Pesona Pantai Mbu'u dan mitos 3 pemuda di Ende

Pulau Koa terlihat dari sudut lain dari Pantai Mbu'u.
Pulau Koa terlihat dari sudut lain dari Pantai Mbu'u. | Tanutkij /Sutterstock

Berbicara soal pantai di kepulauan Indonesia memang tak pernah ada habisnya, mulai dari pantai yang populer sampai dengan pantai yang masih tersembunyi. Keduanya memang menyajikan panorama alam yang selalu memukau.

Salah satunya adalah pantai Mbu'u yang terletak 5 km dari pusat kota Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Belum banyak turis domestik dan internasional yang mengetahui tentang pantai Mbu'u.

Namun, panoramanya tak kalah memikat dengan pantai-pantai lainnya yang terkenal di Indonesia.

Seperti ditulis Indonesia kaya bahwa untuk mencapai pantai ini Anda cukup menjalani waktu tempuh 15 menit saja menggunakan transportasi umum atau kendaraan bermotor dari pusat kota Ende.

Apabila Anda sedang berada di dalam pesawat yang akan mendarat di Bandara H. Hasan Aroeboesman, Ende, maka Anda bisa melihat jelas batasan kontras garis pantai dan birunya laut karena lokasinya memang tidak jauh dari belakang bandara.

Secara administratif, pantai ini terletak di Desa Nangenesa, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.

Kala akhir pekan, pantai ini ramai dikunjungi warga lokal karena memang merupakan tempat berekreasi dan hiburan.

Semilir angin dan aktivitas para nelayan yang sibuk mencari ikan menjadi pemandangan sejuk yang melengkapi indahnya panorama Pantai Mbu’u.

Seperti disaksikan Pos Kupang, para warga lokal biasanya menikmati waktu dengan bermain air dan menceburkan diri dalam deburan ombak air laut.

Selain itu, ada juga yang membakar pisang atau ubi dan duduk di pinggir pantai dengan menggelar tikar.

Tak ada retribusi khusus untuk masuk ke pantai ini karena belum dikelola secara profesional oleh pemerintah daerah.

Pada pantai ini, Anda juga dapat melihat aktivitas para perempuan setempat mencari batu untuk keperluan penambangan batu dan pasir.

Bahkan, tak jauh dari lokasi penambangan pasir, terdapat sebuah rawa bak yang menjadi tempat para kerbau mencari makan rerumputan di sekitar pantai.

Sungguh pemandangan kontras yang tak biasa Anda lihat dari sebuah tempat wisata pantai pada umumnya.

Walau tak sepenuhnya sempurna, tetapi pantai ini boleh jadi menawan. Bahkan, Elsa Nurmalasari menulisnya dalam Kompasiana bahwa pantai ini masuk dalam 10 pantai terindah di kepulauan NTT.

Mitos masyarakat

Anda dapat melihat Pulau Koa dan Gunung Meja dengan sangat jelas dari pantai Mbu'u. Sementara dari sudut lain, Anda bisa memandangi dengan leluasa Gunung Iya dan Gunung Wongge.

Gunung-gunung tersebut ternyata kental dengan mitos atau cerita turun temurun di masyarakat Ende.

Menurut cerita rakyat yang hingga saat ini berkembang adalah pada masa silam ada tiga pemuda Ende, bernama; Meja, Iya, dan Wongge.

Mereka dikisahkan terlibat dalam cinta segitiga. Singkat cerita, warga lokal percaya bahwa mereka mengakhiri konflik cinta dengan menjelma menjadi tiga gunung.

Terlepas dari cerita legenda tersebut , panorama dan latar belakang keindahan tiga gunung ini akan membuat Anda tergerak untuk segera mengeluarkan kamera dan mengabadikan momen sebagus mungkin.

Waktu paling ideal untuk mendatanginya adalah lepas subuh atau jelang matahari terbit. Sebab, kala itu, panorama yang disajikan oleh alam teramat cantik.

Suasana gunung dan pantai yang tenang dan jauh dari keramaian akan membuat pikiran Anda lebih jernih selama berada di sana.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR