11 petualangan layak coba di Kupang, NTT

Ilustrasi
Ilustrasi
© Ivoha /Shutterstock

1. Pantai

Sudah pasti, kegiatan yang satu ini jadi menu wajib saat traveling ke Indonesia bagian timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) salah satunya. Provinsi kepulauan ini punya pantai yang indah. Salah satu pantai yang populer tentu saja pantai Lasiana. Meski beberapa tahun terakhir pantai ini mulai tergerus abrasi, tapi masih jadi lokasi wisata andalan kota Kupang.

Di dekat pantai Lasiana ada juga pantai Manikin. Pandangan pengunjung akan terpikat pada kecantikan pantai cantik ini, meski demikian, harus tetap waspada dengan keadaan sekitar. Beberapa tahun terakhir ada beberapa laporan tentang buaya muara yang menyerang pengunjung pantai yang berenang. Untuk amannya, pastikan selalu mematuhi rambu-rambu yang dipasang di area sekitar.

Bergeser ke ujung barat kota Kupang ada juga pantai Tablolong dan pantai Air Cina yang tak kalah ciamik. Di perjalanan menuju pantai Tablolong, Anda bisa memanjakan mata dengan pemandangan alam teluk Kupang.

2. Berenang di Goa Kristal

Mau merasakan sensasi berenang di kolam dalam goa? Arahkan kendaraan Anda ke Goa Kristal. Saran saya, datanglah pagi atau siang hari. Di waktu-waktu ini, cahaya matahari akan membantu menjadi penerangan alami yang akan menambah seru sensasi berenang di sini.

Karena belum diolah jadi tempat wisata, ada baiknya bertanya pada penduduk sekitar mengenai lokasi persisnya. Secara kasar, lokasinya di daerah Bolok, tepatnya dekat kantor Polisi Air (Polair) Pelabuhan Bolok. Biasanya di dekat lokasi ada sekumpulan anak-anak yang siap menjadi guide Anda -Saran saya, siapkan uang lebih sebagai imbalan atas bantuan mereka.

Beberapa waktu lalu, saya mampir ke Goa Kristal di siang hari. Dari pengalaman itu, saya bisa sarankan dua hal, yakni lepas alas kaki dan datang dalam jumlah personel sedikit. Alasannya: mulut goa dan jalan menuju sungai juga hanya selebar satu orang, jalan menuju kolamnya sangat curam dan licin, serta kolam relatif sempit. Keramaian pun bisa mengurangi kadar oksigen di dalam goa.

Dengan segala "tantangan" di atas ini, mengapa kami tetap menyarankan Goa Kristal untuk dikunjungi, karena keindahannya. Padu bebatuan alami, stalaktit dan stalakmit, juga air kolam yang jernih. Enggak akan menyesal mampir ke sini. Air kolamnya merupakan perpaduan air laut yang asin dan air tanah. Ada bagian yang dangkal juga bagian yang dalam. Bagi penyuka diving bisa mencoba free diving di sini. Worth it.

3. Mengejar Sunset

Langit di wilayah timur sudah pasti kece punya. Apalagi di bulan Mei-Juni, Anda bisa menatap biru langit sepuasnya di siang hari. Buat pencinta fotografi, wajib banget hunting sunset di Kupang. Beberapa spot yang oke buat hunting sunset antara lain: pantai Lasiana, kafe tebing, pantai Teddy's, dan pantai Nunbaun Sabu. Saran saya datanglah sekitar pukul 16.00 Wita untuk mencari spot terbaik sembari menanti tenggelamnya sang surya. Jangan lupa menikmati penuh pemandangan dan alam sekitar.

4. Berburu Seafood

Wilayah perairan yang luas dan kaya hasil laut membuat seafood di kota Kupang terkenal segar dan enak. Tak heran jika malam tiba, banyak warung kaki lima yang menawarkan aneka masakan seafood. Rekomendasi saya Depot Sari Laut di Jalan Moch Hatta, restoran seafood Suka Ramai di Jln. Piet A. Tallo, dan restoran Twins. Ketiga restoran ini wajib saya kunjungi saat pulang kampung, makanannya dijamin lezat setidaknya menurut pendapat saya sekeluarga. Selebihnya Anda bisa juga mampir ke Pasar Malam Kampung Solor jika ingin merasakan sensasi street seafood.

5. Kuliner Non-halal

Buat pencinta sapi cebol alias babi, di sinilah surganya. Kupang punya daging asap atau se'i yang terkenal seantero Indonesia. Se'i adalah daging babi yang dipotong memanjang, ditutup daun kosambi, kemudian diasap di atas bara kayu api. Hmmmm...jangan tanya aroma dan kelezatannya. Dijamin, tak bakal berhenti makan sampai potongan terakhir -Saya saja sampai ngiler saat menulis artikel ini.

Selain se'i, banyak lagi olahan daging babi yang menggiurkan di Kupang. Bakso babi, rusuk babi (iga babi) asap, babi tore, babi panggang, hingga olahan nasi babi. Enggak bakal rugi dicicipi selama di sana.

Oh, hampir lupa, untuk yang sering lapar di tengah malam, coba ke rumah makan yang menawarkan nasi babi di dekat Pasar Oeba. Rumah makan ini jam operasinya justru tengah malam alias jam 00.00 Wita. Harganya cukup terjangkau, seporsi nasi bisa dibawa pulang dengan Rp15.000 saja.Terasa kurang? Porsi jumbo bisa Anda miliki dengan harga Rp20.000 saja. Tapi bersiaplah mengantre panjang sekitar pukul 10.00 Wita.

6. Belanja Tenun Ikat

Untuk yang satu ini jangan tanya lagi. Tenunan NTT sudah terkenal di seluruh dunia, bahkan sempat dipakai Orlando Bloom ke acara Coachella Music Festival. Nah, di kota Kupang ini ada banyak toko suvenir yang bisa Anda kunjungi untuk mendapatkan kain tenunan ataupun yang sudah diproduksi dalam bentuk dompet dan aksesori lainnya.

Tenang saja, kain-kain yang dijual di toko suvenir ini buatan tangan para pengrajin sehingga terjamin kualitasnya. Dari segi harga, sudah pasti jauh lebih murah dari harga yang Anda dapatkan saat pameran di Jakarta atau toko online. Siapkan dana lebih, bakal banyak godaan untuk beli tenun buat oleh-oleh (buat sendiri juga boleh, sih).

7. Nongkrong di El Tari Sambil Makan Jagung Bakar

Melintasi jalan El Tari sore sampai malam hari Anda akan mendapati deretan gerobak di sepanjang trotoar. Enggak ada salahnya dong kalau mampir mencicipi. Dijamin, rasanya maknyus. Jagung bakar panas-panas diolesi mentega manis dan dimakan dengan sambal luat. Hmmm, pengalaman saya, cuma makan satu sih enggak cukup.

8. Hunting Foto ke Pasar Tradisional

Ingin bertemu orang Timor atau suku lain yang ada di pulau Timor? Datanglah ke pasar tradisional. Di sini banyak pedagang yang datang langsung dari kampung menjajakan bahan penganan hasil produksi sendiri. Rekomendasi saya datanglah ke pasar Oeba dan pasar Oesapa. Datanglah pagi-pagi sekitar pukul 05.00 Wita jika ingin memotret kondisi pasar yang hanya diterangi lampu minyak.

Kedua pasar yang saya sarankan itu lokasinya di pinggir pantai, sehingga Anda bisa juga memotret nelayan yang baru kembali dari laut dengan membawa hasil tangkapan. Selain itu tentu saja Anda juga bisa berbelanja ikan maupun sayuran segar. Teknik menjual di sini juga berbeda, penjual lebih banyak menggunakan satuan ukuran tumpukan untuk buah dan sayuran atau ukuran kaleng susu dan mentega untuk menjual bawang atau jagung. Unik, tradisional, dan cantik Indonesia.

9. Air Terjun Oenesu

Meski kota Kupang identik dengan kekeringan alias minim air, tapi ternyata ada juga air terjun di sana. Namanya air terjun Oenesu. Di musim kemarau pun airnya tetap ada walaupun debit airnya tak sebanyak saat musim hujan. Saran saya jika Anda mau berkunjung ke sini sebaiknya persiapkan bekal ransum yang cukup atau berlebih, karena jarang ada warung di sana.

10. Mencoba Sensasi Diskotek Jalan Raya

Jangan kaget jika Anda tengah berjalan di pusat kota dan dikejutkan suara dentuman musik yang kencang. Itulah diskotek jalan raya alias sistem hiburan angkutan kota yang disebut bemo. Di kota Kupang, warga cenderung memilih bemo yang full music. Enggak tahu persis alasannya. Namun, Anda bakalan sering menemukan bemo dengan aksesori stiker yang bermacam-macam dan tentu saja full music. Pilihan lagunya? Mulai dari lagu pop daerah yang sedang beken sampai house music ala DJ. Biar seru dan semangat di jalan, gitu.

11. Mencicipi panganan lokal

Bagi saya dan teman-teman, enggak afdal kalau traveling ke daerah tertentu tanpa mencoba makanan asli daerah setempat. Nah, untuk di Kupang, jagung bose adalah menu yang patut dicoba. Campuran jagung dan kacang yang dimasak dengan santan. Disantap dengan ikan goreng merupakan favorit saya. Jika Anda suka makanan mentah, jangan lupa cicipi lawar ikan buatan orang Kupang.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.