Kaskus pamer teknologi di Google I/O

Tangkapan layar forum Berita dan Politik Kaskus yang menampilkan laman Beritagar.id
Tangkapan layar forum Berita dan Politik Kaskus yang menampilkan laman Beritagar.id | Ivan /Beritagar.id

Konferensi teknologi tahunan Google I/O 2016 di Mountain View, California, Amerika Serikat, pekan lalu (19-21 Mei), juga dihadiri Kaskus. Forum komunitas daring terbesar di Indonesia ini memamerkan dua dari serangkaian teknologi terbaru milik Google; Accelerated Mobile Pages (AMP) dan Progressive Web Apps (PWA).

Teknologi AMP telah diterapkan Kaskus lebih awal, pada Februari 2016. Teknologi AMP memungkinkan pengguna internet untuk berselancar dan mengakses konten di perangkat mobile dengan cepat, mulus, dan nyaman.

Sedangkan PWA adalah sistem khusus web aplikasi sehingga tetap bisa diakses kendati tidak terhubung ke internet. Kaskus pun menyandingkan dua teknologi ini di salah satu kanal populer, forum Berita dan Politik.

Sang pendiri Kaskus, Andrew Darwis, mengaku bangga bisa diundang berpartisipasi dalam Google I/O yang ditujukan khusus bagi para pengembang itu. Kehadiran Kaskus di sana juga lantaran salah satu early adopter teknologi terbaru Google di Indonesia.

"Teknologi AMP yang diluncurkan oleh Google sangat membantu kami untuk memberikan pengalaman browsing yang nyaman bagi Kaskuser mengingat mayoritas Kaskuser mengakses situs Kaskus melalui perangkat mobile," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Beritagar.id, Selasa (24/5/2016).

Andrew menambahkan, AMP membuat durasi untuk membuka konten di Kaskus makin singkat. Artinya, Kaskuser akan merasa nyaman, dan hemat paket data.

AMP sebenarnya mirip dengan Instant Articles buatan Facebook dan News bikinan Apple. Fungsinya pun senada; menawarkan pengalaman membaca berita lebih cepat dan lebih enak dibaca tanpa mengurangi kualitas.

Namun AMP bersifat open source (ampproject.org ) dan diumumkan perdana pada Oktober 2015. Google mengklaim laman situs yang menerapkan AMP bisa diakses empat kali lebih cepat dan 10 kali irit data.

Di sisi lain, Kaskus memperkenalkan laman mini (microsite) KasQuiz yang menerapkan PWA pula. PWA, menurut Chief Marketing Officer Kaskus Ronny W Sugiadha, memang ditujukan untuk para Kaskuser yang menggunakan ponsel saat mengakses.

"Dengan PWA, kami bisa mengakomodasi kebutuhan Kaskuser yang ingin mengakses KasQuiz dengan mudah di gawainya masing-masing, dengan desain yang simpel dan bisa diakses meskipun dengan kondisi internet yang tidak stabil," tambahnya.

Selain Kaskus, dua laman lain dari Indonesia juga sudah menerapkan dua teknologi terbaru Google tersebut. Mereka adalah laman teknologi komputer-internet Jalantikus dan aplikasi kurasi berita Babe.

Catatan redaksi: Beritagar.id dan Kaskus sama-sama di bawah naungan PT. Global Digital Prima (GDP) Venture.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR