LG akui masalah "bootloop" menimpa semua varian G4

LG G4 dengan kover belakang yang terbuat dari kulit
LG G4 dengan kover belakang yang terbuat dari kulit | Ivan /Beritagar

LG, yang selama ini mengklaim ponsel G4-nya sebagai salah satu ponsel terbaik, kini harus menerima kenyataan pahit. Pasalnya, LG G4 mengalami masalah bootloop yang menyerang hampir semua pengguna.

Bootloop, seperti dipaparkan DailySocial.id, adalah masalah pada piranti lunak Android yang ditunjukkan dengan tanda-tanda berupa kegagalan untuk masuk ke dalam sistem, ciri khasnya perangkat hanya menampilkan logo Android atau vendor secara berulang-ulang.

LG mengakui kalau masalah tersebut dipicu oleh faktor perangkat keras, dan sebagai kompensasi, pihak LG siap memperbaiki bahkan mengganti ponsel LG G4 yang mengalami masalah bootloop. Demikian dilansir dari Androidauthority, Selasa (26/1/2016).

Masalah bootloop ini telah banyak dikeluhkan dan diekspos lewat berbagai sosial media maupun YouTube. Pada awalnya dicurigai bootloop hanya terjadi pada beberapa model G4 saja.

Namun N4BB menyebutkan bahwa yang terkena kasus ini hampir semua varian meliputi H810, H812, H815, dan H818, tak hanya terbatas pada yang dirilis via perusahaan operator seluler saja.

Salah satu pengguna LG G4 menulis di salah satu forum komunitas daring di Indonesia, Kaskus, bahwa G4 yang terkena kasus bootloop biasanya terjadi di batch awal dengan nomor seri 505 - 509. Angka pertama itu menunjukkan tahun pembuatan yaitu 2015, angka kedua dan ketiga menunjukkan bulan Mei hingga September, seperti yang dijelaskan di forum XDA-Developers.

LG sendiri telah melakukan investigasi terhadap masalah ini dan akhirnya menyimpulkan bahwa sumber masalah terletak pada "kurang rekatnya kontak antar dua komponen."

Atas kasus yang menimpa hampir semua pengguna G4, seperti yang dikutip dari Phonearena, LG telah menyampaikan permintaan maaf dan menyatakan siap memperbaiki tiap unit yang bermasalah.

Untuk para pengguna yang belum atau tidak mengalami masalah ini diharapkan untuk berhati-hati dan memastikan perangkatnya aman. Jika garansi telah habis maka untuk setiap perbaikan akan dikenakan biaya yang cukup mahal.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR