Yang perlu dipersiapkan sebelum touring sepeda motor

Kondisi motor penting untuk kenyamanan aktivitas touring
Kondisi motor penting untuk kenyamanan aktivitas touring | /Shutterstock.com

Touring atau berkendara jarak jauh sudah merupakan salah satu agenda wajib dalam kegiatan komunitas bermotor, baik roda dua maupun empat.

Ada berbagai tujuan dari kegiatan ini, mulai hanya ingin menikmati serunya jalan-jalan bersama, merasakan serunya adrenalin petualangan dengan memacu kendaraan, hingga tujuan nan mulia seperti kampanye keselamatan berkendara.

Beberapa agenda touring komunitas bermotor dijadwalkan berlangsung waktu dekat ini, misalnya Jambore Nasional ke-5 Asosiasi Honda CBR di Padang, Sumatera Barat, 7-8 Mei 2016. Lalu ada hari jadi pertama Jakarta Max Owners (JMO) di Sentul, Jawa Barat, Minggu (24/4), yang tentunya akan dihadiri oleh para pengguna Yamaha NMax dari berbagai daerah.

Berbeda dengan kedua komunitas tadi, para penjelajah dengan kendaraan roda dua yang tergabung dalam Equatorrad Moto Adventure, juga tengah bersiap dalam rangka melakukan perjalanan darat menuju Indonesia Timur, dengan waktu total 54 hari (4 Mei - 26 Juni).

Lantas secara umum, apa yang harus dipersiapkan seorang pengendara untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan motor?

Acho "Bule" Patauri, salah seorang pengendara motor yang berpengalaman dalam hal touring, menjabarkan beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menempuh perjalanan jarak jauh dengan motor.

"Yang penting bukan motornya, kesiapan fisik pengendara seperti mental, dan kemampuan untuk menghadapi semua kejadian dalam perjalanan. Intinya harus lebih mempersiapkan fisik dan emosi,'' ujar Acho kepada Beritagar.id.

Dedengkot dari komunitas Yamaha Riders Club ini memberi ringkasan singkat tentang apa yang harus dipersiapkan saat hendak melakoni perjalanan dengan motor, yang tentunya akan menguras tenaga, serta emosi itu.

Kelengkapan berkendara serta vitamin dalam perjalanan menjadi kebutuhan pelaku Touring
Kelengkapan berkendara serta vitamin dalam perjalanan menjadi kebutuhan pelaku Touring | /Shutterstock.com

Persiapan kendaraan

Periksa ketinggian minyak rem, kopling, master rem/kopling, tuas perseneling, serta kanvas rem. Jika perlu, lakukan servis sebelum pemberangkatan dengan mengganti oli mesin dengan yang baru.

Autocar Indonesia juga menyarankan untuk mengecek sistem kelistrikan motor, mulai dari aki, lampu, lampu jauh, serta instrumen lainnya. Jangan lupa untuk memeriksa tekanan angin ban. Bila ragu akan kelayakan ban, ada baiknya diganti sebelum touring.

Bila diperlukan, tambahkan side bag (tas samping) atau bagasi ekstra di bagian belakang motor. Jangan lupa memeriksa perkakas yang kerap digunakan, seperti senter, kabel, sekring, busi, obeng, dan kunci pas.

Persiapan pendukung keamanan berkendara (safety gear)

Tentunya Anda juga memerlukan dukungan kelengkapan berkendara seperti sarung tangan, helm, jaket, jas hujan, masker, celana khusus, serta sepatu bot.

Kini para penjelajah motor juga sudah banyak yang menggunakan GPS sebagai alat bantu berkendara untuk mengetahui jalur yang akan dilalui secara realtime.

Memeriksa kelayakan motor dan kelengkapan berkendara juga tak kalah penting
Memeriksa kelayakan motor dan kelengkapan berkendara juga tak kalah penting | /Shutterstock.com

Persiapan fisik

Apabila kesemua hal tadi telah terlengkapi, Anda juga harus melakukan istirahat yang cukup sebelum touring guna mendapatkan fisik yang prima saat pelaksanaan. Selain itu, disarankan untuk rutin berolahraga agar fisik bugar selama dalam perjalanan.

Bila Anda membutuhkan obat-obatan khusus, jangan lupa sesuaikan jumlah yang dibawa dengan lamanya touring sehingga tidak akan habis di tengah jalan.

Saran Acho Bule, persiapan kendaraan dan fisik sangat penting
Saran Acho Bule, persiapan kendaraan dan fisik sangat penting | Dokumen Acho Bule /Path.com

Tetapkan tujuan dan rute

Ini harus jelas. Pastikan Anda dan komunitas sudah menetapkan tujuan dan titik-titik peristirahatan sebelum memulai touring. Penting untuk mengukur jarak sekaligus menghitung waktu tempuh, karena akan karena berimbas pada perbekalan hingga persiapan fisik. Cari sebanyak mungkin informasi tentang rute yang akan dilalui.

Jangan lupa bawa surat-surat kendaraan, seperti SIM, STNK, surat tugas (apabila perwakilan instansi), surat izin kepolisian (apabila berombongan), serta asuransi.

Komunikasi dan dokumentasi

Ini juga tak kalah penting. Jika melakukan konvoi, sepakati isyarat-isyarat, seperti gerakan tangan atau kaki, yang akan digunakan. Hal ini berguna untuk memperlancar laju rombongan sekaligus memberi tahu peserta yang di belakang mengenai kondisi jalanan di depan.

Dokumentasi perjalanan, baik berupa video atau foto, juga diperlukan. Selain sebagai kenang-kenangan, dokumentasi ini juga berguna sebagai jurnal dan bahan evaluasi perjalanan. Namun tidak disarankan untuk melakukan aktivitas pengambilan dokumentasi saat memegang kemudi.

"Semua persiapan tadi penting. Untuk dapat menikmati perjalanan yang menyenangkan, diperlukan kesiapan fisik, mental, dan kendaraan yang prima. Yang penting harus berjalan sesuai ketentuan dan jangan lalai," pungkas Acho.

Tujuan dan rute perjalanan harus jelas
Tujuan dan rute perjalanan harus jelas | /Shutterstock.com
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR