INOVASI TEKNOLOGI

3 Fitur terbaru Google Assistant

Google assistant untuk layanan peta dan navigasi
Google assistant untuk layanan peta dan navigasi | Google

Mengawali tahun baru dengan inovasi baru. Itulah yang dilakukan oleh Google. Raksasa teknologi Amerika Serikat ini memperkenalkan fitur baru, yakni mengintegrasikan Google Assistant ke dalam Google Maps.

Google Assistant, yang debut pada Mei 2016, adalah kecerdasan buatan berupa asisten virtual yang membantu menghubungkan beragam aplikasi dan gawai pintar dalam sistem operasi Android.

Ia sudah merambah ke sejumlah layanan dan aplikasi Google lainnya seperti ponsel, speaker, smart display, mobil, TV, laptop & sabak, perangkat sandangan, dan lainnya.

Namun ada satu aplikasi lawas yang banyak digunakan yang justru belum didukung Google Assistant, yakni Google Maps, aplikasi peta dan petunjuk arah yang telah hadir sejak 2005.

Dalam keynote di Consumer Electronics Show (CES) 2019, anak perusahaan ABC itu mengatakan bahwa akhirnya mereka mengintegrasikan asisten suara tersebut ke dalam Google Maps. Demikian dinukil GSM Arena, Rabu (9/1/2019).

Dengan begitu kini para pengguna dapat berbagi estimasi waktu (Estimated Time of Arriva/ETA), membalas pesan teks, serta memutar musik tanpa harus menutup jendela navigasi.

Hadirnya Google Assistant pada layanan peta dan navigasi itu sebenarnya sudah diumumkan pada saat Google I/O 2018 berlangsung. Namun, hingga beberapa bulan berselang, janji tersebut tak kunjung terealisasi. Baru kali ini Google memenuhi janjinya. Pembaruan ini tersedia untuk perangkat Android dan iOS.

Bagi pengguna Android, Google Assistant di Google Maps hadir dengan fitur yang lebih kaya ketimbang di perangkat iOS. Keduanya bisa digunakan untuk mengontrol navigasi, membalas teks lengkap dengan tanda baca otomatis, dan mengontrol musik.

Bedanya, pengguna Android dapat membalas pesan melalui WhatsApp, Facebook Messenger, Hangouts, Viber, Telegram, dan beberapa aplikasi pihak ketiga lainnya. Pengguna iOS tidak bisa.

Lalu bagaimana cara menggunakannya? Pengguna hanya perlu mengatakan "Ok, Google" atau menekan ikon mikrofon di kanan atas aplikasi Google Maps. Selanjutnya, sebutkan perintah tertentu yang ingin diberikan ke Google Assistant.

Fitur ini telah tersedia juga untuk pengguna di Indonesia.

Mode interpreter

Mode interpreter
Mode interpreter | Google

Pada hari yang sama, dilansir CNET (8/1), raksasa mesin pencari itu juga meluncurkan mode Interpreter Assistant yang berfungsi sebagai perantara bagi orang-orang yang tidak berbicara dalam bahasa yang sama.

Saat ini, Google sedang menguji coba fitur tersebut di meja pramutamu Caesars Palace, Dream Downtown di New York City, dan Hyatt di San Francisco. Fitur ini nantinya bakal tersedia untuk pertama kalinya dalam smart display dengan Google Assistant yang sudah tertanam secara otomatis di dalamnya.

Selain smart display, perangkat lainnya milik Google seperti Home Hub dan smart displays yang dibuat oleh mitra Google, termasuk Lenovo, JBL, dan LG juga bisa menggunakan fitur tersebut. Kali ini, Google bakal menyematkan mode tersebut ke dalam ponsel.

Cara kerjanya: katakan "Hal Google, jadilah juru bahasa Thailand saya." Anda akan mendengar bunyi bip dan asisten akan meminta Anda untuk mulai berbicara. Setelah Anda mengucapkan kalimat berikutnya dalam bahasa Inggris, Anda akan mendengar bunyi bip lagi, kemudian sistem akan mengucapkan kalimat itu dalam bahasa Thailand.

Teks yang diterjemahkan juga ditampilkan di layar. Alat ini berfungsi dalam 27 bahasa, termasuk Spanyol, Ceko, Hindi, dan Vietnam.

"Ini sangat futuristik," kata Manuel Bronstein, wakil presiden produk untuk Assistant.

"Fokus utama kami adalah membuat produk yang dapat memahami semua yang Anda katakan, dapat mendengar Anda, dapat mengubah niat itu menjadi tindakan dan membantu Anda mencapainya," pungkasnya.

Pemesanan hotel dan tiket pesawat

Fitur baru Google Assistant untuk pemesanan hotel dan tiket pesawat
Fitur baru Google Assistant untuk pemesanan hotel dan tiket pesawat | Google

Fitur ketiga Google Assistant disediakan bagi Anda yang suka jalan-jalan. Melalui Google Assistant, pengguna bisa melakukan pemesanan hotel dan tiket pesawat. Demikian dilansir Engadget (8/1).

Google Assistant memungkinkan pengguna melacak status penerbangan dan melihat harga tiket. Layanan ini pertama kali diluncurkan pada penerbangan domestik United Airlines, meskipun Google belum berbagi waktu untuk peluncuran.

Google Assistant juga mampu mengambil dan menyimpan boarding pass baik bagi pengguna Android dan iOS dan secara proaktif mengingatkan Anda untuk check-in ke penerbangan Anda ketika sudah siap. Anda juga tidak harus menginstal aplikasi maskapai penerbangan terpisah untuk mendapatkan fitur-fitur ini.

Anda hanya perlu mengatakan "Hai Google, check-in ke penerbangan saya." Asisten segera bekerja sama dengan maskapai penerbangan untuk melengkapi informasi check-in Anda.

Sementara untuk hotel, Google Assistant sementara ini baru bekerja sama dengan Roosevelt Hotel di New York, InterContinental Hotels Group, dan agen perjalanan seperti Priceline dan Expedia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR