Yunani berlakukan aturan untuk turis kelebihan berat badan

MITRA: Woman Talk
Ilustrasi keledai di Yunani
Ilustrasi keledai di Yunani | Rolf_52 /Shutterstock

Selain mengagumi pemandangan lautnya yang indah dan mencoba berbagai makanannya yang menggiurkan, jalan-jalan menggunakan keledai di salah satu kota di Yunani, Santorini, wajib dilakukan oleh para turis.

Namun, dengan peraturan baru yang dikeluarkan oleh pemerintah negara tersebut, tidak semua turis sekarang dapat merasakannya.

Setelah para aktivis hak-hak binatang mengatakan bahwa keledai-keledai itu dibiarkan dengan cedera tulang belakang dan luka terbuka akibat mengangkut penumpang yang terlalu berat, pemerintah Yunani akhirnya mengeluarkan larangan bagi para turis yang kegemukan untuk menunggang keledai.

Keledai yang dipekerjakan untuk mengangkut para turis di Santorini tidak diperbolehkan membawa beban yang lebih berat dari 100kg atau seperlima dari berat mereka.

Selain itu, keledai yang sedang sakit, terluka, atau hamil, juga diimbau untuk tidak dipekerjakan.

Bukan hanya turis yang mendapatkan aturan baru dari pemerintah Yunani, tetapi juga para pemilik keledai.

Selain keledai tidak boleh mendapatkan beban dengan berat yang berlebihan untuk ukuran, usia, atau kondisi fisik mereka, pemilik juga harus memastikan keledai diberi makanan yang layak dan cukup air minum segar setiap hari, ditempatkan di kandang yang tidak terkontaminasi, dan dibersihkan setidaknya sekali sehari.

Semua peraturan ini akhirnya dikeluarkan oleh Kementerian Pembangunan Pedesaan dan Makanan Yunani, setelah liputan media pada Juli 2018 lalu mengenai penderitaan keledai akibat membawa turis yang terlalu gemuk atau beban berlebihan. Organisasi amal hak asasi hewan, PETA, bahkan sudah melakukan protes damai di Santorini.

Semoga saja peraturan baru ini tidak akan mengganggu kesenangan turis saat berkunjung ke Yunani dan, yang tidak kalah penting, kesejahteraan keledai juga tetap terjaga.

MITRA: Woman Talk
BACA JUGA