5 Fakta tentang astronaut perempuan, Peggy Whitson

Astronaut NASA Peggy Whitson dibantu keluar dari pesawat ruang angkasa Soyuz MS-04 beberapa menit setelah dia, dan dua rekannya mendarat di daerah terpencil dekat kota Zhezkazgan, Kazakhstan, 3 September 2017
Astronaut NASA Peggy Whitson dibantu keluar dari pesawat ruang angkasa Soyuz MS-04 beberapa menit setelah dia, dan dua rekannya mendarat di daerah terpencil dekat kota Zhezkazgan, Kazakhstan, 3 September 2017 | NASA /EPA-EFE

Astronaut Peggy Whitson telah kembali ke bumi pada Minggu (3/9/2017). Ia telah menghabiskan lebih dari sembilan bulan, atau 288 hari, di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Ahli biokimia tersebut menyelesaikan sebuah misi yang dimulai pada November 2016, meliputi jarak 196,7 juta kilometer dan 4.623 orbit Bumi.

Whitson (57) beserta rekan kru Jack Fischer dari NASA dan Fyodor Yurchikhin dari badan antariksa Rusia Roscosmos mendarat di Kazakhstan pada Minggu pukul 01:22 GMT menggunakan pesawat ruang angkasa Soyuz MS-04.

Astronaut perempuan ini keluar dari Stasiun Luar Angkasa Internasional bersama dua rekannya, hanya beberapa jam sebelumnya. Kapsul Soyuz mereka akhirnya mendarat di Kazakhstan sesaat setelah matahari terbit pada hari Minggu.

Whitson adalah astronaut terakhir yang dibawa keluar dari Soyuz. Saat keluar ia mengenakan kacamata hitam, dan beristirahat di kursi di stepa yang tandus dan tersapu angin. Petugas medis kemudian mengambil detak nadinya, salah satu praktik standar bagi astronaut yang baru mendarat di bumi.

Whitson berhasil menorehkan rekor di ruang angkasa. Salah satunya dengan menghabiskan lebih banyak waktu di ruang angkasa daripada astronaut Amerika Serikat lainnya, baik laki-laki maupun perempuan.

Tim penyelamat badan antariksa Rusia bersiap untuk membuka kapsul ruang angkasa Soyuz MS-04 setelah mendarat di daerah terpencil di luar kota Zhezkazgan, Kazakhstan
Tim penyelamat badan antariksa Rusia bersiap untuk membuka kapsul ruang angkasa Soyuz MS-04 setelah mendarat di daerah terpencil di luar kota Zhezkazgan, Kazakhstan | EPA POOL /EPA-EFE

Berikut lima fakta yang perlu diketahui tentang gadis pertanian dari Iowa yang telah meninggalkan jejak di ruang angkasa.

1. Pemegang rekor paling lama tinggal di luar angkasa. Whitson menghabiskan 665 hari di luar angkasa selama tiga misi berdurasi lama. Dia telah memecahkan rekor astronaut AS sebelumnya yakni 534 hari, yang ditetapkan oleh astronaut NASA Jeff Williams, pada bulan Agustus 2016.

"Saya merasa alasan saya berada di sini adalah untuk bekerja, dan saya akan melakukan sebaik-baiknya," katanya. "Rekor, menurut saya, penting bagi NASA, untuk menunjukkan apa yang sedang kita lakukan, bagaimana kita berkembang dan apa yang sedang kita tingkatkan. Dan perbaikan terus-menerus, bahwa perluasan rekaman kita terus berlanjut, penting bagi kami semua di NASA, bukan hanya saya. "

Kosmonot Yurchikhin sebenarnya mencatat lebih banyak waktu di luar angkasa yakni dengan 673 hari dari lima misi lebih. Sedangkan astronaut NASA Jack Fischer kembali setelah 136 hari. Kedua orang itu terbang pada bulan April.

Pemegang rekor global adalah kosmonot Rusia Gennady Padalka, yang telah menghabiskan 879 hari di luar angkasa dalam lima misi.

2. Berada di ruang angkasa untuk durasi berlanjut, lebih lama daripada perempuan lain. Pada usia 56, Whitson adalah perempuan tertua yang terbang ke angkasa. Menghabiskan lebih banyak waktu dalam satu misi---288 hari--dibandingkan dengan astronaut perempuan lain.

"Saya belum merasa bosan sejak tiba di sana pada November tahun lalu," kata Whitson dari orbit dalam sebuah wawancara video bulan Juli tentang penerbangan terakhirnya dengan perwakilan Guinness Book of World Records.

3. Berjalan di ruang angkasa lebih sering dari astronaut perempuan manapun. Whitson telah sepuluh kali berjalan di ruang angkasa, sebuah rekor untuk astronaut perempuan. Sejauh ini Whitson telah menghabiskan 60 jam dan 21 menit di luar pesawat ruang angkasa, yang juga menjadi rekor untuk astronaut perempuan.

"Untuk bisa mengapung dan bergerak dan, dengan cukup mudah, melakukan apapun yang Anda inginkan dengan tubuh Anda di luar angkasa sangat menakjubkan," katanya dalam wawancara video dengan Guinness Book of World Records.

4. Perempuan pertama yang memimpin ISS, dua kali. Whitson menjadi komandan perempuan pertama di Stasiun Antariksa Internasional pada 2008 dan pada 2017.

Sebagai anak yang tumbuh di sebuah peternakan di Iowa, ia punya mimpi menjadi pilot pesawat terbang atau astronaut. Orang lain di sekitarnya berkecil hati, menyarankannya untuk tidak mengejar mimpi karena ia seorang perempuan. Tapi ibunya berkeras bahwa ia bisa menjadi apapun yang diinginkannya.

5. Astronaut pelopor perempuan Sally Ride adalah teladannya. Whitson mengagumi Sally Ride, yang menjadi astronaut NASA perempuan pertama dan juga perempuan pertama yang ke ruang angkasa pada tahun 1983. Pencapaian ini dijadikan Whitson sebagai inspirasi untuk mengejar mimpi.

Astronaut Peggy Whitson (kiri) dan Jack Fischer dari NASA (kanan) dan Fyodor Yurchikhin dari badan antariksa Rusia Roscosmos (tengah) beristirahat sesaat setelah mendarat
Astronaut Peggy Whitson (kiri) dan Jack Fischer dari NASA (kanan) dan Fyodor Yurchikhin dari badan antariksa Rusia Roscosmos (tengah) beristirahat sesaat setelah mendarat | EPA POOL /EPA-EFE

Setelah mendapatkan gelar sarjana biologi dan kimia dari Iowa Wesleyan College pada 1981, serta gelar doktor dalam bidang biokimia dari Rice University pada1985, Whitson mengajukan diri ikut program astronaut NASA dan tidak mendapatkan hasil yang diharapkan.

Dia mengirim lamaran dan ditolak selama sepuluh tahun sebelum akhirnya mendapat telepon bahwa ia diterima. Whitson akhirnya terbang ke ruang angkasa untuk pertamakalinya pada 2002.

Meski sudah banyak memecahkan rekor dan usia yang tak lagi muda, tapi kata pensiun belum ada dalam kamusnya. "Kami benar-benar sangat siap untuk pergi ke Mars, kami semua akan sangat senang untuk pergi," kata Whitson kepada Presiden Donald Trump saat dia menghubungi Stasiun Luar Angkasa Internasional April lalu.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR