TUJUAN WISATA

9 Curug memesona di Geopark Ciletuh

Panorama Curug Cimarinjung.
Panorama Curug Cimarinjung. | RossiAgung /Shutterstock.com

Sebagai salah satu dari enam taman bumi (geopark) yang berada di Indonesia, tak dipungkiri bahwa Ciletuh merupakan objek wisata menarik di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Menukil detikTravel, Geopark Ciletuh adalah kawasan yang terdiri atas gunung dan pantai, serta komposisi batuan purba. Batuan itu muncul ke permukaan karena terendapkan dalam palung laut hasil penunjaman lempeng samudra di bawah lempeng benua pada Zaman Kapur sekira 50-65 juta tahun silam.

Kawasan ini telah mendapatkan sertifikat sebagai geopark nasional dari Komite Nasional Indonesia untuk Unesco dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sementara pada awal Agustus tahun lalu, Geopark ini juga sudah dinilai tim Unesco--badan PBB untuk masalah pendidikan, sains, dan budaya. Bila dinyatakan lulus, Ciletuh akan menjadi bagian Unesco Global Geopark (UGG). Saat ini tercatat ada 127 UGG yang terletak di 35 negara.

Namun begitu, kawasan ini belum dikelola secara profesional, sehingga tidak ada patokan berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk bisa mengakses sejumlah tempat dengan pesona pemandangan di sana.

Semuanya bergantung pada negosiasi dengan warga lokal yang menawarkan berbagai akomodasi dan transportasi.

Salah satu yang objek menarik dari kawasan ini adalah ragam wisata air terjun kecil (curug). Tercatat ada sembilan curug yang dapat Anda kunjungi di kawasan ini.

Mengurasi dari berbagai sumber, kami akan paparkan keindahan curug-curug tadi sebagai liburan alternatif jarak dekat untuk Anda yang berada di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Dan jangan lupa, siapkan perkakas penunjang untuk mengunjungi objek wisata air terjun.

Secara umum, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, merupakan kawasan dengan lokasi curug terbanyak di Geopark Ciletuh. Tercatat ada tujuh curug yang hadir mempesona di wilayah ini.

Curug Awang

A post shared by Susanti Fadli (@chantcute) on

Curug ini terletak di Desa Taman Jaya, yang merupakan salah satu air terjun dari aliran Sungai Ciletuh. Digambarkan Ciletuh.com, Curug Awang memiliki ketinggian sekitar 40 meter dengan lebar sekira 60 meter.

Berjuluk Niagara-nya Sukabumi, pesona curug ini dilengkapi dengan dinding batu alam yang berwarna coklat kemerahan sebagai karakteristik curug ini yang begitu kuat dan tak dapat dilihat di tempat lain.

Curug Tengah

A post shared by IMRON راشدي (@imronmovic) on

Diberi nama Curug Tengah karena lokasinya yang diapit oleh dua air terjun lainnya, yang merupakan keunikan dari curug yang ini.

Pemandangan alam sekitarnya cukup hijau, kontras dengan danau yang terbentuk dari tumpahan air terjunnya juga sangat luas, demikian digambarkan Jalan Wisata.

Anda bisa bermain air atau berenang di danau kecil ini, tapi harus berhati-hati karena ada beberapa titik pada danau ini yang cukup dalam. Secara umum, curug ini memiliki ketinggian sekitar 5 meter dengan kontur geologis lembah yang lebih sempit ketimbang Curug Awang.

Curug Puncakmanik

Berada di Kampung Pasir Ceuri, Desa Cibenda, curug ini berada pada urutan terbawah dari rangkaian air terjun Sungai Ciletuh.

Jadi, jika tengah berada di atas puncak dari Curug Puncak Manik, Anda akan dapat melihat undakan air terjun mulai dari Curug Awang, yang kemudian dilanjut oleh Curug Tengah.

Namun untuk mencapai ke titik itu, Anda harus memiliki nyali dan keahlian lebih guna menaklukkan licinnya jalur mendaki tebing curam dengan kemiringan hampir 90 derajat.

Kumparan menulis bahwa curug dengan ketinggian sekitar 100 meter ini dipercaya masyarakat memiliki sisi mistik terkait Kentring Manik, istri Prabu Siliwangi.

Curug Cikaret

Masih di Kecamatan Ciemas, lebih tepatnya di Desa Mekarjaya, air terjun lain yang akan melegakan dahaga Anda adalah Curug Cikaret. Walau lokasinya sedikit tersembunyi, Curug Cikaret berpanorama alam asri.

Penduduk sekitar berharap pemerintah Sukabumi mau turun tangan untuk mengembangkan objek wisata ini agar taraf perekonomian mereka bisa ikut meningkat.

Curug Cimarinjung

A post shared by Curug Mania (@curugmania) on

Curug lain yang masih terdapat dalam kawasan Ciemas adalah Curug Cimarinjung. Air terjun ini sudah terlihat saat pertama kali mulai melangkahkan kaki di kawasan Geopark Ciletuh.

Deretan tebing-tebing raksasa yang berwarna coklat di sekelilingnya membuat air terjun satu ini terlihat sangat gagah.

Curug Cikanteh

Ini adalah salah satu curug dengan panorama yang tak kalah memukau dengan tiga tingkat yang menjulang tinggi. Lokasinya yang terletak di Dusun Cikanteh, Desa Ciwaru, menjadi salah satu tempat yang tak boleh terlewat jika menyusuri kawasan Geopark Ciletuh.

Untuk menikmati semburan air curug ini, Anda dapat menyusuri bebatuan atau jembatan untuk menyeberangi sungai kecil di bawahnya.

Curug Sodong

A post shared by Muhammad Vito (@vachnologia) on

Berada dalam satu kawasan dengan Curug Cikanteh, Curug Sodong merupakan objek wisata air terjun di Geopark Ciletuh dengan akses yang paling mudah dijangkau. Anda bisa parkir kendaraan langsung di depan air terjunnya.

Curug Puncakjeruk

Curug Puncakjeruk berada di kecamatan lain, tepatnya di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi.

Bentuk undakan pesona curug ini tak kalah apik. Ketinggiannya mencapai antara 10-15 meter dengan lebar 40-50 meter. Anda akan dengan leluasa menikmati pemandangan terbuka.

Kalau berani, Anda dapat menaikin undakan-undakan tadi yang berbentuk tangga alami untuk mendapatkan spot foto yang bagus.

Curug Luhur

Kampung Cikawung, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, seperti dituliskan Sukabumi Update, adalah lokasi yang tak boleh terlewat. Di sana terdapat Curug Luhur yang merupakan salah satu lokasi favorit para pelancong Geopark Ciletuh.

Keistimewaanya adalah pemandangan pelangi yang muncul dibawah curug, yang merupakan refleksi sorot sinar matahari ke air yang turun.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR