iPhone X jadi ponsel terlaris di dunia pada Q1 2018

Seorang pengunjung tengah memperlihatkan iPhone X yang telah dibelinya di Apple Store Meksiko pada 03 November 2017.
Seorang pengunjung tengah memperlihatkan iPhone X yang telah dibelinya di Apple Store Meksiko pada 03 November 2017. | Sashenka Gutierrez /EPA-EFE

Meski banyak pesaing bermunculan untuk menjegal Apple dalam dunia bisnis, ternyata produsen gawai yang bermarkas Amerika Serikat tersebut mampu mempertahankan eksistensinya pada kuartal pertama (Q1) 2018.

Tiga perangkat terbarunya, yakni iPhone 8, iPhone 8 Plus, dan iPhone X sempat dikhawatirkan oleh para analis tidak akan laris dibandingkan versi-versi sebelumnya dengan alasan terlalu mahal. Pada awal peluncurannya harga ponsel-ponsel tersebut, khususnya iPhone X, pernah menembus angka Rp20 jutaan per unit.

Namun, berdasarkan data laporan dariStrategy Analytics pekan lalu (3/5/2018), Apple ternyata mampu bertahan di puncak hingga saat ini. iPhone X menjadi yang terlaris dengan pengapalan sebanyak 16 juta unit, atau 5 persen dari total distribusi 345,4 juta unit ponsel dari berbagai merek di seluruh dunia.

Bahkan, pada November 2017 pun, Strategic Analytics mengatakan iPhone X telah dikirimkan hampir 50 juta unit ke pasar seluruh dunia.

"Total pengiriman smartphone global mencapai 345,4 juta unit pada Q1 2018. Enam model terpopuler teratas bersama-sama menyumbang 1 dari 7 smartphone yang dikirim ke seluruh dunia selama kuartal ini," kata Neil Mawston, Direktur Eksekutif di Strategy Analytics.

Sedangkan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus dikapalkan masing-masing 12,5 juta dan 8,3 juta unit yang menempatkannya di tempat kedua dan ketiga. iPhone 7 yang merupakan generasi sebelumnya juga telah mengirimkan 5,6 juta unit yang menjadikannya di tempat keempat.

"Dengan demikian, Apple telah menyumbang empat dari enam model paling populer di dunia," tutur Juha Winter, Analisis Senior di Strategy Analytics.

"Dalam kuartal kedua yang masih berjalan ini, iPhone X masih menjadi model ponsel paling populer di dunia secara keseluruhan. Itu dikarenakan perpaduan desain yang bagus, kamera canggih, aplikasi yang beraneka ragam, serta keberadaan ritel yang menyebar merata ke seluruh dunia," lanjutnya seperti dikutip Firstpost.

Pengiriman ponsel pintar dan pangsa pasar global pada Q1 2018
Pengiriman ponsel pintar dan pangsa pasar global pada Q1 2018 | /Strategy Analytics

Sedangkan dalam kategori ponsel pintar Android, tercatat Xiaomi Redmi 5A dan Samsung Galaxy S9 Plus menjadi yang terlaris dunia. Sejak peluncurannya, Redmi 5A telah dikirimkan hingga mencapai 5,4 juta unit dan menempati posisi ke-5 untuk model terlaris sejagat pada Q1 2018.

"Kami memperkirakan Xiaomi Redmi 5A bisa mencaplok 2 persen pangsa pasar di seluruh dunia pada Q1 2018." kata Linda Sui, direktur di Strategy Analytics.

Xiaomi telah menjadi sangat populer di seluruh dunia dan Tiongkok. Mereka menjual sejumlah besar ponsel pintar melalui kanal daring, dengan mitra ritel utama termasuk Flipkart dan JD.

Di Indonesia, Redmi 5A termasuk ponsel pintar yang masuk dalam kategori ramah kantong mengingat harganya yang sangat terjangkau, yakni Rp999 ribu dan dijual melalui sistem prapemesanan selama beberapa minggu.

Hingga akhir tahun ini, Xiaomi menargetkan volume pengapalan perangkatnya hingga 100 juta unit.

Pada peringkat kedua ponsel Android, ada Samsung Galaxy S9 Plus. Perangkat flagship terbaru Samsung itu berhasil terjual hingga 5,3 juta unit sepanjang kuartal pertama 2018 di seluruh dunia.

Direktur Strategy Analytics Woody Oh mengatakan dengan hasil penjualan itu, Galaxy S9 Plus menjadi pemegang pangsa pasar sebesar dua persen pada Q1 2018 dan menempatkannya di peringkat ke-6.

"Meski, flagship teranyar Samsung tersebut baru dikirimkan menjelang akhir kuartal pertama, namun pengiriman sudah dimulai dengan sangat baik," lanjut Woody dikutip Gadgets360.

Padahal, baik Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus baru dijual mendekati akhir kuartal pertama 2018. Namun menurut Woody, pengiriman sudah dimulai dengan sangat baik.

Penjualan Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus pun baru dimulai per Maret 2018. Di Indonesia, ponsel ini dijual perdana pada 16 Maret 2018.

Angka penjualan 345,4 juta unit pada Q1 2018 tersebut turun dari 353,8 juta unit pada periode yang sama tahun lalu.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR