Merawat Candi Prambanan lewat penghijauan

SPONSOR: Bakti Lingkungan Djarum Foundation
Candi Prambanan
Candi Prambanan | Gary RJ /Beritagar.id

Sebagai salah satu candi Hindu terbesar di dunia, Candi Prambanan bukan sekadar tujuan wisata, tapi juga merupakan artefak masa lalu yang harus terus dilindungi.

Prambanan didirikan pada abad ke-8, tapi baru ditemukan kembali oleh pemerintah Hindia Belanda pada abad ke-18 dalam kondisi sudah hancur. Sejak itu, Prambanan terus mengalami pemugaran yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah Belanda, Inggris, hingga Indonesia.

Kini, tiga candi utama dan terbesar di kompleks Prambanan yaitu Syiwa, Brahma, dan Wisnu sudah berdiri tegak. Tentu merupakan tugas kita bersama untuk terus menjaga cagar budaya yang terletak di antara provinsi D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah itu.

Berangkat dari kepedulian tersebut, Bakti Lingkungan Djarum Foundation bersama Taman Wisata Candi dan Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY melibatkan generasi muda dari berbagai universitas di sekitar DIY untuk bergabung dengan Siap Darling (siap sadar lingkungan) dalam gerakan Candi Darling.

Pada Juni lalu, mereka menanam kurang lebih 250 pohon dan 5.000 semak berbunga yang terdiri dari 25 varietas pohon yang ditanam secara tersebar di kawasan candi yang ikonik tersebut.

“Melalui terselenggaranya program Candi Darling di Kawasan Candi Prambanan ini, diharapkan lingkungan candi bisa semakin teduh dan cantik sehingga semakin menarik wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” ujar FX Supanji, Vice President Director Djarum Foundation.

Tak hanya di Kawasan Candi Prambanan, program Candi Darling juga sudah membidik seluruh candi di Indonesia untuk dihijaukan. Untuk itu, Siap Darling membuka kesempatan bagi para Mahasiswa untuk terlibat dalam program Candi Darling selanjutnya melalui situs www.siapdarling.id.

SPONSOR: Bakti Lingkungan Djarum Foundation
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR