Alasan Apple buang 3D Touch pada iPhone yang akan datang

Fitur 3D Touch pada iPhone X
Fitur 3D Touch pada iPhone X | Ivan /Beritagar.id

Pada tahun 2015 lalu, Apple meluncurkan penerus iPhone 6, yakni iPhone 6S. Dalam peluncurannya, Apple juga memperkenalkan fitur barunya yaitu 3D Touch Display.

Fitur tersebut bekerja di homescreen dan memberikan kemudahan navigasi pintas bagi pengguna iPhone. Fitur ini hadir karena di bawah layar iPhone terpasang sensor Taptic Engine. Sensor ini sama dengan yang terpasang di MacBook trackpad dan Apple Watch.

Namun menurut laporan terbaru dari analis Barclays Blayne Curtis yang dilansir Macrumors, Rabu (28/8/2018), beberapa iPhone mendatang tidak akan menyertakan fitur 3D Touch lagi.

Pernyataan tersebut muncul setelah Curtis dan rekan-rekannya bertemu dengan perusahaan-perusahaan yang menyediakan pasokan untuk Apple.

Kabar dari Curtis itu mengacu pada dua iPhone baru yang akan menampilkan layar OLED, seperti iPhone X. Sedangkan untuk yang berlayar LCD dikabarkan masih akan mengusung fitur 3D Touch.

Namun hal tersebut cukup berbeda dari rumor sebelumnya yang dikatakan analis lain. Ming-Chi Kuo mengatakan bahwa iPhone yang dibanderol lebih murah dengan layar LCD juga tidak akan menyertakan fitur 3D Touch.

Jika kedua analis itu benar, maka 3D Touch benar-benar sepenuhnya dihapus dan akan hilang dari iPhone baru yang rencananya bakal diumumkan pada tahun 2019.

Bagi sebagian orang, 3D Touch merupakan salah satu fitur favorit pada iPhone mereka, tetapi masih banyak pengguna yang tidak mengerti kegunaan fitur tersebut dan jarang menggunakannya.

Menurut Tomsguide (28/8), alasan mereka tidak menggunakannya adalah karena mereka sudah puas dengan fitur-fitur yang ada di iPhone mereka. Jadi, bagi mereka, tidak ada pengaruhnya apakah fitur itu dihapus atau tidak. Toh mereka masih belum bisa menemukan fungsi yang efisien dari 3D Touch.

Jika 3D Touch dibuat lebih intuitif, maka itu akan berbeda. Pada dasarnya, iPhone adalah sebuah ponsel dengan tampilan antarmuka yang jauh lebih sederhana dibandingkan ponsel lainnya. Bahkan bayi pun bisa belajar cara menggunakannya sendiri.

Akan tetapi, 3D Touch dan semua gestur iOS yang ditambahkan selama bertahun-tahun telah menghasilkan "mimpi buruk pengalaman pengguna". Menurut Jason Snell dari Macworld, fitur ini justru hanyalah sebuah pengulangan dan tidak memberikan banyak value ke para pengguna iPhone.

Snell mengatakan bahwa 3D Touch hanyalah sebuah "efek visual" yang diberikan pada perangkat iPhone 6S dan 6S Plus. Lebih dari itu, fitur ini tidak memberikan sesuatu yang spesial. Fitur tersebut juga diaplikasikan dalam setiap model iPhone berikutnya, termasuk iPhone 7, 7 Plus, 8, 8 Plus, dan iPhone X.

Selain itu, alasan lain Apple bakal menghapus 3D Touch adalah untuk menekan harga. Daily Mail melansir, untuk membuat teknologi ini, Apple memerlukan riset yang lama dan biaya yang tidak sedikit

Wakil presiden Apple untuk pemasaran, Phil Schiller, mengatakan kepada Bloomberg bahwa secara teknik, perangkat keras untuk membangun tampilan pada 3D Touch sangat sulit dipercaya.

"Kami akan menyia-nyiakan semuanya termasuk sejumlah besar biaya dan investasi di bidang manufaktur jika fitur tersebut tidak digunakan oleh orang-orang. Ini adalah pemborosan," ujar Schiller.

Sebagai gantinya, Apple akan menggunakan teknologi layar terbaru yaitu Cover Glass Sensor (CGS) yang lebih tipis pada iPhone 6.1 inci. Dalam beberapa laporan dan pengujian, teknologi tersebut dapat membuat tampilan layar lebih cerah dan kuat. Demikian dinukil The Apple Post (28/8).

Penggunaan layar baru ini akan meningkatkan biaya produksi panel sebanyak 15 persen. Harga sensor tersebut diperkirakan antara 23 dolar AS (Rp337 ribu) hingga 26 dolar AS (Rp381 ribu). Inilah yang menjadi salah satu alasan Apple menghapus 3D Touch pada iPhone yang akan datang.

Barclays juga menyebutkan beberapa rumor lain seputar produk Apple yang akan rilis di tahun 2018 dan tahun depan. Mulai dari AirPods generasi kedua, HomePod versi murah, dan juga rumor iPhone baru yang mendukung perangkat Apple Pencil.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR