TUJUAN WISATA

Menikmati keindahan Pantai Liang dan kesunyian Pulau Pombo

Ilustrasi pantai di Maluku.
Ilustrasi pantai di Maluku. | BagusMartada /Shutterstock

Ada beragam cara untuk menghabiskan liburan. Sebagian menghabiskannya dengan berpesta hingga pagi atau berkunjung ke keramaian. Sebagian lagi lebih suka menyendiri menikmati keindahan alam di tempat-tempat yang relatif sepi.

Jika Anda lebih menyukai pilihan kedua, menjelajahi Provinsi Maluku bisa dipertimbangkan.

Ada beberapa tempat beristirahat yang relatif tenang namun memiliki keindahan alam yang memanjakan mata, seperti Pantai Liang, Pantai Natsepa, dan Pantai Suli. Pun sebuah pulau tak berpenghuni bernama Pombo, yang tak kalah menawan dengan penampakan seperti hutan hijau terapung.

Kali ini kami akan mengajak Anda untuk mengunjungi Pantai Liang dan Pulau Pombo.

Pantai Liang

Keindahan Pantai Liang di Maluku.
Keindahan Pantai Liang di Maluku. | Christina Desitriviantie /Shutterstock

Foto di atas kami rasa sudah bisa memperlihatkan sedikit keindahan Pantai Liang, disebut juga Pantai Hanimua. Daerah ini secara administratif terletak di Kecamatan Salahutu, Ambon, Kabupaten Maluku Tengah.

Menukil Metrotvnews.com, pada tahun 1990-an, Pantai Liang dinobatkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) PBB, sebagai salah satu pantai terindah yang dimiliki Indonesia.

Kombinasi hamparan pasir putih, gradasi garis pantai dan laut berwarna biru, serta ombak yang tenang, mengutip Pegipegi.com, membuatnya bisa menjadi lokasi yang tepat untuk sekadar menyepi, menjauhi keramaian kota.

Walau sudah banyak orang yang mempromosikan keindahannya, pantai dengan panjang 1 km ini masih relatif sepi pengunjung, terutama pada hari biasa. Pada hari libur pengunjung memang biasanya bertambah, tetapi tidak membuatnya menjadi sesak.

Bulan September-November dan April-Mei adalah waktu yang tepat untuk berkunjung ke pantai ini karena ombak laut tidak terlalu besar, bahkan nyaris tenang.

Kawasan perairan dangkal ini juga dikenal dengan debur ombaknya yang tenang serta semilir angin yang membuat pelancong betah berdiam lama untuk berjemur sembari menikmati pemandangan yang terhampar atau berenang.

Di pantai ini Anda dapat menemukan dermaga jembatan kayu sebagai salah satu spot untuk berswafoto. Dari sana, Anda dapat melihat pemandangan sekeliling pantai dan ikan-ikan yang berenang bergerombol di air yang jernih.

Tarif masuk pantai ini ditetapkan pemerintah setempat Rp4.000 per orang untuk wisatawan lokal dan Rp15.000 untuk wisatawan asing.

Walau agak terpencil, fasilitas umum di pantai ini terbilang lengkap. Ada ruang bilas dan ganti baju, pun banyak warung-warung kecil yang menyediakan makanan dan pakaian.

Belum ada penginapan di sekitarnya, tetapi jika ingin menginap Anda bisa membawa tenda dan meminta izin kepada pengawas pantai untuk mendirikannya. Selain itu, beberapa penduduk menyediakan kamar-kamar di rumah mereka untuk disewa.

Pantai Liang terletak sekitar 40 km dari Ibu Kota Maluku, Ambon. Anda bisa menuju sana dengan menyewa mobil, memakai ojek dengan tarif sekitar Rp50.000 sekali jalan, atau naik bus Trans Amboina Hunimua dengan tarif Rp8.500 per orang.

Untuk rombongan disarankan menyewa angkutan umum berkapasitas 10 penumpang dengan harga sekitar Rp200.000 sekali jalan.

Pulau Pombo

Pulau Pombo kerap disebut sebagai "surga kecil tak berpenghuni di Maluku". Luasnya hanya 4 km persegi.

Pombo termasuk kawasan konservasi dan sumber daya alam dengan kategori kawasan suaka alam. Oleh karena itu flora dan fauna--termasuk burung Pombo--yang berada di daerah tersebut relatif terjaga.

Lautnya yang bening dan dihuni oleh banyak ikan yang indah sangat asyik untuk dijelajahi dengan cara menyelam atau sekadar snorkling, tentunya setelah Anda meminta izin kepada Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam Provinsi Maluku.

Pada hari biasa, nyaris tak ada orang yang datang ke Pombo sehingga itulah saat yang tepat untuk mendatanginya, apalagi jika Anda berniat untuk menjelajahi keseluruhan pulau.

Tidak ada fasilitas untuk wisatawan yang tersedia di pulau ini. Kompas.com memberikan beberapa tip berkunjung ke Pombo, termasuk membawa air minum, tenda, alat selam, dan pakaian ganti.

Waktu libur, wisatawan yang datang relatif ramai dan, menurut situs Lihat.co.id, akan datang sedikitnya dua polisi yang datang menjaga.

Untuk menuju Pulau Pombo, dari Kota Ambon bisa menggunakan transportasi umum selama 1 jam menuju Tulehu, dilanjutkan dengan naik speedboat selama sekitar 15-30 menit menuju pulau tersebut. Tarif speedboat berkisar Rp300 ribu-Rp500 ribu pulang pergi.

Para nelayan juga menyediakan perahu mereka untuk disewa menuju Pulau Pombo dengan harga sekitar Rp100.000.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR