Oppo memiliki identitas baru melalui F11 Pro

Kamera depan Oppo F11 Pro yang bisa timbul tenggelam.
Kamera depan Oppo F11 Pro yang bisa timbul tenggelam. | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Setelah Vivo menggegerkan pasar ponsel pintar Indonesia dengan V15--ponsel dengan kamera depan tersembunyi, Oppo juga tidak mau kalah. Pada Rabu (13/3) bertempat di Jakarta, Oppo secara resmi meluncurkan ponsel pintar F11 Pro dengan kamera tersembunyi beserta saudaranya yaitu F11.

OPPO F11 Pro merupakan ponsel kedua setelah Find X yang memiliki kamera tersembunyi yang muncul dari bagian atas.

Sejak tahun 2016 Oppo selalu menggunakan sebutan “Selfie Expert” dalam lini produk F dan A mereka. Namun, kini mereka ingin membuat langkah baru dengan memilih sebutan “Portrait Master”.

“Sejak kami gunakan pada tahun 2016, sebutan ‘Selfie Expert’ ternyata menempel pada konsumen, bahkan lini kami yang tidak termasuk seperti Find X kerap dianggap memiliki kamera depan yang baik,” kata Aryo Meidianto selaku PR Manager Oppo Indonesia.

Kini, Oppo memilih untuk memfokuskan ke sektor kamera belakang dengan sebutan terbarunya. “Setelah tiga tahun kami menyebut lini seri F sebagai ‘Selfie Expert’ kini kami ingin menunjukkan bahwa kamera belakang produk kami juga memiliki performa baik.”

Aryo berkelakar, “Jika tiga tahun berhasil meyakinkan kamera depan kami baik lalu tiga tahun lagi kamera belakang, maka nantinya masyarakat akan menyadari bahwa kamera Oppo memang bagus.”

Tampilan belakang dan depan Oppo F11 Pro.
Tampilan belakang dan depan Oppo F11 Pro. | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Selain memiliki kamera depan 16MP F/2.0 dengan mekanis timbul tenggelam, F11 Pro juga menekankan kebolehan kamera belakangnya yang beresolusi 48MP+5MP di lingkungan rendah cahaya.

Meski terdengar sangat besar, ternyata 48MP itu dipadatkan menjadi 12MP karena sistem kamera menggabungkan empat piksel menjadi satu guna menghasilkan foto yang terang di lingkungan gelap.

Guna melengkapi kemampuan perangkat keras, Oppo F11 Pro turut memanfaatkan perangkat lunak melalui mode khusus bernama Ultra Night Mode untuk memaksimalkan tangkapan foto dalam kondisi gelap atau minim cahaya.

Selain sektor kamera, baterai kembali menjadi sorotan. Oppo meningkatkan teknologi VOOC Flash Charge di ponsel ini ke versi 3.0. Dengan kapasitas lebih tinggi 500mAh dari pendahulunya yakni menjadi 4000mAh, Oppo klaim kini pengisian daya baterai 20 persen lebih cepat.

“Jika dulu di F9 yang memiliki VOOC Flash Charge versi 2.0 pengisian baterai hingga penuh membutuhkan waktu 110 menit, kini di F11 turun menjadi 80 menit saja,” jelas Aryo.

Baik F11 Pro dan F11 tidak terpaut perbedaan yang banyak. Kedua ponsel memiliki spesifikasi yang mirip. Sebut saja cip MediaTek Helio P70, menggunakan panel layar IPS LCD (2.340 x 1.080 piksel) 6,53 inci dan sama-sama berjalan di sistem operasi Color OS versi 6 berbasiskan Android 9.0 Pie.

Tampilan belakang dan depan Oppo F11 .
Tampilan belakang dan depan Oppo F11 . | Yoseph Edwin /Beritagar.id

Perbedaan keduanya ada di tiga hal. Pertama adalah layar F11 yang masih berponi ala tetesan air, sedangkan Oppo F11 Pro tampil penuh tanpa adanya poni.

Kedua, ada di kamera depan. Tujuan adanya poni adalah untuk mengakomodasi tempat kamera depan. Dengan adanya poni, maka F11 tidak memiliki kamera tersembunyi. F11 Pro hadir dengan desain lebih futuristik dengan kamera bisa timbul jika digunakan dan tenggelam setelah selesai.

Terakhir adalah di kapasitas RAM dan ROM/memori internal. F11 Pro dibenamkan RAM 6GB dengan memori internal 64GB. Untuk F11 diberikan RAM 4GB tapi dengan memori internal 128GB.

Mengapa meski memiliki embel-embel Pro tapi memori internalnya lebih kecil? Aryo berdalih hal ini dilakukan demi menekan harga jual sehingga selisih keduanya tidak terpaut terlalu jauh.

“Kami anggap konsumen F11 Pro merupakan pengguna yang sedikit lebih profesional. Mereka tidak segan menambahkan kartu memori, apalagi ponsel ini mampu menampung kapasitas kartu memori hingga 256GB. Sedangkan F11 lebih ke pengguna yang menggunakan ponselnya apa adanya. Tidak sematang konsumen F11 Pro.”

Hal ini senada dengan ketiadaan fitur NFC. Fitur konektivitas yang bisa mempermudah pengguna untuk membaca saldo e-money misalnya. Pria berkaca mata itu menuturkan bahwa mereka memilih untuk tidak memberikan NFC ke produk massal seperti lini F ini.

Beda dengan lini Find dan R yang mengisi posisi atas, ia menjelaskan bahwa untuk lini massal, seperti F dan yang lebih bawah yaitu A, Oppo berfokus pada performa, sistem operasi, dan kamera.

Oppo F11 Pro dibanderol dengan harga Rp4,999 juta dan F11 dengan harga Rp3,999 juta.

Tersedia dalam dua pilihan warna gradasi, Thunder Black dan Aurora Green, F11 Pro sudah tersedia untuk dipesan di gerai resmi Oppo dan berbagai situs e-dagang populer hingga 22 Maret 2019. Tentunya dengan berbagai penawaran menarik seperti gratis powerbank dan headset Bluetooth.

Sementara untuk F11 yang tersedia dalam warna gradasi Fluorite Purple dan Marble Green, baru bisa dipesan mulai 1 April.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR