GAWAI TERKINI

Redmi siapkan Redmi Go untuk program Android Go

Ilustrasi ponsel Xiaomi dengan sistem operasi Android Go.
Ilustrasi ponsel Xiaomi dengan sistem operasi Android Go. | Pixabay

Redmi, sub-brand Xiaomi, segera mengeluarkan ponsel terbaru bernama Redmi Go. Ini menjadi ponsel kedua Redmi sejak berpisah dari induknya.

Padahal Redmi belum lama memulai debutnya secara baik dengan merilis seri ekonomis Redmi Note 7 pada awal 2019. Saat diluncurkan, ponsel dengan spesifikasi kamera mumpuni itu dibanderol relatif murah Rp2,1 juta.

Menurut laporan yang dilansir India Today, Rabu (23/1/2019), prototipe Redmi Go dengan model M1903C3GG sudah dikonfirmasi oleh kantor sertifikasi asal Thailand (NBTC). Sejumlah badan sertifikasi lain dari Singapura (IMDA), Rusia (EEC), Amerika Serikat (FCC), dan Malaysia (SIRIM) menyusul kemudian.

Sayangnya, hingga artikel ini ditulis, Kamis (24/1), semua badan sertifikasi itu tidak menjelaskan secara detail bagaimana spesifikasi ponsel itu dan kapan akan diluncurkan. Yang pasti, saat nanti resmi meluncur, Redmi Go akan menjadi ponsel Android Go pertama dari Xiaomi.

Program Android Go tersebut ditujukan untuk menyediakan ponsel dengan harga relatif murah tetapi berkualitas bagus dan mudah digunakan untuk berselancar di dunia maya. Pasar yang disasar adalah pengguna pemula di negara dunia ketiga seperti India dan Indonesia.

"Kami percaya dengan Redmi Go, Xiaomi akan menjadi pesaing utama bagi ponsel Android Go sejenisnya dari Nokia atau lainnya di India. Tak satu pun dari ponsel Android Go memperoleh kesuksesan di India, namun Xiaomi akan mengubah persepsi itu dengan Redmi Go," kata Sneha Saha dari India Today.

Semua itu tak lepas dari kebijakan Google. Pada Google I/O 2017, Google menyatakan ingin OS Android dipakai setidaknya oleh dua miliar pengguna. Untuk mewujudkan apa yang mereka sebut sebagai "The Next Billion Users" itu, Google menargetkan pasar negara berkembang -- termasuk Indonesia -- untuk memasarkan ponsel Android Go berharga murah.

International Business Times, Rabu (23/1), menyebutkan bahwa Redmi Go akan berjalan di atas sistem operasi Android 9 Pie (Edisi Go) yang memang dioptimalkan untuk bekerja dengan mulus pada ponsel berspesifikasi rendah. Adapun rumor lainnya mengatakan Redmi Go bakal mengusung layar berukuran 5,9 inci HD+ dengan aspek rasio 18:9.

Untuk aspek fotografi, Redmi Go disinyalir bakal hadir dengan satu kamera belakang dan satu kamera depan beresolusi 5MP. Namun belum diketahui apakah jeroan System on Chip (SoC) apa yang akan digunakan Redmi Go, tetapi RAM-nya diduga sebesar 1GB dan media penyimpanan 16GB.

Lebih lanjut menurut Hindustan Times, perangkat tersebut bakal menghadirkan dukungan dual-SIM, Wi-Fi 2.4GHz, dan Bluetooth 4.2.

Ponsel yang menggunakan Android Go akan hadir dengan Google Play Store edisi ekonomis. Jadi, saat pertama kali membuka Play Store, pengguna akan langsung disuguhkan deretan aplikasi irit data yang bisa langsung dipasang dalam ponsel.

Seperti biasanya, Android Go juga hadir dengan beberapa aplikasi ringan seperti Files Go, Google Maps Go, dan YouTube Go yang dapat diaplikasikan di daerah-daerah dengan jaringan internet yang belum stabil.

Selain Xiaomi dengan Redmi-nya; vendor lain yang pernah merilis ponsel Android Go adalah Motorola, Huawei, Nokia, Asus ZenFone, dan Alcatel.

Di berbagai pasar, termasuk Indonesia, Android Go sebenarnya menyasar kalangan transisi. Dengan kata lain, ponsel Android Go merupakan ponsel yang biasa digunakan oleh kalangan peralihan dari feature phone atau ponsel konvensional ke telepon pintar atau smartphone.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR