KECERDASAN BUATAN

Google raih 95 persen akurasi pemahaman bahasa manusia

Logo layanan pencarian Google yang berbasiskan kueri suara
Logo layanan pencarian Google yang berbasiskan kueri suara | Pixabay

Google semakin pintar seiring semakin banyaknya manusia yang menggunakannya. Tidak hanya untuk kepentingan pribadi, Google juga mengembalikan kepintarannya kepada para pengguna layanan.

Raksasa internet ini telah menempuh perjalanan panjang dalam pembelajaran mesin. Empat tahun sudah cukup bagi Google untuk dapat memahami bahasa manusia dengan tingkat akurasi hingga 95 persen.

Menurut laporan Internet Trends 2017 oleh Kleiner Perkins Caufield & Byers dan Mary Meeker, pemahaman bahasa manusia yang Google miliki telah meningkat sebesar 20 persen dalam empat tahun terakhir,

Dan sepertinya kemajuan tersebut takkan berhenti sampai di situ.

Google sekarang memiliki layanan pengenalan suara, bahkan di Google Translate. Perusahaan ini akan terus mengumpulkan dan menganalisis data suara yang masuk. Analis juga berbagi statistik bahwa suara mulai menggantikan pengetikan dalam kueri daring, dengan 20 persen entri dibuat melalui suara tahun lalu.

Selama setahun terakhir Google telah fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi pembelajaran mesin. Mereka telah mencoba mendorong perkembangan layanan Assistant berbasis suaranya secara luas dan lintas produk.

Di Google I/O 2017, CEO Sundar Pichai membuka presentasinya dengan mengklaim bahwa perangkat lunak pengenalan suara miliknya memiliki tingkat kesalahan di bawah 5 persen. Google telah menjadi kisah sukses bagi perusahaan sebagai salah satu dari sejumlah layanan asisten berbasis suara AI di luar sana yang dapat memahami pembicaraan kontekstual.

Google telah memperluas kemampuan dan jangkauan Assistant sejak tahun lalu. Kini layanan tersebut dapat ditemukan di speaker Google Home, ponsel Android seperti Pixel dan Galaxy S8, aplikasi perpesanan Allo, Android Wear 2.0, dan sekarang yang lebih menarik lagi di iPhone.

Baru-baru ini, Assistant mendapat beberapa perbaikan seperti kemampuan untuk menjadwalkan pertemuan dan menambahkan pengingat melalui Google Home. Kemudian melakukan panggilan handsfree, serta melihat tanggapan visual dari Assistant di TV melalui Chromecast.

Perangkat lunak pengenal suara Google juga memungkinkannya mendeteksi berbagai aksen bahasa secara lebih baik dari pesaingnya seperti Siri milik Apple dan Alexa milik Amazon.

Grafik pertumbuhan kepintaran layanan suara Google
Grafik pertumbuhan kepintaran layanan suara Google | Mary Meeker / Kleiner Perkins Caufield & Byers

Melambatnya pertumbuhan internet berimbas ke ponsel pintar

Dalam laporan yang sama, Meeker mengatakan bahwa meskipun pertumbuhan internet melambat secara global, di India, pengguna web tumbuh lebih dari 28 persen pada 2016. Masih ada ruang untuk peningkatan yang lebih besar karena kurang dari sepertiga orang India memiliki akses ke internet, atau sekitar 27 persen.

Sebagai efek dari melambatnya pertumbuhan internet tersebut, pertumbuhan ponsel pintar secara global turut melambat. Tahun lalu, pengiriman ponsel pintar tumbuh 3 persen dari tahun ke tahun. Angka tersebut cukup kecil jika dibandingkan 10 persen pada tahun sebelumnya. Sebuah temuan yang Meeker sudah diskusikan tahun lalu.

Hampir serupa dengan temuan Meeker, International Data Corporation (IDC) juga menuturkan pengiriman ponsel pintar hanya tumbuh 2,5 persen pada 2016. Namun lembaga survei ini optimistis angka tersebut akan naik 3 persen tahun 2017 ini.

Itu berarti 1,52 miliar unit ponsel pintar dikirimkan tahun ini. Untuk tahun 2018, kenaikan pengiriman diramalkan akan mencapai 4,5 persen.

IDC mengatakan bahwa membaiknya kondisi ekonomi di pasar negara berkembang akan bertanggung jawab sebagian atas kenaikan pertumbuhan sebesar 50 persen tersebut. Alasan lainnya adalah ramalan popularitas produk ponsel dari euforia ulang tahun kesepuluh Apple iPhone yang sejauh ini dijuluki dengan nama iPhone 8.

Tabel pengiriman ponsel pintar menurut laporan terbaru IDC
Tabel pengiriman ponsel pintar menurut laporan terbaru IDC | International Data Corporation
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR