Menyusuri jalur pendakian Gunung Kerinci

Gunung Kerinci
Gunung Kerinci | Febriyanti /TEMPO

Bagi orang yang menyukai kegiatan mendaki, Kerinci tentu masuk dalam daftar gunung yang wajib ditaklukkan. Pasalnya, Kerinci merupakan gunung tertinggi di Sumatera, dan ada di posisi ke enam tertinggi di Indonesia, setelah gunung-gunung yang ada di Papua seperti Cartensz Pyramid, Puncak Mandala, Puncak Trikora, Ngga Pilimsit dan Gunung Yamin.

Gunung Kerinci berada pada ketinggian 3.805 mdpl. Dari puncaknya, kita bisa melihat pemandangan kota Jambi, Padang, Bengkulu, sampai Samudera Hindia. Bila mendaki gunung ini, kita kemungkinan besar akan bertemu hewan-hewan khas Sumatera seperti gajah, badak Sumatera, harimau, beruang madu, dan macan tutul. Ada pula berbagai jenis primata seperti siamang, gibbon, monyet ekor panjang, dan simpai.

Untuk sampai di puncak Kerinci sama sekali tak bisa dibilang mudah. Jalur pendakiannya yang disebut sebagai jalur air sudah masuk kategori ekstrem. Butuh kekuatan ekstra untuk berhasil mendaki sampai ke puncak. Sepanjang jalur pendakian, kita akan menemukan 6 titik yang terdiri dari 3 pos pendakian dan 3 shelter pendakian. Shelter biasanya digunakan sebagai tempat berkemah.

Perjalanan dari pos satu sampai tiga masih berupa jalan yang agak landai dan sedikit tanjakan yang didominasi akar-akar pohon yang besar. Sementara itu, dari shelter satu sampai tiga mulai sulit dilewati. Jalanan didominasi tanjakan terjal dan licin. Kita akan melewati jalur air yang sesungguhnya, yaitu jalanan sempit dan tanjakan curam yang tertutup oleh ranting pohon.

Dengan pesonanya yang dimiliki, Gunung Kerinci wajib dicoba untuk yang suka mendaki. Sayangnya, pendakian tersebut tak bisa dilakukan dalam waktu dekat karena jalur pendakiannya saat ini sedang ditutup akibat meningkatnya aktivitas gunung berapi tersebut.

"Iya jalur pendakian ditutup total dan penutupan atas rekomendasi pihak berwenang yakni Pos Pemantauan Gunung Api Kerinci," kata Petugas Pos Pendakian Resort 10, dikutip Republika.

Sejak minggu lalu, gunung Kerinci mengeluarkan semburan debu panas dari kawah aktif. Awalnya ketinggian asap putih hanya sekitar 50-300 meter dengan asap putih tipis. Namun, pada 28 Maret 2016 ketinggian asap dari kawah gunung Kerinci mencapai lebih kurang 800-1.200 meter. Maka dari itu, jalur pendakian ditutup sementara waktu, sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Bagi yang sudah terlanjur merencanakan perjalanan ke Kerinci, akan dialihkan ke Danau Gunung Tujuh yang memiliki ketinggian 1.996 MDPL dan juga dialihkan ke Danau Kaco.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR