Giladiskon dukung UMKM dengan program #SemuaBisaTerhubung

Fandy Santoso (tengah), CEO Giladiskon, berdiskusi dalam konferensi pers yang digelar di CoHive D. Lab, Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/8/2019).
Fandy Santoso (tengah), CEO Giladiskon, berdiskusi dalam konferensi pers yang digelar di CoHive D. Lab, Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/8/2019). | Indra Rosalia /Beritagar.id

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kadang memiliki hambatan dari segi promosi dan pemasaran. Untuk itu, platform startup Giladiskon berusaha menjembatani UMKM jenis ritel dengan calon konsumen.

Platform yang menawarkan diskon dan promo dari berbagai macam brand langsung kepada end user ini meluncurkan fitur 'Open Registration' dengan tajuk #SemuaBisaTerhubung.

Fitur ini dibuat untuk memudahkan UMKM ritel dalam menjangkau konsumen yang lebih luas dan beragam untuk datang langsung ke toko dengan memanfaatkan kekuatan media sosial.

“Sekarang semua orang, tidak melihat size perusahaannya, bisa kami promosikan secara gratis tanpa ada biaya,” ujar Fandy Santoso, CEO sekaligus pendiri Giladiskon dalam acara konferensi pers yang digelar di CoHive D. Lab, Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Rabu (14/8/2019).

Mulai dari unit usaha jenis rumah makan, salon, karaoke, hingga tempat bermain anak, kecil atau besar, baru atau sudah lama, semua bisa memanfaatkan program #SemuaBisaTerhubung.

Fitur Open Registration memungkinkan brand rekanan Giladiskon memiliki dashboard sendiri untuk memublikasikan promo atau diskon secara langsung. Kemudian, Giladiskon melakukan kurasi untuk menampilkan promosi tersebut kepada komunitasnya di media sosial yang memiliki 1,5 juta pengikut.

Dashboard tersebut juga bisa menjadi sarana bagi brand untuk melakukan analisis pemasaran. Mengingat sifatnya yang gratis, brand bisa sekalian melakukan eksperimen untuk menemukan strategi promosi yang tepat sasaran.

Persyaratannya relatif mudah, tanpa ada biaya. Brand cukup memberi promo khusus untuk pengguna Giladiskon. “Tidak ada komisi, tidak ada biaya iklan. Jadi bagi brand, tidak ada risiko. Besaran dan ketentuan promo juga ditentukan mereka sendiri,” jelas Fandy.

Salah satu perusahaan yang sudah merasakan manfaat program Giladiskon adalah Kulo Group, waralaba kedai kopi Kulo. “Selama bekerja sama dengan Giladiskon, Kulo Group mendapatkan engagement yang cukup baik,” ujar Fritz Widjaja, CEO Kulo Group.

Ia melanjutkan, “Pun dari segi digital presence, akun media sosial resmi kami menerima peningkatan kunjungan akun yang melonjak tajam serta diikuti oleh lebih banyak orang ketika bekerja sama dengan Giladiskon.”

Dengan program #SemuaBisaTerhubung, Giladiskon juga mencoba mendukung perkembangan UMKM ritel di daerah. Fandy menyatakan bahwa sekitar 30-40 persen dari pengikut Giladiskon di media sosial berasal dari daerah di luar Jabodetabek.

Fitur Open Registration menambah daftar program yang dibuat oleh Giladiskon. Pada bulan Mei, platform yang berdiri sejak 2017 ini meluncurkan fitur keanggotaan premium bernama GD+.

Dengan biaya keanggotaan Rp100 ribu untuk setahun, GD+ memungkinkan anggotanya mendapat akses tak terbatas kepada ratusan voucher diskon atau promo. Jika total uang yang dihemat dalam waktu tiga bulan tidak mencapai Rp100 ribu, anggota bisa mendapatkan refund.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR