OS Android 9.0 kemungkinan bernama Pistachio Ice Cream

Ilustrasi Pistachio Ice Cream, sebutan untuk sistem operasi Android terbaru, Android 9.0.
Ilustrasi Pistachio Ice Cream, sebutan untuk sistem operasi Android terbaru, Android 9.0. | Pixabay

Google biasa menggunakan nama makanan pencuci mulut dengan inisial abjad untuk serial sistem operasi (OS) Android-nya. Menggunakan urutan abjad, mereka memulai dari Android seri pertama Cupcake (Android C) hingga yang termutakhir Oreo (Android O).

Kebiasaan Google ini memunculkan keasyikan tersendiri bagi para pengguna. Mereka selalu berusaha menebak makanan manis apa lagi yang akan digunakan Google, termasuk untuk seri OS berikutnya; Android P.

Dilansir Neowin, Selasa (13/2/2018), Google kemungkinan akan menggunakan nama pistachio ice cream (es krim kacang pistachio). Sementara kode nama hanya Android P.

Memberi kode nama sebelum merilis secara resmi juga dilakukan Google pada semua OS terdahulu. Android KitKat memiliki kode nama Key Lime Pie, Nougat dengan New York Cheesecake, dan Oreo dengan nama Oatmeal Cookie.

Lalu seperti apa wujud pistachio ice cream?

Dimuat Wikipedia, pistachio ice cream merupakan makanan dingin yang dibubuhi kacang pistachio. Kacang ini dihasilkan oleh tumbuhan perdu di daerah kering Iran, Turkmenistan, dan Azerbaijan barat.

Bijinya yang hijau cerah dijadikan penghias makanan. Selain bisa dimakan sebagai camilan, kacang ini juga sering digunakan sebagai isi pai, biskuit, es krim, atau kue.

Di sejumlah negara, es krim pistachio memiliki nama berbeda. Di Suriah, makanan ini dikenal dengan nama bakdash. Di Italia, es krim pistachio merupakan varian dari makanan dingin khas "negeri pizza" --sorbet dan gelatto. Sementara di Indonesia, kacang pistachio dikenal dengan sebutan kacang arab.

Siapa yang mengusulkan nama itu pertama kali?

Adalah Hiroshi Lockheimer, Google Senior VP Android, yang melakukan hal tersebut. Lockheimer sempat mengemukakan di Twitter, bahwa versi Android 2018 akan diberi nama Pocky --makanan ringan asal Jepang.

Namun, baru-baru ini, ada petunjuk dalam Android Open Source Project yang mengacu pada pembaruan OS berikut; Android Pi atau Android Pie. Selain Android Pi, sejumlah sebutan lain yang menjadi bahan spekulasi adalah pancake, peanut butter, dan popsicle.

Tapi sebenarnya apa yang dilakukan Lockheimer bukan yang pertama. Dia pernah melakukannya ketika memberi teka-teki soal nama yang akan diusung Android O.

Apa yang baru pada Android 9.0?

Sejauh ini belum banyak yang bisa diketahui tentang pengembangan Android P. Namun tuntutan yang lebih pasti adalah Android P harus hadir dengan perbaikan mutu konsumsi baterai dan mendukung desain baru ponsel seperti layar yang dapat dilipat.

GSM Arena (12/2) mengabarkan ini menarik karena Samsung akan merilis Galaxy X yang ramai dikabarkan punya kemampuan layar lipat pada akhir tahun ini. Selain itu, menurut Ibtimes (13/2), Google bakal menerapkan beberapa fitur terbaru untuk menyaingi iOS milik Apple.

Selama ini; iOS dikenal stabil, punya antarmuka sederhana nan memikat, memuaskan pengguna, dan pembaruan yang tersedia dengan cepat. Google disebut ingin merebut hati pengguna iPhone dengan menambahkan fitur baru yang relevan dengan iOS.

Salah satu yang mungkin disiapkan Google adalah memperbaiki performa mesin pencari terbesar di dunia (Google Map) agar para pengguna iPhone mau pindah haluan. Tentu saja pertanyaannya adalah apakah bisa berhasil?

Kapan Android 9.0 diumumkan ke publik?

Kemungkinan besar Android 9.0 akan diumumkan pada ajang Google I/O 2018 di Shoreline, Amphitheatre, Mountain View, California, Amerika Serikat, pada 8-10 Mei.

Adapun peluncuran resmi bakal dilakukan pada Agustus 2018. Meski begitu, seperti biasa, tidak seluruh perangkat Android bisa mendapat fasilitas itu seketika.

Pembaruan pertama akan tersedia untuk perangkat Google Pixel, lalu perangkat selanjutnya bisa saja dluncurkan dalam acara IFA 2018 di Berlin, Jerman, pada September.

Pembaruan Android diluncurkan oleh produsen ponsel dan jaringan operator daripada Google itu sendiri. Maklum setiap pembaruan Android harus dimodifikasi lebih dulu agar bisa bekerja dengan penyesuaian dari masing-masing pabrikan.

Saat ini yang sudah mengonfirmasi akan menggunakan Android P adalah Nokia. HMD, pemilik jenama Nokia, dikutip Trustedreviews pernah mengatakan bakal memastikan bahwa semua ponsel Nokia yang diluncurkan pada 2017 seperti Nokia 8 akan mendapatkan versi pembaruan ke Android P.

Itu sebabnya sejumlah produsen seperti Samsung, LG, Sony, dan HTC diperkirakan akan meluncurkan ponsel untuk Android 9.0 pada akhir 2018 atau awal 2019.

Namun tidak ada jaminan bahwa perangkat yang tersedia saat ini bisa diperbarui ke Android 9.0. Fragmentasi perangkat masih menjadi masalah bagi OS.

Data Android Developers menunjukkan hingga Februari 2018 baru ada 1,1 persen perangkat yang menjalankan Android Oreo (8.0 dan 8.1). Padahal ada 2 miliar pengguna aktif Google.

Bahkan hingga saat ini pun, masih ada perangkat yang menjalankan versi 2.3.3 Gingerbread dengan jumlah 0,3 persen.


BACA JUGA