TUJUAN WISATA

Cuci mata di Taman Lembah Dewata

Ilustrasi
Ilustrasi | Jay Nong /Shutterstock

Selalu ada alasan untuk berlibur ke Bandung. Selain wisata kuliner dan belanja, kini kota kembang juga menawarkan objek wisata alam yang wajib dikunjungi.

Sebelumnya, nama Tebing Keraton dan The Lodge Maribaya cukup populer, tetapi masih ada lokasi lain yang layak Anda datangi, yaitu Taman Lembah Dewata.

Taman Lembah Dewata berada di area Wisata Berkuda Ganesha Equestrian, Jalan Raya Tangkuban Perahu km 3,7, Cibogo, Lembang.

Saat memasuki area taman, pengunjung akan disambut oleh suasana asri dikelilingi pepohonan hijau. Bila tak ingin kepanasan, sebaiknya datang pada pagi atau sore hari agar lebih nyaman menjelajah.

Selain hamparan bukit luas untuk anak-anak berlarian dengan puas, ada juga danau tadah hujan di bagian tengah yang hadir mempercantik tempat wisata ini. Ada juga taman labirin yang tak kalah menarik.

Seperti tempat wisata lainnya, Taman Lembah Dewata juga punya beberapa sudut yang menarik untuk difoto. Salah satu objek foto menarik di taman ini adalah dermaga kecil yang ada di tepi danau.

Anda bisa mengabadikan momen dengan berpose di dermaga berlatarkan pegunungan. Anda juga bisa naik perahu kayu yang ada dekat dermaga untuk berfoto saja atau keliling danau dan mengeksplorasi taman wisata ini hingga ke setiap sudutnya.

Kegiatan lain yang bisa dilakukan adalah berkuda. Ada tiga pilihan rute, yaitu rute pendek (10 menit), rute keliling danau (15 menit), serta rute danau dan bukit (25 menit). Tarif berkuda mulai dari Rp30-100 ribu.

Taman Lembah Dewata ini buka pukul 08.00 sampai 17.00. Tiket masuknya pun cukup terjangkau, yaitu Rp10 ribu.

Tangkuban Perahu

Tak jauh dari Taman Lembah Dewata, Anda bisa sekalian mengunjungi objek wisata legendaris, Tangkuban Perahu. Daya tariknya adalah kawah yang terletak pada ketinggian mencapai 2.084 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung Tangkuban Perahu tak lepas dari legenda Jawa barat yang terkenal, yaitu kisah Sangkuriang dan Dayang Sumbi. Nama gunung ini disebut sebagai tangkuban parahu atau perahu terbalik.

Bila dilihat dari daerah Maribaya, akan lebih jelas bentuk perahu terbaliknya. Pada siang hari, suhu di Tangkuban Perahu 17 derajat Celsius dan mencapai dua derajat pada malam hari.

Ada tiga kawah yang populer di kalangan wisatawan, yaitu Kawah Ratu, Domas, dan Upas. Kawah Ratu adalah yang paling cantik, tetapi gas beracun yang ada di kawah sangat berbahaya sehingga pengunjung dilarang turun ke bawah.

Tak jauh dari Kawah Ratu, ada Kawah Domas yang mempunyai sumber air panas untuk menyembuhkan penyakit kulit. Pengunjung yang datang ke kawah ini bisa merendam kaki atau berendam seluruh tubuh.

Bila ingin melihat panorama lembah dan pohon-pohon kayu yang mati, datanglah ke Kawah Upas. Untuk sampai ke kawah, Anda harus berjalan melewati perkebunan teh, hutan, dan jalan setapak sampai ke kawah.

Ciater

Dari kawasan Tangkuban Perahu, Anda bisa beralih ke Ciater untuk berendam di air panas. Salah satu lokasi pemandian umum adalah Sari Ater. Ada 10 kolam air panas yang bisa dikunjungi kapan saja, sebab tempat ini dibuka 24 jam.

Di lokasi yang sama, tersedia fasilitas glamping untuk menginap sehingga Anda lebih leluasa mengunjungi kolam air panas kapan pun. Peralatan seperti tenda, api unggun, hingga perlengkapan barbeku.

Untuk tenda, ada pilihan untuk empat sampai delapan orang. Lokasi perkemahan ada di dekat sungai dan pegunungan sehingga semakin terasa suasana alaminya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR