BUDAYA DIGITAL

Transformasi digital untuk meningkatkan layanan perusahaan

ICON2018 akan diselenggarakan di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski pada tanggal 13 November 2018.
ICON2018 akan diselenggarakan di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski pada tanggal 13 November 2018. | Dok. GDP Venture /Dok. GDP Venture

Perkembangan teknologi telah mengubah perilaku konsumen. Hal tersebut berdampak pada keberlangsungan perusahaan. Ada yang bertahan, namun tak sedikit pula yang gulung tikar. Adaptasi teknologi dan transformasi digital perlu dilakukan perusahaan untuk merebut hati konsumen.

Salah satu perusahaan yang bertransformasi dan mampu beradaptasi dengan baik di era digital adalah Bank BCA. Bank yang berdiri sejak 21 Februari 1957 ini sukses meningkatkan kualitas layanan dan produk perbankan --salah satunya-- berkat inovasi dan transformasi digital.

Dalam rangka ICON2018, Armand Hartono sebagai Deputi Presiden Direktur BCA akan membeberkan kepemimpinan yang diterapkan BCA saat ini untuk memajukan perusahaan. Di samping itu, ia akan membahas transformasi bank dalam menerapkan teknologi digital untuk meningkatkan layanan kepada para nasabah.

Tak hanya Armand, Michael DeAngelo dari HolaCracy One akan berbagi kisah sukses penerapan struktur organisasi dan diskusi panel yang dipimpin Antonny Liem. Diskusi akan membahas perubahan paradigma lama yang awalnya diragukan banyak pihak, namun kini menjadi sukses bersama sejumlah tokoh, seperti Najwa Shihab, Gaery Undarsa, Nadiem Makarim, dan William Tanuwijaya. Selain itu ada pula Upen Barve, yang berbagi pengalaman menghadapi perubahan dan mendorong masa depan perusahaan sesuai yang diinginkan.

ICON2018 merupakan konferensi inovasi yang membahas berbagai topik digital yang sedang hangat di Indonesia maupun dunia. Konferensi ini diselenggarakan oleh GDP Venture dan memasuki tahun ketiga. Tahun ini, konferensi bertema transformasi digital dan menghadirkan praktisi bisnis dan profesional dari dalam dan luar negeri.

“Tahun ini, kami menyuguhkan topik transformasi, karena kami melihat teknologi digital tidak dapat lagi dipisahkan dari gaya hidup sehari-hari, sehingga kami mengundang praktisi bisnis dan profesional yang sangat kompeten dibidangnya untuk berbagi kisah sukses transformasi digital mereka. Perusahaan yang masih memerlukan informasi tambahan tentang transformasi digital dapat terinspirasi oleh ide-ide dari para pembicara local dan internasional ini,” ujar Ossy Indra Wardhani, Head of PR dari GDP Venture, berdasarkan keterangan pers yang diterima Beritagar.id, Jumat (12/10/2018).

Para pembicara dalam ICON2018 adalah Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara, Antonny Liem dari Merah Putih Incubator, Armand Hartono dari BCA, Gaery Undarsa dari Tiket.com, Hari Shankar dari Singapore Media Exchange, Michael DeAngelo dari HolaCracy One, Nadiem Makarim dari GoJek, Najwa Shihab dari Narasi.tv, Nishant Raju dari Lotame, On Lee dari GDP Labs, Rama Mamuaya dari DailySosial, Rob Sebastian dari XIX Entertainment, Suresh Mylavarapu dari Google, Upen Barve dari SAP, dan William Tanuwijaya dari Tokopedia.

ICON2018 akan diselenggarakan di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski pada tanggal 13 November 2018. Jika Anda tertarik, tiket sudah dapat dipesan dengan diskon 20 persen. Untuk keterangan lebih lengkap, kunjungi laman ICON2018 di www.gdpventureicon.com.

Catatan redaksi: Beritagar.id berada di bawah naungan PT Global Digital Prima (GDP) Ventures, penyelenggara ICON2018.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR