Pemanfaatan teknologi big data menuju revolusi industri 4.0

Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik (kiri) menyampaikan pandangannya mengenai Big Data dan Ekonomi Kreatif.
Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik (kiri) menyampaikan pandangannya mengenai Big Data dan Ekonomi Kreatif. | idBigData

Era digital telah telah mendorong dunia ke arah revolusi industri 4.0 yang dicirikan oleh perpaduan teknologi yang mengaburkan batas antara fisik, digital, dan biologis. Hal ini ditandai dengan hadirnya sejumlah terobosan teknologi baru di sejumlah bidang, di antaranya adalah robotika, kecerdasan buatan, blockchain, IoT, dan lainnya.

Pengolahan dan pemanfaatan data yang masif atau yang biasa dikenal dengan teknologi big data telah menjadi faktor penting yang melandasi terobosan tersebut. Kini data bukan lagi faktor pelengkap, namun telah menjadi senjata utama untuk memenangi persaingan di berbagai bidang.

Indonesia merupakan salah satu negara terbesar di dunia sehingga memiliki potensi sebagai penghasil dan pengguna data yang sangat besar. Tak sulit menemukan bukti pemanfaatan teknologi dan data secara masif, karena dapat kita temukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari.

Tumbuh suburnya layanan e-dagang dan layanan transportasi daring menjadi bukti nyata yang tak terbantahkan dari kesuksesan pemanfaatan teknologi big data di tanah air. Disamping itu, muncul banyak perusahaan startup yang berbasis data maupun teknologi big data serta artificial intelligence yang bermunculan.

Guna mendorong pemanfaatan teknologi big data untuk menghadapi revolusi industri 4.0, idBigData kembali menyelenggarakan Konferensi Big Data Indonesia yang ke-4. Konferensi tahun ini KBI2018 bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

Konferensi yang diselenggarakan pada tanggal 12-13 Mei 2018 tersebut berlangsung di Balai Kartini, Jakarta. Tema yang diangkat oleh KBI2018 adalah Big Data dan Artificial Intelligence: Menggali Potensi Memperkuat Inovasi.

Untuk memberikan gambaran dan pemahaman yang menyeluruh kepada masyarakat mengenai kondisi terkini, peluang, dan tantangan big data di Indonesia, KBI2018 menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka dalam teknologi big data, artificial intelligence, dan pemanfaatan data dari kalangan bisnis, akademisi maupun pemerintahan.

Sejumlah topik menarik diangkat dalam KBI2018, sebut saja perkembangan teknologi big data dan AI, berbagai inisiatif data nasional seperti Satu Data Indonesia dan Satu Peta Indonesia, serta pemanfaatan big data dalam bisnis perbankan, e-dagang dan transportasi.

Selain itu, para peserta juga berkesempatan untuk mengikuti pelatihan singkat (crash course) mengenai beberapa topik menarik yang berkaitan dengan teknologi big data maupunya artificial intelligence.

Konferensi Big Data Indonesai tahun ini cukup istimewa, karena diselenggarakan bersamaan dengan International Workshop on Big Data and Information Security (IWBIS) 2018, yaitu forum ilmiah internasional yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia.

Catatan redaksi: Beritagar.id merupakan mitra media acara Konferensi Big Data Indonesia 2018.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR