27.320 unit. Namun menjadi 19.465 unit pada Maret dan 8.806 unit pada April.

Ride The Perfection - Vario 150 eSP /Welovehonda Indonesia

Tren positif penjualan Aerox 155VVA tersebut sejalan dengan apa yang direncanakan YIMM. Direktur YIMM Minoru Morimoto berharap 200.000 unit Aerox bisa laris di Indonesia tahun ini.

Selain dijual di Indonesia, YIMM juga mempersiapkan Aerox 155VVA sebagai produk ekspor. Model ini, lanjut Abidin, diproduksi di Indonesia, di pabrik Yamaha yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat.

"Kami mempersiapkan produksi delapan ribu unit per bulan dari semua tipe. Produksi sebanyak ini untuk pasar domestik serta diekspor ke Malaysia, Thailand, dan Vietnam," ujar Abidin, menukil Metrotvnews.com.

BACA JUGA