Yamaha Aerox tambah warna naikkan harga

Varian Aerox 155VVA pada gerai pamer Yamaha di jakarta Fair 2017.
Varian Aerox 155VVA pada gerai pamer Yamaha di jakarta Fair 2017. | Mustafa Iman /Beritagar.id

Banyak upaya yang dilakukan manufaktur otomotif untuk mencapai target penjualan. Salah satunya dengan pembaruan warna yang lebih dinamis dan menarik.

Salah satu upaya itu dilakukan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) atas model skuter matik (skutik) Aerox 155VVA yang merupakan keluarga dari skuter Maxi Yamaha.

Saat diperkenalkan akhir 2016, Direktur YIMM, Minoru Morimoto berharap setidaknya 200 ribu unit Aerox 155VVA bisa sampai ke tangan konsumen di Indonesia.

Namun hingga Desember 2017, penjualan seluruh tipe Aerox hanya mencapai 150.582 unit di pasaran. Artinya, hampir sekitar 25 persen target tak tercapai.

Saat ini, skutik yang menggunakan mesin 155 cc itu kembali mendapat penyegaran tampilan, berupa penambahan warna pada tipe R-version. Setelah sebelumnya hadir hanya dengan warna biru (racing blue), saat ini ada dua warna tambahan, yakni perak dof (matte silver) dan kuning (racing yellow).

Dalam siaran pers Yamaha (22/1/2018) dipaparkan warna-warna itu terinspirasi dari kepunyaan model sport YZF-R1M serta kelir livery legendaris tim Yamaha di ajang MotoGP.

YIMM berharap, pembaruan pada tipe Aerox sporty ini menggairahkan minat konsumen. Karena warna menjadi salah satu faktor penting bagi konsumen saat membeli motor.

Untuk penambahan warna Aerox R-version ini, banderolnya pun naik Rp500 ribu, dari sebelumnya Rp24.050.000, menjadi Rp24.550.000.

Upaya ini merupakan kelanjutan dari pembaruan warna seluruh varian Aerox yang dilakukan akhir tahun lalu (5/12/2017).

Saat itu Yamaha Indonesia mengumumkan pembaruan warna atas tipe standar dan S-version. Klaimnya, agar lebih elegan dan berkelas.

Untuk tipe standar, ada warna hitam, merah dof, dan kuning. Sementara untuk tipe S-version, kombinasi warna biru dof, dan putih siap dibawa pulang. Keduanya dibanderol antara 22.850.000 (standar) hingga Rp27,2 juta (S-version) dengan status OTR Jakarta.

Selain warna dan grafis, penampilan skutik ini juga ditunjang oleh desain jok melalui sentuhan jahitan guna mempertegas kesan sporty.

Warna baru Yamaha Aerox tipe standar dan S-Version.
Warna baru Yamaha Aerox tipe standar dan S-Version. | Yamaha Indonesia

Aerox dalam angka

Sejak resmi dijual di Indonesia pada Februari 2017, model skutik ini cukup menyita perhatian. Tak heran, karena kelasnya berdampingan dengan skutik Yamaha paling populer saat itu, yakni NMax.

Selain sekelas NMax, Aerox juga menggunakan mesin yang serupa, yakni 155cc SOHC, 4-tak, dengan fitur Variable Valve Actuation (VVA). Upaya beragam untuk mendongkrak penjualan Aerox pun dilakukan pabrikan berlogo garputala tersebut.

Salah satunya menggelar Blue Core Yamaha Motor Show (BYMS) 2017 di beberapa kota di Indonesia selama tiga bulan mulai kurun Maret hingga Mei.

Upaya itu membuahkan hasil, setidaknya penjualan pada Maret terdongkrak cukup signifikan, yakni 154,7 persen (17.844 unit), dari penjualan Februari yang hanya menyentuh angka 7.006 unit.

Bahkan angka penjualan pada bulan itu, mampu melampaui penjualan NMax dengan selisih sekitar 505 unit.

Namun begitu penjualan bulan selanjutnya yakni April merosot sebanyak 33,9 persen dengan raihan catatan 11.784 unit. Kemudian turun lagi 1,7 persen pada Mei dengan hanya mampu mengirim 11.587 unit ke tangan konsumen.

Gairah atas model ini kembali meningkat pada Juni dengan pencapaian 14.547 unit, naik 25,5 persen dari bulan sebelumnya. Diikuti pada Juli dengan kenaikan 36,7 persen dengan membukukan penjualan 19.880 unit.

Penjualan kemudian sempat drop sebesar 47,1 persen pada Agustus yang hanya laku sebanyak 10.513 unit. Namun begitu, penurunan itu ditebus dengan kenaikan 40,9 persen pada September (14.809 unit).

Peningkatan itu kemudian beruntun diikuti pada dua bulan setelahnya, Oktober dan November dengan catatan 15.229 unit dan 17.632 unit.

Namun buntung tak dapat ditolak, jelang akhir tahun (Desember), penjualan model ini malah turun drastis dengan hanya diminati 9.751 konsumen. Bulan itu juga menjadikan catatan penjualan Aerox paling rendah setalah Februari.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR