TUJUAN WISATA

Satu hati satu jiwa di Festival Danau Sentani

Pemandangan memukau di Danau Sentani, Jayapura.
Pemandangan memukau di Danau Sentani, Jayapura. | Raiyani Muharramah /Shutterstock

Mengulang kesuksesan pergelaran Festival Danau Sentani (FDS) tahun-tahun sebelumnya, pada bulan Juni 2018 FDS akan digelar kembali. Seluruh kegiatan akan berpusat di Kawasan Wisata, Khalkote, Sentani Timur, Jayapura.

FDS adalah festival pariwisata tahunan yang diadakan di sekitar Danau Sentani. Festival ini pertama kali diadakan pada 2007 dan telah menjadi festival tahunan serta masuk dalam kalender pariwisata utama.

Tur FDS akan berlangsung selama lima hari. Pada tahun ini, perhelatan yang sudah ke-11 kali digelar ini akan berlangsung mulai 19 sampai 23 Juni 2018.

Pergelaran FDS kali ini mengangkat tema besar Khenambai Umbai, yang artinya Satu Hati, Satu Jiwa. Dengan mengusung tema ini diharapkan juga menjadi wujud pemeliharaan kesatuan, persatuan, harmoni dan menyatukan perbedaan di tanah Papua yang terdiri atas ratusan suku, namun tetap satu Bangsa Indonesia.

Dinukil Liputan6, guna mempromosikan FDS, digelar pula pameran tiga hari di Bali. Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, Bali dipilih karena dianggap sebagai pintu terbesar wisatawan asing ke Indonesia. Promosi ini diharapkan bisa menggaet wisatawan lokal dan mancanegara untuk datang ke FDS.

Festival ini akan diisi dengan tarian-tarian adat di atas perahu, tarian perang khas Papua dengan total penari sebanyak 500 orang. Tidak ketinggalan upacara adat seperti penobatan Ondoafi, dan sajian berbagai kuliner khas Papua dan kegiatan mengepang rambut yang adalah bagian dari ciri khas budaya lokal.

Untuk menyambut festival ini, pemerintah setempat akan melibatkan pelajar dari berbagai penjuru Kabupaten Jayapura yang telah berlatih selama satu bulan untuk mempersembahkan Tari Kolosal Khenambai Umbai. Tarian ini akan menjadi penutup rangkaian festival.

"Saat acara puncak juga akan menampilkan kombinasi video mapping yang baru pertama kalinya ditampilkan di Tanah Papua," ujar Bupati Mathius seperti dikutip Antara.com.

FDS juga akan diikuti seluruh paguyuban di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Dari masing-masing paguyuban baik dari luar Papua maupun di Papua yang turut serta dalam pagelaran tersebut menampilkan budaya tradisional, tari-tarian tradisional yang diiringi lagu daerah.

Tidak hanya itu, festival ini juga akan menampilkan produk-produk unggulan dari daerah tersebut. Sebut saja kakao, kopi, batik tekstil dan kerajinan dari kulit kayu.

Kerajinan kulit kayu unik ini mungkin hanya ada di Papua. Pelukis berkarya dengan kulit kayu sebagai media.

Biasanya pada perhelatan FDS, acara yang paling ditunggu dari seluruh rangkaian festival adalah Isololo. Isololo adalah tarian magis dan semi kolosal masyarakat yang mendiami tepian Danau Sentani.

Para wisatawan dapat menikmati beragam destinasi wisata dan kehidupan masyarakat setempat.

Selain itu, pelancong juga bisa melihat keindahan Danau Sentani yang merupakan danau vulkanik dengan kedalaman rata-rata 24 meter. Danau ini dikelilingi oleh pemukiman warga yang mata pencarian yaitu petani.

Menurut cerita, Danau Sentani berawal dari kisah kisah orang-orang Papua Nugini yang menunggang naga. Kini Danau Sentani menjadi salah satu pariwisata unggulan yang dimiliki Papua. Danau dengan pemandangan yang memukau ini melingkupi 24 desa dengan berbagai kesenian serta budaya yang menarik bagi para wisatawan.

Danau yang penuh pesona ini merupakan danau terbesar di Papua dan ke-10 di Indonesia. Danau setani yang berada tepat di lereng pegunungan cagar alam Cycloops ini terbentang dengan luas sekitar 9.360 hektare serta berada di ketinggian 75 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Danau Sentani juga menjadi objek wisata yang mudah dijangkau karena terletak sekitar 20 menit dari Bandara Sentani atau berjarak sekitar 50 kilometer dari Bandara Sentani.

Selain FDS ada beberapa festival lain yang tak kalah mengesankan di Papua, yakni Festival Lebah Baliem dan Festival Asmat. Festival ini tidak kalah menarik juga dari Festival Raja Ampat.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR