Memilih jenis server yang sesuai bisnis Anda

SPONSOR: Lenovo
Server
Server | Shutterstock /Shutterstock

Saat mulai merintis bisnis startup jangan pernah menyepelekan pemilihan jenis server yang akan digunakan. Karena hal tersebut dapat menjadi faktor yang menentukan keberhasilan bisnis Anda di masa depan. Hal yang harus dipertimbangkan pertama kali sebelum memilih jenis server adalah mencari tahu kebutuhan Anda.

Apakah server akan digunakan untuk keperluan rumit, sedang, atau hanya digunakan untuk penyimpanan data. Dengan mencari tahu kebutuhan di awal, Anda kemudian baru bisa menentukan jenis server yang cocok untuk bisnis Anda.

Berdasarkan kebutuhannya, jenis server dibagi ke dalam empat kategori, yaitu Value server, Midrange server, Blade server, dan Enterprise server. Seperti apa fungsi dan kemampuan server tersebut?

Value server

Value server biasa juga dikenal dengan nama entry-level server. Server jenis ini biasa digunakan dalam sebuah jaringan yang memiliki jumlah komputer atau client sedikit, sekitar 10-20 komputer.

Value Server bisa berbentuk tower atau rackmount. Server entry-level yang berbentuk rackmount cukup banyak dipakai karena bentuknya yang ramping dan mudah diletakkan pada rak server.

Jenis server ini sangat cocok untuk perusahaan skala kecil untuk dijadikan pusat data perusahaan atau warung internet (warnet).

Midrange server

Sebuah perusahaan dengan jumlah pengguna komputer antara 20 sampai 100 orang bisa memilih server jenis ini. Midrange server memiliki spesifikasi dan kemampuan yang lebih baik dibandingkan server tipe entry-level. Kebanyakan midrange server sudah dilengkapi dengan pendingin dan penyuplai tenaga cadangan untuk menjaga server tetap menyala sepanjang waktu.

Midrange server dapat menangani beberapa tugas secara bersamaan. Server ini mampu menjalankan beberapa tugas sekaligus, seperti pengatur jaringan, mengatur sistem pembagian file, dan menjalankan print-sharing.

Pastikan midrange server yang Anda beli memiliki fitur ekspansi sehingga dapat menampung lebih banyak data saat perusahaan berkembang lebih besar. Biasanya, server jenis ini menawarkan ekspansi untuk prosesor, penyimpanan, dan RAM.

Blade server

Jenis Blade server tidak memiliki spesifikasi yang sangat tinggi, meski begitu server jenis ini memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan value dan midrange server. Blade server tersusun pada sebuah rak yang memiliki sirkuit yang sama dengan memori, prosesor, dan ruang penyimpanan yang saling terintegrasi.

Beberapa desain rak blade server memungkinkan digabungkannya ratusan server dalam satu rak. Server dengan tipe ini tersambung dengan sebuah kabel yang disusun secara pararel. Oleh karena itu, server ini bisa menggunakan penyuplai tenaga, pendingin, dan ruang penyimpanan secara bersamaan.

Karena server ini memiliki fitur pluggable (mudah dibongkar dan dipasang), maka jika ada satu server yang tak berfungsi, server dapat diganti dengan server lainnya tanpa menganggu kerja dari jaringan yang telah berjalan.

Jenis server ini cocok untuk perusahaan kelas menengah ke atas, seperti penyedia jasa web hosting, situs berita, dan situs perdagangan daring.

Enterprise server

Enterprise server merupakan jenis server tertinggi. Server ini mampu menghasilkan performa dan reliabilitas yang dibutuhkan untuk tugas yang berat dan banyak. Enterprise server mampu mengakomodasi lebih dari 1.000 pengguna yang bergantung pada database yang besar.

Server ini biasa digunakan oleh perusahaan besar, seperti penerbangan, bank, kantor pemerintahan, distributor besar, stasiun televisi, rumah sakit,dan penyedia game online.

Enterprise server biasanya disusun di dalam ruangan khusus dengan bentuk seperti rak yang berisi komputer. Penggunaan server jenis ini membutuhkan ruangan yang cukup luas dengan sistem pendingin ruangan yang optimal agar server bisa bekerja dengan baik.

Kegagalan fungsi server, meski hanya satu menit, dapat menyebabkan kerugian yang signifikan bagi perusahaan yang menggunakannya. Karena itu sangat penting bagi Anda untuk memilih server yang dapat diandalkan setiap saat.

SPONSOR: Lenovo
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR