TUJUAN WISATA

Ancol masih jaya, tapi alternatif lain juga ada

| Tito Sigilipoe /Beritagar.id

ALTERNATIF | DPR DKI Jakarta menganggap Taman Impian Jaya Ancol (TIJA) meredup. Setoran deviden PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk., pengelola TIJA, ke DKI turun. Tahun 2018 cuma Rp59,9 miliar, padahal targetnya Rp68,4 miliar. Namun perusahaan membantah tak ada kemajuan: tahun 2017 Rp37 miliar, tahun 2018 Rp59 miliar.

TIJA termasuk kebanggaan warga Jadodetabek — lengkap dan bersih tapi juga mahal. Sanak saudara dari luar kota, apalagi dari luar pulau, harus diajak ke sana. Sebelum ada TIJA, kebanggaan warga kota untuk dipamerkan antara lain Sarinah, karena ada eskalator yang belum dimiliki banyak kota di luar Ibu Kota.

Ikon lain untuk dipamerkan adalah Monumen Nasional, terurama saat belum berpagar. Tak perlu naik ke puncak. Sekadar piknik — dalam arti semula: makan di udara terbuka dengan bekal dari rumah — pun bisa. Hal sama berlaku di Taman Mini Indonesia Indah.

Kini tempat rekreasi kian menyebar seiring pertumbuhan permukiman di pinggiran. Bahkan di Bekasi, tetangga DKI, sebuah gedung bioskop dan pusat jajan membawa nama kecamatan: Kota Cinema Mall Jatiasih.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR