Mengenal konten pencitraan 360 derajat

Samsung Gear 360 (2017) merupakan salah satu kamera praktis untuk mengambil konten pencitraan 360 derajat
Samsung Gear 360 (2017) merupakan salah satu kamera praktis untuk mengambil konten pencitraan 360 derajat | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Secara garis besar, perilaku manusia di dunia teknologi telah berkembang dalam tiga tahapan.

Pertama, pada awal mengenal teknologi, adalah istilah download. Pada tahap ini manusia hanya sebagai penerima informasi.

Kedua naik ke tahap upload. Tahap ini mengizinkan manusia untuk mulai mengaktualisasi diri mereka ke dunia digital agar dapat dilihat oleh orang lain.

Tahap ketiga yang sedang dimasuki saat ini adalah tahap self immersive. Tahap ini merupakan perkembangan dari sebelumnya.

Dalam kondisi ini aktualisasi diri saja tidak cukup, maka dari itu manusia menginginkan pengalaman yang ia alami sendiri agar dapat dirasakan secara lebih nyata oleh orang lain. Itulah penjelasan Ahmad Zamroni (Roni), Chief Photo Majalah Forbes Indonesia, dalam pembahasan mengenai konten 360 dalam acara "Unbox Indonesia - Media Workshop" yang diadakan Samsung pada Selasa (15/8) di Jakarta.

"Peran konten 360 di dalam dunia fotografi memiliki kekuatan yang luar biasa pengaruhnya. Sebelumnya, foto merupakan hasil bidikan dari sebuah momen yang hanya dapat dinikmati satu arah dan tidak dapat merasakan suasana pada momen tersebut atau biasa disebut dalam istilah fotografi yaitu feel the space," jelas Roni.

Ia menjelaskan bahwa pembuatan konten 360 derajat sudah dimulai sejak 2009. Namun saat itu masih digunakan kamera profesional DSLR sebagai gawai penangkap pencitraan. Meski dapat menangkap citra yang beresolusi tajam dan kualitas baik, ada sejumlah permasalahan mengenainya.

Misal soal harga yang mahal. Roni menuturkan dalam membuat konten 360 dibutuhkan beberapa hal seperti kamera itu sendiri, perangkat lunak untuk menjahit hasil foto, dan alat-alat pendukung seperti tripod khusus yang harganya sendiri bisa mencapai 350 Dolar AS (Rp4,7 juta).

Selain itu pengerjaannya juga rumit, memakan waktu, memakan tempat saat dibawa-bawa, dan butuh persiapan yang tidak sebentar.

Mengambil contoh atas keberadaan kamera Samsung Gear 360 edisi 2017, Roni berpendapat bahwa dengan adanya kamera 360, siapapun kini dapat menikmati konten yang membuat mereka dapat merasa menjadi bagian pada momen tersebut. Berbagai media di seluruh dunia pun kini mulai mengadaptasi penyediaan informasi menggunakan format multimedia yang dijembatani dengan konten 360 derajat.

Roni berbagi kiat membuat konten 360 derajat. "Pemilihan momen seperti kejadian kolosal atau kegiatan yang melibatkan banyak pihak menjadi salah satu faktor penting dalam bercerita dengan kamera 360 derajat. Tidak kalah pentingnya adalah titik penempatan kamera yang menjadikan perspektif lebih maksimal dan memberikan cerita yang lebih kaya," ujarnya.

Dari sisi teknis, si pengambil gambar juga memosisikan kamera secara tegak, dan sisi seimbang cahaya. Maksud seimbang cahaya di sini adalah mengingat kamera 360 saat ini memiliki dua muka kamera, agar pencahayaan dari hasil tidak terang sebelah, maka saat pengambilan bukan salah satu muka kamera yang berhadapan langsung dengan sumber cahaya.

Selain itu untuk mendukung hasil yang lebih baik, Roni menyarankan untuk menggunakan alat bantu seperti tongsis, tripod yang kurus agar tidak ikut terambil dalam hasil foto, juga memanfaatkan mode timer untuk meminimalkan efek buram karena pergerakan saat foto diambil.

Berikut adalah contoh hasil pencitraan 360 derajat:

Untuk pertama kalinya, Samsung Gear 360 menawarkan kemampuan merekam video 4K (4.096 x 2.048 piksel (24fps)). Kamera ini dilengkapi dengan dua sensor gambar 8,4 MP dan Bright Lens F2,2 pada kedua lensa fisheye.

Gear 360 baru ini juga memperkenalkan real-time content sharing. Pada saat Gear 360 terkoneksi dengan ponsel pintar maupun komputer yang kompatibel, pengguna dapat membagikan konten mereka melalui siaran langsung atau mengunggahnya langsung ke platform yang mendukung seperti Facebook, YouTube maupun Samsung VR.

Baterainya mampu bertahan hingga dua jam perekaman video, dan mampu membaca dan menulis di kartu memori microSD maksimal kapasitas 256GB. Sebagai bagian dari ekosistem pendukung ponsel pintar, Gear 360 tidak eksklusif pada ponsel Android Samsung terbaru saja. Ia juga kompatibel dengan perangkat iOS termasuk iPhone 7, iPhone 7 Plus, iPhone 6s, iPhone 6s Plus, dan iPhone SE, serta perangkat komputer Windows dan Mac.

Gear 360 edisi 2017 sudah tersedia di Indonesia melalui gerai Samsung dan toko mitra kerja sama Samsung dengan harga resmi Rp2,999 juta.

How to get started with the new Gear 360 /Samsung Mobile
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR