GAWAI TERKINI

Membandingkan 3 ponsel berbanderol Rp1,999 juta

Huawei Y7 Pro
Huawei Y7 Pro | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Saat ini semakin banyak perusahaan ponsel, terutama dari Tiongkok, yang memasarkan varian berharga relatif murah, tetapi menyertakan fitur dan menjanjikan performa mendekati produk premium. Ponsel jenis itu, mengutip detikINET, juga merupakan yang terlaris di Indonesia.

Wajar jika kemudian para vendor, baik lokal maupun internasional, mencoba ikut meramaikan pasar ponsel yang harganya di bawah Rp2 juta itu. Termasuk Huawei.

Baru-baru ini, produsen yang jumlah pengapalan produknya di seluruh dunia hanya kalah dari Samsung tersebut memperkenalkan seri Y7 Pro di Tanah Air. Ini adalah varian ponsel murah Huawei, yang sebelumnya lebih gencar memasarkan seri premium Mate.

Y7 Pro, yang harganya Rp1.999.000 dan mulai tersedia pada 24 Januari 2019, dijadikan senjata oleh Huawei untuk mendongkrak penjualan mereka di Indonesia. Produk perusahaan yang bermarkas di Shenzhen, Tiongkok, itu memang kurang populer di Nusantara.

Meski berada di posisi kedua di pasar dunia, berdasarkan data penjualan ponsel pada kuartal III 2018 dari International Data Corporation (IDC) yang dikutip Antaranews.com, Huawei bahkan tak masuk peringkat lima besar ponsel terlaris di Indonesia.

Pada Desember lalu mereka mengumumkan target untuk masuk tiga besar di Indonesia dalam waktu dua tahun dan Y7 Pro, yang dirilis bekerja sama dengan toko daring Lazada, jadi salah satu andalannya.

Namun persaingan pada kelas ponsel tersebut bakal sangat berat. Ada dua pabrikan lain yang menjual produk dengan harga persis sama. Mereka adalah Xiaomi Redmi 6 (versi RAM 4GB dan ROM 64GB) serta Realme 2 (3GB dan 32GB).

Meski belum membedahnya secara menyeluruh, Beritagar.id pernah mencoba langsung ketiga ponsel. Berikut ini kami paparkan penilaian kami mengenai produk-produk itu.

Bagian belakang ponsel Huawei Y7 Pro, Realme 2, dan Xiaomi Redmi 6
Bagian belakang ponsel Huawei Y7 Pro, Realme 2, dan Xiaomi Redmi 6 | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Kita mulai dari segi desain. Ketiganya masih menggunakan bodi plastik, tapi jika dilihat dari penampilannya, kami dapat katakan Huawei lebih unggul dengan kilau bodi seperti ponsel premium, mirip seri Mate 20 Pro dan P20 Pro.

Realme 2 mengisi posisi berikutnya karena kami melihat pola berlian di bagian belakang bodi menjadikannya menarik. Redmi 6 menjadi yang terbawah sebab tampilannya terlihat membosankan dan tertinggal. Sebab tren ponsel kini mengarah ke bodi yang berkilau tidak lagi metal.

Beralih ke tampilan muka, baik Y7 Pro maupun Realme 2 sudah mengusung layar besar Resolusi HD, masing-masing 6,26 inci dan 6,2 inci. Redmi 6 kembali menjadi yang terbawah karena, meski beresolusi HD, ukurannya hanya 5,45 inci.

Tampilan ketiga layar itu terbilang sama baik, jernih, dan cerah. Namun, bagi Anda yang menyukai layar penuh tanpa ada gangguan poni (notch), Redmi 6 adalah pilihannya.

Pada bagian atas layar Y7 Pro ada desain tetesan air (water drop), sedangkan Realme 2 memiliki poni ala iPhone X.

Bagian muka ponsel Huawei Y7 Pro, Realme 2, dan Xiaomi Redmi 6
Bagian muka ponsel Huawei Y7 Pro, Realme 2, dan Xiaomi Redmi 6 | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Masuk ke kamera. Ketiganya menyoroti penggunaan konfigurasi dua kamera dengan kecerdasan buatan (AI) di bagian belakang. Kamera kedua berfungsi untuk keperluan fitur bokeh.

Soal resolusi kamera, Y7 Pro dan Realme 2 sama-sama memiliki konfigurasi kamera 13MP+2MP. Hanya saja, bukaan (aperture) di Y7 Pro lebih besar yakni f/1,8 sedangkan Realme 2 f/2,2. Kegunaannya, untuk mengambil gambar lebih baik di lingkungan rendah cahaya. Secara teori, bukaan yang lebih besar menghasilkan foto yang lebih terang.

Redmi 6 memiliki resolusi yang sedikit berbeda dengan 12MP+5MP bukaan f/2,2.

Masuk ke dapur pacu, Y7 Pro dan Realme 2 menggunakan cip yang sama, Qualcomm Snapdragon 450 delapan inti. Keduanya juga memiliki kapasitas RAM dan memori internal yang sama yaitu 3GB dan 32GB.

Redmi 6 memilih menggunakan cip Mediatek Helio P22. Tapi untuk harga Rp1,999 juta, Xiaomi memberikan kapasitas RAM dan memori internal lebih besar yaitu 4GB+64GB.

Untuk performa ketiganya kami belum bisa berbicara banyak karena ketiganya belum kami ulas mendalam. Tapi berdasarkan angka, Redmi 6 jelas lebih unggul apalagi desain arsitektur cip yang digunakan 12nm lebih efisien dibandingkan 14nm pada Snapdragon 450.

Ketiganya sudah menggunakan sistem operasi Android Oreo 8.1 yang dipoles dengan antarmuka khas masing-masing. Huawei dengan Emui 8.1, Realme dengan Color OS 5.2, dan Xiaomi dengan MiUI 9.

Sekarang baterai. Di atas kertas, Realme 2 unggul pada segi ini. Ia menggunakan baterai berkapasitas 4.230mAh. Huawei Y7 Pro ada di posisi kedua dengan baterai 4.000 mAh, sementara Redmi 6 hanya menggunakan baterai 3.000 mAh. Persamaannya, ketiganya tak mendukung pengisian daya cepat.

Jadi, mana yang sebaiknya dibeli jika anggaran Anda kurang dari Rp2 juta?

Berdasarkan pengalaman singkat tersebut, kami menilai Huawei Y7 Pro dan Realme 2 bersaing ketat. Spesifikasi keduanya setara dan bodinya sesuai tren terkini.

Bagaimana dengan Redmi 6? Walau RAM dan ROM-nya lebih besar, kami kurang tertarik padanya. Namun, ponsel ini cocok untuk Anda yang mengutamakan bodi yang ringkas dan nyaman digenggam karena ukurannya paling kecil.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR