NASA temukan dua planet baru yang layak huni

Ilustrasi pencarian eksoplanet
Ilustrasi pencarian eksoplanet | NASA /EPA

Menemukan kehidupan di luar Bumi, atau planet lain yang bisa menunjang kehidupan, telah lama menjadi obsesi umat manusia. Untuk keperluan itulah, badan luar angkasa Amerika Serikat (NASA) meluncurkan teleskop Kepler ke luar angkasa pada 2009.

Sejak saat itu Kepler bekerja keras mencari dan memetakan eksoplanet --sebutan untuk planet di luar sistem Tata Surya. Pada 2014, untuk membantu Kepler yang nyaris tak berfungsi, NASA meluncurkan misi K2.

Pada Senin (18/7/2017), NASA mengumumkan misi K2 telah menemukan 104 planet di luar Tata Surya. Kepler sendiri, seperti dikutip CNN (20/7), telah menemukan 3.368 eksoplanet sejak mengangkasa.

Dari 104 eksoplanet yang baru ditemukan itu, empat di antaranya dipandang "cukup menjanjikan untuk menunjang kehidupan" karena memiliki daratan berbatu. Mereka berukuran 20 persen hingga 50 persen lebih besar ketimbang Bumi dan mengorbit bintang kerdil K2-72, yang berukuran setengah dari Matahari.

Setelah meneliti lebih lanjut, para ahli astronomi mencoret dua planet karena terlalu panas, namun menganggap dua lagi berpotensi menunjang kehidupan. Kedua eksoplanet itu adalah K2-72c dan K2-72e, yang dianggap mengorbiti K2-72 pada jarak yang menunjang kehidupan. Artinya, kemungkinan besar ada air di dua planet itu.

Ilmuwan memperkirakan planet K2-72c 10 persen lebih panas dari Bumi, sedangkan di K2-72e enam persen lebih dingin dari Bumi.

Lintasan orbit K2-72c dan K2-72e sangat dekat dengan bintangnya. K2-72c hanya butuh waktu setara 15 hari di Bumi untuk satu putaran mengelilingi K2-72, sementara K2-72e butuh 24 hari.

Lokasi kedua planet itu berada di dekat gugus bintang Akuarius, sekitar 181 tahun cahaya dari Bumi.

Walau lintasan orbit mereka sangat ketat -- bahkan lebih dekat dari orbit Merkurius ke Matahari -- peneliti utama Ian Crossfield menyatakan tidak menghapus kemungkinan ada kehidupan di planet-planet tersebut.

Hasil temuan ini telah dipublikasi secara daring di Astrophysical Journal Supplement Series (PDF).

Kepler akan bertugas hingga Oktober 2017 sementara K2 akan berakhir masa baktinya pada musim panas 2018.

Setelah itu tugas mencari eksoplanet dilanjutkan oleh Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) dan James Webb Space Telescope yang masing-masing akan diluncurkan pada 2017 dan Oktober 2018.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR