SPESIES BARU

Spesies kumbang baru tiru nama naga Game of Thrones

Ilustrasi kumbang Gymnetis.
Ilustrasi kumbang Gymnetis. | Mauricio Mercadante /Flickr

Game of Thrones semakin populer, begitu juga nama-nama karakter di dalamnya. Kini, profesor dari University of Nebraska menamai tiga temuan kumbang baru sesuai nama karakter dalam serial televisi tersebut.

Brett Ratcliffe, pengajar entomologi--studi tentang serangga--telah memberi nama lebih dari 200 spesies kumbang scarab. Bahkan telah menamai beberapa kumbang sesuai namanya sepanjang karier.

Penemuannya yang terbaru adalah delapan jenis kumbang dari genus Gymnetis. Sang profesor pun putar otak mencari nama unik nan menarik untuk serangga serangga ini.

Sejak Game of Thrones (GoT) mulai tayang April 2011, Khaleesi dan Arya--dua di antara sekian tokoh sentral--telah menjadi nama yang populer. Banyak yang menggunakannya untuk nama bayi dan hewan peliharaan.

Popularitas serial yang diambil dari buku George R.R. Martin ini kini merambah dunia serangga. Pasalnya Ratcliffe memutuskan untuk menamai tiga dari delapan temuan barunya sesuai nama naga dalam GoT.

Dalam GoT, karakter Daenerys Targaryen--diperankan oleh Emilia Clarke--dikenal sebagai Mother of Dragons. Dia memiliki tiga naga: Drogon, Rhaegal, dan Viserion.

Sementara ketiga kumbang temuan baru ini diberi nama Gymnetis drogoni, Gymnetis rhaegali dan Gymnetis viserioni. Karena nama-nama spesies biasanya berasal dari bahasa Latin, jadi Ratcliffe "me-latinkan" nama-nama naga untuk membuatnya terdengar lebih ilmiah.

Nama tokoh naga dipilihnya karena masing-masing kumbang memiliki semburat oranye. Ini mengingatkan Ratcliffe pada warna api naga.

"Ketika membuat nama-nama seperti ini, Anda melakukannya untuk mendapatkan sedikit ketenaran dan menarik perhatian publik," ujar Ratcliffe dilansir Omaha World-Herald

G. drogoni, G. rhaegali, dan G. viserioni adalah tiga dari delapan spesies baru yang dipaparkan dalam analisis akademik terbaru Ratcliffe. Studi setebal 250 halaman ini bertajuk A Monographic Revisio of the Genus Gymnetis Macleay, 1819

Masing-masing kumbang baru temuan Ratcliffe ditemukan di penjuru dunia. Kumbang drogoni ditemukan di hutan Kolombia, Ekuador, Brasil, dan Argentina.

G. drogoni, ditemukan di Kolombia, Ekuador, Brasil dan Argentina. Kumbang ini memiliki warna cokelat kemerahan dan bercak hitam. Warnanya mirip dengan Drogon yang ditutupi sisik berwarna hitam dan merah dan sayap merah-hitam.

G. rhaegal hanya ditemukan di Guyana Prancis. Warna oranye hitam dan kuning kecokelatannya selaras dengan sisik berwarna hijau dan perunggu Rhaegal, dan sayapnya yang berwarna kuning oranye.

Sementara G. viserioni, berwarna lebih cerah daripada kumbang-kumbang lain. Namun, karena nuansa oranye-hitamnya, warna kumbang ini mungkin lebih mengingatkan orang pada Halloween daripada naga di GoT.

Pasalnya Viserion sebagian besar berwarna krem. Meskipun Daenerys menyebutnya sebagai 'naga putih', dan mata serta tanduknya berwarna emas.

Ini bukan pertama kalinya Ratcliffe menamai spesies baru dengan nama kreatif. Ahli entomologi ini menamai penemuannya pada 1976, Strategus Longichomperus, atau chomper panjang, karena temuannya memiliki penjepit yang panjang. Pada tahun 1992, ia menamai kumbang Junebug Cyclocephala nodanotherwon, sebuah nama yang ketika diucapkan perlahan berbunyi Not another one.

Ratcliffe telah menghabiskan lebih dari empat dekade mempelajari serangga. Ia adalah salah satu pakar terkemuka dunia tentang kumbang Scarab. Sebanyak 25 persen dari seluruh serangga di dunia adalah kumbang Scarab.

Statistik National Geographic menyatakan ada sekitar 30 ribu spesies kumbang Scarab berbeda di dunia. Serangga ini bisa ditemukan di seluruh dunia, kecuali di lautan dan di Antartika.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR