Cita rasa kuliner Portugal

Egg Tart khas Portugis.
Egg Tart khas Portugis.
© AnaMarques /Shutterstock

Kita bisa dengan lancar menyebutkan aneka makanan khas suatu negara, seperti pizza dari Italia, kebab dari Turki, nasi kebuli dari Timur Tengah, fish and chips dari Inggris, croissant dari Prancis, sosis dari Jerman, sushi dari Jepang, paella dari Spanyol dan sebagainya.

Akan tetapi, mungkin kita akan mengangkat alis ketika diminta untuk menyebutkan makanan khas dari negara Portugal. Atau menggelengkan kepala.

Padahal, pengaruh Portugis terhadap kebudayaan Indonesia cukup besar, juga meliputi pengaruh di bidang kuliner. Sebut saja pindang serani yang merupakan makanan tradisional Betawi, panada dari Manado, hidangan ikan yang dimasak dengan jeruk, petisie, di Maluku, juga kue bika dan gado-gado.

Belakangan, mulai banyak dipasarkan kue khas Portugis; egg tart.

Kuliner Portugis memang tidak terlalu mendunia, dibandingkan dengan kuliner dari negara-negara tetangganya, seperti Prancis, Spanyol, Italia ataupun Yunani. Padahal negara ini ternyata memiliki banyak keunikan dan kekayaan kuliner.

Keanekaragaman hidangan laut, serta pengolahan yang serba dipanggang, merupakan kebanggaan masyarakat Portugal. Cita rasa Mediterania yang kaya akan penggunaan rempah-rempah, minyak zaitun, merupakan ciri utama.

Begitu juga dengan aneka buah-buahan yang masak pohon, domba yang dibiarkan merumput di bukit-bukit berbunga, serta babi yang bebas mengunyah biji-bijian di hutan.

Berikut beberapa alasan kenapa kuliner Portugis harus dimasukkan ke dalam daftar yang harus dicoba, seperti yang dikutip dari CNN:

1. Sempurna untuk mereka yang menyukai hidangan laut. Di Eropa, hanya orang Islandia yang makan lebih banyak ikan daripada orang Portugis. Menurut chef terkenal dari Spanyol, Ferran Adria, hidangan laut dari perairan Atlantic, Portugal, merupakan yang terbaik di dunia.

2. Minyak zaitun adalah emas cair. Jika melakukan perjalanan di wilayah Alentejo, Beira Interior dan Tras-os-Montes, Anda akan melewati perkebunan zaitun yang tampaknya tidak ada akhirnya.

3. Minyak zaitun merupakan dasar dari masakan Portugis, baik untuk menggoreng ikan, dicampurkan ke dalam sup atau untuk mencelupkan potongan roti yang baru keluar dari oven sebelum disantap.

4. Makanan rebusan yang menyatukan Portugal. Hidangan Portugis terbagi menurut wilayahnya secara tegas: cita rasa yang penuh dan kuat di utara, dan Mediterania di selatan. Akan tetapi ada satu yang menyatukan negara ini, yaitu cozido.

Hidangan ini biasanya dihidangkan pada acara makan bersama dengan seluruh keluarga besar, berupa hidangan sepinggan yang berisi potongan daging sapi, cuilan daging babi, kadang-kadang ayam, selalu ada kol, kentang, wortel, lobak, paprika dan sebagainya.

5. Kebangkitan cita rasa dari Lisbon, saat ini sudah mulai bermunculan chef generasi baru yang mengguncang dunia dengan memberikan sentuhan modern pada tradisi masakan Portugis. Misalnya Jose Avillez, pemilik restoran Belcanto yang letaknya berhadapan dengan teater Sao Carlos, dan memenangkan tempat kedua bintang Michelin pada tahun 2014.

6. Ikan cod yang besar. Katanya, negara Portugal memiliki 365 resep untuk mengolah ikan cod asin. Namun sebenarnya mereka memiliki lebih banyak lagi.

7. Keju Portugis atau queijo, yang terbuat dari susu biri-biri. Menjadi pertanyaan besar karena ternyata tidak banyak yang mengetahui kelezatan keju khas Portugal ini. Biasanya dihidangkan sebagai hidangan pembuka atau penutup bersama segelas anggur merah, kadang-kadang dihidangkan bersama selai.

8. Babi-babi dibiarkan liar, mereka makan biji-bijian yang jatuh dari pepohonan di hutan. Sehingga menghasilkan daging babi dan olahannya yang paling lezat di dunia.

9. Tradisional. Di setiap kota provinsi, di Portugal, setidaknya memiliki satu restoran yang masih mempertahankan cara-cara tradisional, yang khas di setiap wilayah.

Kota-kota di Portugal juga memiliki banyak kategori restoran, seperti tascas yang berarti kedai minuman anggur namun juga menghidangkan makan siang; cervejarias adalah restoran hidangan laut dan juga menjual bir; pastelaria biasanya merupakan toko kue, tetapi juga menghidangkan makan siang.

10. Begitu banyak jenis minuman anggur bermutu yang terdapat di negara yang kecil itu.

11. Kota Lisbon merupakan kota tempat bercampurnya berbagai pengaruh kuliner, sejak abad ke 15. Para pedagang Portugis memperkenalkan cabai kepada masyarakat India, tempura kepada masyarakat Jepang, juga ayam bakar dengan saus piri-piri yang kemudian begitu mengakar di Afrika Selatan.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.