TUJUAN WISATA

Piknik ke destinasi digital di berbagai daerah

Ilustrasi wisatawan berswafoto di destinasi digital.
Ilustrasi wisatawan berswafoto di destinasi digital. | TheVisualsYouNeed /Shutterstock

Selain objek wisata lama, kini ada banyak pilihan wisata baru di Indonesia. Salah satunya destinasi digital yang dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Generasi Pesona Indonesia (GenPI).

Destinasi digital memfasilitasi kebiasaan wisatawan yang hobi berfoto dan dibagikan ke media sosial. Berikut beberapa destinasi digital di berbagai daerah yang bisa Anda kunjungi:

Pasar Sinarasa, Ciamis

Pasar Sinarasa menjadi destinasi digital berkonsep religi pertama di Indonesia. Lokasinya ada di Ciomas, Panjalu, Ciamis, Jawa Barat.

Saat memasuki kawasan pasar, pengunjung akan merasakan nuansa Islami. Bisa dilihat ada taman hijaiyah sebagai tempat untuk mengenalkan syiar.

Tak hanya itu, di kawasan ini pun ada area photo booth, amphitheater, dan saat ini sedang dibangun Sinarasa Nature Park. Bagi pengunjung yang ingin mencoba makanan dan minuman tradisional, bisa datang ke stan kuliner.

Pasar Sinarasa hanya buka setiap hari Minggu mulai pukul 09.00-18.00 WIB. Ini bisa jadi alternatif piknik pada akhir pekan bagi warga Jawa Barat.

Pasar Salamoeli Indah, Maluku

Keunikan dari destinasi digital di Maluku ini adalah konsepnya yaitu pasar rakyat dengan nuansa pantai. Pasar Salamoeli Indah berlokasi di Desa Suli Bawah, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah. Nama Salomoeli diambil dari pohon salamuli yang banyak tumbuh di lokasi pasar.

Fasilitas tersedia antara laineducation corner, garden spot, nature spot, floating tent, community corner, area perkemahan, area swafoto, rumah pohon untuk anak, dan WWYT (write what you think) Board. Ke depannya, akan ditambahkan paket wisata memancing, berburu matahari tenggelam, dan berkemah.

Pengunjung juga bisa melihat atraksi seni dan budaya tradisional seperti Bambu Gila, Cakalele, serta tari-tarian daerah. Tentunya juga ada stan makanan khas Maluku, di antaranya papeda, rujak natsepa, dan sagu gula.

Dari Pasar Salamoeli Indah, Anda pun bisa melanjutkan perjalanan ke Pantai Natsepa dan Pantai Supapei.

Pasar Ting Njanti, Wonosobo

Bagi yang berada di Jawa Tengah, Anda bisa mengunjungi Pasar Ting Njanti di Desa Kadipaten, Selomerto, Wonosobo. Ciri khas destinasi digital ini adalah ting atau lentera jadi dekorasi pasar.

Uniknya, pada jam-jam tertentu akan ada atraksi membunyikan kentongan, piring, dan barang lain secara serentak, kemudian pengunjung bisa menari bersama penari tradisional lengger.

Bila ingin mencoba jajanan tradisional seperti serabi, cenil, dan tahu walik, pengunjung bisa menukar uang dengan bonggol sebagai alat tukar.

Pasar Teluk, Halmahera Barat

Bila berkunjung ke Halmahera Barat, jangan lupa mampir ke Pasar Teluk. Lokasinya ada di Teluk Jailolo. Di pasar ini, pengunjung bisa memanfaatkan fasilitas photo booth dan berbagai spot swafoto.

Anda pun bisa mencoba kuliner khas seperti pisang santang, acar kuning, ikan bakar rica, paniki, boko-boko, gohu ikan, dan saguer.

Puri Bambu Bojongkoneng, Bandung

Satu lagi tempat wisata baru di Bandung, yaitu Puri Bambu Bojongkoneng. Kata Kabid Promosi Disparbud Kabupaten Bandung, Vena Andriawan, saat ini baru ada tiga spot foto, tetapi destinasi wisata ini akan terus dikembangkan.

“Destinasi digital ini menyajikan konten yang keren. Spot-nya juga instagramable. Di sana ada 3 beautiful view. Ada hutan bambu, spot sunrise, dan city light,” tuturnya.

Selain itu, Puri Bambu Bojongkoneng juga menampilkan seni budaya Jawa Barat, seperti rampak karinding, atraksi bambu gila, tari tarawangsa, dan berbagai permainan tradisional dalam kaulinan lembur.

Pasar Pasmami, Lampung

Pasar Pasmami sebenarnya bukanlah destinasi digital pertama di Lampung. Bahkan, ini adalah yang ketiga. Sebelumnya, sudah dibuat Pasar Tahura dan Pasar 1000 Batoe. Lokasi Pasar Pasmami ada di Jalan Satria, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Ciri khas dari pasar ini adalah sajian kulinernya. Kata Dito Dwi Novrizal, Ketua GenPI Lampung, sebagian besar masyarakat di daerah tersebut adalah pengrajin tahu dan budi daya jamur. Sehingga hal tersebut bisa jadi potensi yang ditonjolkan.

Anda bisa mencoba berbagai olahan tahu dan jamur, seperti keripik tahu, tahu geprek, pepes tahu, susu kedelai, dan satai jamur.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR