Curang bermain Pokemon Go bisa berujung blokir permanen

Ilustrasi Pokemon Go
Ilustrasi Pokemon Go | Pixabay

Niantic, perusahaan di balik game Pokemon Go makin serius memberantas pemain curang. Mereka kini memberlakukan aturan pemblokiran permanen (permanent ban) bagi pemain yang ketahuan melakukan tindak kecurangan. Niantic juga mengancam para pemodifikasi game tersebut.

Menurut aturan penggunaan baru di situs resmi Pokemon Go, hukuman maksimal yang akan diterapkan kepada pemain curang adalah pemblokiran permanen akun bersangkutan. Dengan kata lain sang pemain tak bisa memainkan Pokemon Go lagi.

Hukuman diberikan karena pemain diduga melakukan penipuan lokasi, menggunakan program emulator, memodifikasi, atau menggunakan aplikasi yang tidak resmi, serta mengakses Pokemon Go secara tidak sah dengan memakai program pihak ketiga (bot).

Sebelum ada aturan baru ini, para pemain yang diduga berbuat curang hanya mendapatkan sanksi soft ban. Artinya mereka tidak bisa bermain dalam kurun waktu +-4 jam, dan setelah itu kembali normal.

Pokemon Go yang semakin populer sejak resmi diluncurkan Juli lalu, membuat banyak pemain atau yang disebut trainer Pokemon melakukan kecurangan guna memperkuat atau melengkapi koleksi Pokemon. Dengan aplikasi bot, mereka dapat mengumpulkan Pokemon, bahkan menaikkan peringkat tanpa harus bersusah payah mengelilingi dunia nyata. Mereka cukup menjalankan aplikasi tersebut dari depan komputer.

Bukti keseriusan Niantic pertama kali tersebar di laman Github Necrobot, salah satu aplikasi bot untuk Pokemon Go. Dalam laman tersebut muncul pernyataan penghentian dukungan.

"Karena para pengembang bot diancam tindak pidana, pengembangan proyek ini akan dihentikan," tulis Necrobot. Mereka pun menghapus berbgai file yang ada.

Tak lama berselang menyusul kabar serupa di Reddit. Dalam sebuah thread forum, muncul daftar para pengguna bot yang terkena dampak pemblokiran. Hingga kini masih belum jelas bagaimana cara Niantic mendeteksi manipulasi GPS, emulator, bot, dan lainnya.

Yang pasti, menurut Niantic, hal tersebut dilakukan agar Pokemon Go menjadi game yang fair, menyenangkan serta logis bagi seluruh pemain. Saat ditanyakan oleh The Verge, Niantic belum mau memberikan pernyataan resmi mengenai aturan baru yang muncul di situs Pokemon Go tersebut.

Secara diam-diam, ternyata Niantic turut menyediakan laman khusus sebagai tempat permohonan pengajuan protes bagi pemain yang akunnya terblokir karena salah alasan. Tapi mengajukan permohonan bukan berarti akun tersebut akan langsung dibuka. Niantic akan memantau ulang aktivitas akun pemohon, dan akan membukanya kembali jika ternyata benar tidak ditemukan kecurangan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR