Vakansi ke pulau-pulau nan indah di Padang

Ilustrasi pantai.
Ilustrasi pantai.
© Wonderful Nature /Shutterstock

Padang, Sumatra Barat, tengah menyiapkan salah satu pulaunya untuk menjadi objek wisata, yaitu Pulau Sirandah.

Sejak awal tahun, pemerintah bersama pengembang swasta melakukan pembangunan infrastruktur dan sanitasi yang memadai. Hal ini dilakukan untuk membuat pulau makin layak dan nyaman bagi wisatawan. Nantinya, akan ada cottage dan restoran bagi turis.

Sirandah dalam bahasa Minangkabau berarti "si rendah". Nama tersebut diberikan karena pesisir pantai yang mengelilingi pulau ini sangat landai. Bila dibandingkan dengan pulau lain di sekitarnya, lanskapnya pun lebih rendah.

Pulau yang berjarak 60km dari Bandara Internasional Minangkabau ini dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih selama 2 jam. Objek wisata baru ini berada di Kawasan Mandeh, yang termasuk wilayah administratif Nagari Sungai Pisang, kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang.

Kondisi pulau cenderung datar berpasir putih, ditumbuhi semak pohon kelapa, dan bakau. Pemandangan lain yang bisa ditemukan adalah air berwarna biru bercampur toska yang sangat jernih hingga dasar tepi pantai bisa terlihat. Suasananya pun masih tenang dan sepi.

Pengunjung dapat melakukan aktivitas seperti snorkeling dan diving untuk melihat terumbu karang beragam warna beserta biota laut lainnya.

Kontur tanah yang berbukit-bukit, membuat pengunjung bisa melakukan pendakian singkat ditemani panorama laut dan angin pesisir.

Selain Pulau Sirandah, ada juga Pulau Pasumpahan, masih di area kecamatan Bungus Teluk Kabung. Keunggulan dari pulau ini adalah wisata bahari, yang berhiaskan terumbu karang dan aneka ikan hias.

Pulau Pasumpahan juga tengah dikembangkan sebagai objek wisata yang diunggulkan di daerah Sumatra barat. Pembangunan fasilitas pendukung pun dilakukan untuk menarik perhatian wisatawan. Saat ini sudah ada area berkemah, bangku-bangku untuk bersantai, musala, kamar bilas, dan lapangan voli.

Warga percaya bahwa pulau ini merupakan jelmaan Malin Kundang yang disumpah ibunya menjadi batu. Menurut warga, Malin Kundang dikutuk menjadi batu di pulau ini karena terkait nama Pasumpahan, yang berasal dari kata 'sumpah'.

#Repost @madrafki with @repostapp ・・・ Liburan Akhir Pekan View from the top Pasumpahan Island????

A post shared by Pasumpahan Island (@pasumpahan.island) on

Di pulau ini, wisatawan bisa mendaki bukit setinggi 100 meter yang berada di sisi utara pulau. Dari puncak yang terdapat bendera Merah Putih, Anda bisa melihat pemandangan pulau dan sekitarnya. Sedangkan dari pinggir pantai, pengunjung dapat melihat aktivitas nelayan yang sedang menjaring ikan.

Daya tarik pulau ini ialah hamparan pasir putih di sepanjang pantai, disertai deburan ombak, serta pulau mungil yang melayang di lepas pantai. Ditambah lagi, suasana yang hening juga cocok untuk yang ingin menyepi.

Pulau ini cukup terpencil, hingga wisatawan yang akan berkunjung harus membawa perlengkapan yang dibutuhkan, seperti makanan, minuman, dan obat-obatan.

Beberapa bagian dermaga di pulau kurang terawat dan tak terlalu kokoh, sehingga wisatawan harus berhati-hati. Untuk menyelam melihat terumbu karang, bisa sampai kedalaman 10 meter.

Sekitar 200 meter dari Pulau Pasumpahan, ada Pulau Sikuai yang tak kalah indah. Berbeda dengan pulau sebelumnya yang masih dalam proses pembangunan, Sikuai telah memiliki hotel dengan 54 cottage, restoran, ruangan untuk rapat, dan kolam renang.

Selain sama-sama memiliki keindahan terumbu karang dan biota laut, pulau ini memiliki bukit di Pulu Sikuai untuk melihat keindahan Samudera Hindia dari ketinggian.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.